Harga Tiket KA Ekonomi Pangrango Bogor-Sukabumi Naik, Berlaku 1 Agustus

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 17 Juli 2025
Harga Tiket KA Ekonomi Pangrango Bogor-Sukabumi Naik, Berlaku 1 Agustus

Nampak wajah dalam gerbong kereta PT KAI. (foto: dokumen tim KAI).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengumumkan kenaikan harga tiket Kereta Api (KA) Lokal Pangrango kelas ekonomi relasi Bogor-Sukabumi

Berlaku mulai per 1 Agustus 2025 mendatang, harga tiket KA Pangrango naik Rp 5.000 dari semula Rp 45 ribu menjadi Rp 55 ribu.

“Langkah penyesuaian tarif ini dilakukan untuk menyeimbangkan peningkatan kualitas layanan yang telah kami hadirkan pada KA Lokal Pangrango," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, dikutip Kamis (17/7).

Baca juga:

KAI Operasikan Kereta Ekonomi New Generation untuk KA Pangrango Relasi Bogor-Sukabumi

Ixfan mengungkapkan saat ini sudah dilakukan pergantian rangkaian KA Pangrango menggunakan kereta ekonomi New Generation sejak 1 Juli lalu. Kereta Ekonomi New Generation, lanjut dia, juga sudah memiliki pendingin udara (AC) dan fasilitas lebih modern.

Menurut dia, kenaikan tarif KA Pangrango juga bertujuan untuk mendukung keberlanjutan operasional layanan kereta lokal yang tetap andal dan terjangkau.

Salah satunya yakni memastikan jadwal perjalanan yang konsisten dan tepat waktu serta layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan.

Baca juga:

Tiket KA Pangrango hanya Bisa Dibeli lewat Online

Untuk diketahui, KA Pangrango melayani rute Bogor-Sukabumi PP. Dilansir Antara, volume penumpang KA Lokal Pangrango mencapai total 791.388 orang sepanjang semester pertama tahun 2025, terhitung dari bulan Januari hingga Juli.

Tren volume penumpang menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan April dan Juni 2025. Jumlah penumpang pada April sebanyak 155.048 orang, sementara bulan Juni sebanyak 143.811 penumpang. (*)

#KA Pangrango #PT KAI #Harga Tiket Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Strategi PT KAI Urai Kepadatan dan Lonjakan Penumpang KRL
Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sistem yang ada di rangkaian Commuter Line tersebut berfungsi dengan baik serta mengevaluasi kesiapan teknis dan keselamatan operasional trainset tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - 15 menit lalu
 Strategi PT KAI Urai Kepadatan dan Lonjakan Penumpang KRL
Indonesia
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus meninjau kembali aspek keselamatan
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 18 menit lalu
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Indonesia
Dikeluhkan KRL Makin Padat, PT KAI Klaim Telah Optimalkan Layanan
Berdasarkan data statistik per bulan volume pengguna Commuter Line, dari Januari hingga Oktober tercatat sebanyak 303,79 juta orang, angka ini naik/turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya di angka 287,29 juta orang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Dikeluhkan KRL Makin Padat, PT KAI Klaim Telah Optimalkan Layanan
Indonesia
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Sepanjang Januari–Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan, atau rata-rata 999.316 pelanggan per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Indonesia
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
Indonesia
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
KPK menyita uang Rp2 miliar dari Dirut KAI inisial BR terkait dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. BR bantah terlibat. Simak fakta lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 November 2026
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
Indonesia
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
KPK menjelaskan penyitaan uang Rp 2 miliar dari Bobby Rasyidin terkait kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. Penyitaan dilakukan sejak Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
Berita Foto
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait penyitaan uang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jum'at (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Indonesia
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
KAI menambah 8.466 kursi kereta antarkota per hari dan 39 perjalanan melalui GAPEKA 2026 yang mulai berlaku pada 1 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Bagikan