Kado UNI Eropa untuk Maskapai Indonesia Picu Rasa Bangga Menhub Pesawat Garuda Indonesia (Foto: garudaindonesia)

MerahPutih.com - Pencabutan larangan penerbangan untuk maskapai nasional Indonesia ke Eropa menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Maskapai nasional kini dapat terbang lebih tinggi di percaturan dunia penerbangan internasional.

"Tentunya saya berterima kasih kepada pemangku kepentingan yang telah mengikuti `rule of game yang kita dorong agar `international safety itu dicapai. Ini suatu kebanggaan tersendiri dan memungkinkan mereka memasarkan produknya agar lebih diperhatikan dan laku," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, usai menghadiri Gelar Griya di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (15/6).

menhub budi
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (kanan). Foto: Antara

Keputusan Uni Eropa untuk mencabut larangan terbang bagi maskapai Indonesia menjadi kesempatan strategis untuk membuka peluang kerja sama lebih luas lagi.

Dengan keputusan tersebut, lanjutnya, beberapa maskapai Indonesia yang telah mendapat penilaian internasional memungkinkan untuk membuka rute baru ke Eropa.

"Itu suatu keputusan yang sangat strategis dan menjadi hadiah ulang tahun untuk Indonesia. Dengan larangan itu dicabut, maka kita dapat beberapa penerbangan bintang yang tinggi seperti Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air," kata Menhub, dilansir Antara.

Uni eropa
Kantor Uni Eropa di Brussel Belgia. Foto: Antara

Sebelumnya, Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari "EU Flight Safety List" yakni pada 2009, 2011 dan 2016.

Keputusan tersebut dilakukan setelah perwakilan Uni Eropa melakukan kunjungan penilaian atau "assessment visit" ke Indonesia pada 12 - 21 Maret lalu.

Hasil penilaian menyeluruh tersebut juga dibahas dalam pertemuan Air Safety Committee di Brussel pada 30 Mei lalu, yang dihadiri Pemerintah Indonesia dan tiga maskapai dari Tanah Air yaitu Wings Air, Sriwijaya Air, dan Susi Air.

sriwiaya air
Pesawat Sriwijaya Air. (Instagram/sriwijayaair)

Sebagai negara dengan potensi industri penerbangan yang sangat besar, keputusan Uni Eropa ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap otoritas penerbangan dan maskapai penerbangan Indonesia.

Keputusan tersebut juga sejalan dengan opini berbagai badan penerbangan internasional, seperti Flight Aviation Administration (FAA) dan International Civil Aviation Organization (ICAO), yang mencatat upaya perbaikan signifikan yang dilakukan Indonesia. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH