Kadishub DKI Sebut Ganjil Genap Lebih Efektif dari Three In One Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)

MerahPutih.Com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan aturan perluasan ganjil genap mengurangi jumlah kendaran sebesar 50 persen di Jakarta. Hal ini tercatat dari evaluasi ganjil genap selama sebulan.

"Logika kita saja begitu jumlah kendaraan dibagi dua, hari ini ganjil, besok genap otomatis mereduksi 50 persen. Dari hasil evaluasi kami untuk satu bulan pertama jumlah kendaraan yang tereduksi otomatis naik menjadi 30 persen, angkanya cukup signifikan," kata Syafrin di Jakarta, Jumat (18/10).

Baca Juga:

Perluasan Ganjil Genap Cetak Rekor, 1 Juta Warga Beralih ke Transportasi Umum

Ia pun mengklaim penerapan pembatasan kendaraan bermotor melalui ganji genap jauh lebih efektif ketimbang sistem three in one yang dulu diterapkan pada masa gubernur Sutiyoso.

Ilustrasi ganjil genap
Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

Sistem three in one muncul berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, No. 4104/2003 tertanggal 23 Desember 2003.

"Ganjil genap jika dibandingkan dengan three in one itu efektif mana? berdasarkan data efektif ganjil genap," ucap Syafrin.

Sistem three in one, menurut Syafrin, hanya menimbulkan masalah baru. Yakni masalah sosial dengan munculannya joki three in one yang mangkal di pinggir jalan.

"Kita pahami bahwa dengan adanya three in one maka aspek sosialnya luar biasa tinggi khususnya muncul para joki three in one, dan ini tentu menjadi permasalahan baru buat Jakarta," ucapnya.

Baca Juga:

Anies Dikritik, Penghapusan Ganjil-Genap Saat Weekend Ganggu Wisatawan

Bukannya mengurangi kemacetan, Syafrin berkata, penerapan three in one justru menjadi biang kemacetan karena sejumlah kendaraan roda empat yang menepi ke pinggir jalan untuk mengakut para joki three ini one.

"Karena begitu masuk ke area three in one begitu mobil yang terpaksa harus minggir dan menyebabkan padat kendaaran motor dibelakangnya, three in one itu menyebabkan kemacetan," tutup Syafrin.(Asp)

Baca Juga:

Kebijakan Perluasan Ganjil-Genap Wajar Diprotes Karena Lebih Banyak Mudarat

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH