Kafe Kopi Semakin Menjamur, Ada Apa dengan Kawula Muda Lampung? Kedai kopi semakin menjamur di Lampung. (Foto: Pixabay/acekreations)

MINUM kopi bagi kawula muda Lampung sudah menjadi gaya hidup yang didukung menjamurnya kafe kopi. Kopi yang dijual bukan hanya kopi Lampung, tapi beragam jenis dari daerah lain.

Dengan tumbuhnya kafe-kafe kopi, kawula muda Lambung akan bisa menikmati kopi dengan aroma khas dan rasa terbaik dari seluruh nusantara.

Selain memang dikenal sebagai sentra penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, bagaimana melihat tren minum kopi ini bagi kawula muda Lampung?

1. Ada andil pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi

Kedai kopi di Lampung. (Foto: instagram.com/kawaki_santa)
Kedai kopi di Lampung. (Foto: instagram@kawaki_santa)

Dilansir Antara, pemerintah setempat juga tak ketinggalan mendorong penggunaan produksi kopi Lampung, baik bagi instansi pemerintah maupun usaha swasta. Tujuannya meningkatkan produksi kopi dan kesejahteraan petani Lampung.

Menjamurnya gerai, kedai, maupun kafe bertema kopi di Bandarlampung menunjukkan bahwa kopi asli Lampung dapat diterima oleh berbagai kalangan, termasuk kawula muda Lampung.

Kopi, kini tidak terbatas hanya dinikmati di warung kopi, namun juga di kedai kopi modern dengan varian kopi kekinian.

2. Kafe-kafe berlomba dengan beragam konsep yang menarik perhatian

Lampung merupakan daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. (Foto: Pixabay/ongconoicoffee)
Lampung merupakan daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. (Foto: Pixabay/ongconoicoffee)

Salah satu kedai kopi modern atau sering dikenal oleh kawula muda sebagai kafe kopi yang menarik perhatian, ialah Hardi's Coffie. Lokasinya di persimpangan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Suprapto Tanjung Karang Pusat. Kafe itu mengusung konsep kaca dan kayu sebagai arsitektur bangunan kedai kopi modern. Tampak mencolok bagi pelanggan.

Seorang pramusaji, Rafli, mengatakan hadirnya interior kafe yang memadupadankan aspek kayu, kaca, dan sisa bangunan rumah lama sehingga berkesan unik, menjadikan tempat itu salah satu daya tarik pengunjung untuk menikmati kopi.

Dengan mengusung konsep desain kafe modern, pelanggan dimanjakan sajian utama berupa menu kopi, sedangkan menu lainnya camilan, makanan olahan nasi dan mi.


3. Bareng-bareng mengangkat pamor kopi robusta Lampung

Kedai-kedai mengangkat pamor kopi Lampung di daerah sendiri. (Foto: Pixabay/sarangib)
Kedai-kedai mengangkat pamor kopi Lampung di daerah sendiri. (Foto: Pixabay/sarangib)

Kebanyakan kedai kopi modern ataupun kedai tradisional di Bandarlampung menggunakan bahan baku biji kopi robusta asli Lampung untuk menghasilkan secangkir kopi.

Provinsi Lampung salah satu penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia dengan produksi 100.000 ton per tahun.

Kedai kopi modern lainnya di Kota Bandarlampung, yakni gerai Kofitamin di depan salah satu swalayan di Jalan HOS Cokroaminoto. Tempat itu mengusung konsep gerai "take away" (langsung pesan dan ambil) yang merupakan tren usaha kekinian.

Ciri khas sajian minuman kopi di gerai itu, mencampurkan kopi jenis arabika dan robusta asli Lampung dengan perbandingan 50:50 agar aroma dan rasa kopi lebih kuat, serta konsisten. Meskipun terbilang gerai yang baru, dalam sehari Kofitamin menjual 20 cangkir racikan kopi dengan berbagai varian. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Cari Surga Keripik Pisang di Lampung? Gang PU Wajib Kamu Datangi

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH