Kaesang Sindir Gaji Wali Kota Solo, Begini Tanggapan Sang Kakak Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Putra bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep menyindir kakak kandungnya, Gibran Rakabuming Raka terkait dengan gaji Gibran sebagai Wali Kota Solo.

Sindiran itu disampaikan Kaesang saat hadir sebagai bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier yang tayang pada Selasa (21/9). Gibran pun tidak menampik jika gaji sebagai Wali Kota Solo saat resmi dilantik pada 26 Februari lalu memang sedikit.

Baca Juga:

Kompetisi Liga 2 Belum Jelas, Persis Solo Tetap Gelar Latihan

"Gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak sebanyak sebagai pengusaha. Memang lebih besar (pengusaha) gajinya, iya dong," kata Gibran, Rabu (22/9).

Suami Selvi Ananda ini menegaskan menjalani hidup tidak selamanya mencari uang terus. Menurutnya, jika ingin punya banyak uang, Gibran pun menyarankan agar menjadi pengusaha.

"Urip (hidup) selamanya ora golek duit (hidup tidak selamanya mencari uang). Kalau golek duit (cari uang) pilih jadi pengusaha wae (saja)," tegas dia.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kesang Pangarep, dan Presiden Pasoepati Maryadi Gondrong di Balai Kota Solo, Selasa (9/3). (MP/Ismail)

Diisinggung terkait berapa gaji Wali Kota Solo, Gibran enggan berkomentar. Ia menegaskan selama ini tidak pernah ambil gaji bulanan sebagai Wali Kota Solo.

"Gaji walikota kok tekonke (tanyakan) terus. Bukannya tahu gaji tidak saya diambil, saya ambilnya untuk beli beras dan melunasi tunggakan SPP siswa," katanya.

Baca Juga:

Persis Solo Hajar Semen Padang 4-0 di Stadion Manaha

Ayah Jan Ethes ini mengaku selama ini menggunakan gaji untuk menebus obat warga kurang mampu. Ia mengakui juga tombok atau keluar uang pribadi karena gajinya sedikit.

"Sok-sok (kadang-kadang) yo malah tombok (keluar uang sendiri). Sekali lagi saya disini (Pemkot Solo) bukan golek duit (mencari uang)," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Klaten Tewas Usai Minum Racun Ikan, Pelaku Diduga Salah Targetkan Korban
Indonesia
Warga Klaten Tewas Usai Minum Racun Ikan, Pelaku Diduga Salah Targetkan Korban

Korban pembunuhan adalah Hani Dwi Susanti (30), warga Dusun Panggang Welut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pedagang Berharap Penyakit Kuku dan Mulut Tertangani Sebelum Idul Adha
Indonesia
Pedagang Berharap Penyakit Kuku dan Mulut Tertangani Sebelum Idul Adha

Pengawasan untuk hewan luar daerah masuk Solo perlu diperketat.

Kejagung Diminta Waspada Serangan Balik Koruptor
Indonesia
Kejagung Diminta Waspada Serangan Balik Koruptor

Masifnya pengusutan kasus korupsi oleh Kejagung, praktisi hukum Masriadi Pasaribu mengingatkan agar jajaran korps Adhyaksa waspada. Pasalnya, sangat mungkin para koruptor melakukan serangan balik.

Pemprov DKI Baru Salurkan 40 Persen Beras Bansos ke Warga
Indonesia
Pemprov DKI Baru Salurkan 40 Persen Beras Bansos ke Warga

Selama periode 29-30 Juli 2021, Dinas sosial DKI telah mendistribusikan total 507 ton beras

Anies 'Dihukum' Keruk Kali Mampang, PSI: 5 Tahun Menjabat Kebanyakan Manggung
Indonesia
Anies 'Dihukum' Keruk Kali Mampang, PSI: 5 Tahun Menjabat Kebanyakan Manggung

PSI merasa memang pantas Anies dihukum untuk selesaikan permasalahan banjir di Mampang.

Selama PPKM Darurat, Okupansi Hotel Jakarta Hanya 10 Persen
Indonesia
Selama PPKM Darurat, Okupansi Hotel Jakarta Hanya 10 Persen

Pemerintah diminta memberikan berbagai kelonggaran untuk sektor perhotelan.

[HOAKS atau FAKTA]: Balap Formula E Jadi Digelar di Halaman Kantor Anies
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Balap Formula E Jadi Digelar di Halaman Kantor Anies

Yang menentukan lokasi sirkuit adalah pihak PT Jakpro, FEO, dan IMI.

COVID-19 Melonjak, Satgas Bandung Usul WFH Kembali 75 Persen
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Satgas Bandung Usul WFH Kembali 75 Persen

Saat ini, jumlah kasus aktif mencapai 1.188 orang atau ada kenaikan 86 orang. Jika diakumulatif, sudah mulai rata-rata di atas 100 orang.

Pemprov DKI Tambah Tempat Vaksinasi Moderna dan Pfizer, Ini Lokasinya
Indonesia
Pemprov DKI Tambah Tempat Vaksinasi Moderna dan Pfizer, Ini Lokasinya

Vaksinasi Moderna dan Pfizer terbuka untuk masyarakat umum. Tepatnya, masyarakat berusia 18 tahun ke atas untuk vaksin Moderna dan masyarakat umum 12 tahun ke atas untuk vaksin Pfizer.

[Hoaks atau Fakta]: Uya Kuya Hipnotis Wapres Ma'ruf Amin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Uya Kuya Hipnotis Wapres Ma'ruf Amin

Foto asli yang pertama adalah foto Uya Kuya. Foto tersebut diambil dari tayangan sebuah acara televisi ketika Uya Kuya menghipnotis komedian Sule