Kadishub Batam Rustam Efendi Ditetapkan Tersangka Korupsi Pihak kejaksaan menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam RE sebagai tersangka kasus korupsi di Batam, Kamis (8/4). ANTARA/Yuniati Jannatun Naim

MerahPutih.com - Kejaksaan Negeri Batam menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Rustam Efendi sebagai tersangka korupsi pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan sifat kendaraan bermotor pada tahun 2018—2020.

"Pada hari ini, penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Batam menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam RE sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kajari Batam Hendarsyah Yusuf Perdana di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/4).

Rustam Efendi disangka melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tersangka H yang telah ditahan sebelumnya. Hendarsyah Yusuf Perdana mengatakan bahwa pidana korupsi tersangka RE dan H terkait dengan perbuatan pemerasan.

"Perbuatan tersangka RE bersama-sama dengan tersangka H mengganggu iklim investasi di Kota Batam di tengah terpuruknya ekonomi pada masa pandemi COVID-19," katanya dikutip Antara .

Pungutan liar yang diduga dilakukan RE bersama-sama dengan H terhadap penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya surat KIR (pengujian kendaraan bermotor) dengan subjek dealer mobil se-Kota Batam.

Kejaksaan Negeri Batam

Hendar menyebutkan dari hasil pemeriksaan Kejari Batam, tindakan kedua orang di tubuh Dishub Batam ini mengakibatkan kerugaian negara sebesar Rp1,6 miliar.

Dugaan tipikor ini terjadi sejak tahun 2018 sampai 2020 lalu. Di mana, pihaknya telah memeriksa sebanyak 22 saksi sebelum menetapkan Hariyanto sebagai tersangka.

Atas penetapan status tersangka tersebut, Rustam Efendi akan ditahan selama dua puluh hari ke depan dengan alasan agar tidak menghilangkan barang bukti dan mempermudah proses penyelidikan.

"Di tahan selama dua puluh hari," katanya.

Rustam diduga melanggar pasal 12 huruf e Undang-Undang RI. Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo.

Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo.

Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo.

Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP, dimana Tersangka dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara selama 20 (dua puluh) hari dari Tanggal 8 April 2021 sampai dengan Tanggal 27 April 2021. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Tinjau Langsung Halte TransJakarta HI yang Hangus Terbakar
Indonesia
Anies Tinjau Langsung Halte TransJakarta HI yang Hangus Terbakar

Gubernur Anies Baswedan meninjau langsung Halte TransJakarta yang ada di kawasan HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10) malam.

 Hasil Rapid Test Terbaru, 99 Warga Yogyakarta Positif COVID-19
Indonesia
Hasil Rapid Test Terbaru, 99 Warga Yogyakarta Positif COVID-19

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemda DIY Berty menjelaskan seluruh orang yang melakukan rapid test dengan hasil positif, wajib melakukan prosedur isolasi mandiri di rumah sembari menunggu hasil PCR.

[HOAKS atau FAKTA]: Uap Panas Hasil Rebusan Cuka Dapat Obati COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Uap Panas Hasil Rebusan Cuka Dapat Obati COVID-19

Cosmo City Vibes mengunggah narasi yang menyatakan uap air panas hasil rebusan daun jambu, jahe, bawang putih, lemon, bawang merah, dan cuka dapat mengobati COVID-19.

Kejaksaan Agung Raih WTP dari BPK
Indonesia
Kejaksaan Agung Raih WTP dari BPK

Capaian WTP laporan keuangan kejaksaan ini merupakan kado dari BPK untuk Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2020

Polsek Ciracas Dirusak Oknum TNI, Pangdam Jaya: Masih Banyak Anggota yang Baik
Indonesia
Polsek Ciracas Dirusak Oknum TNI, Pangdam Jaya: Masih Banyak Anggota yang Baik

"Seperti yang disampaikan pimpinan, kami meminta maaf. Ini kan ulah oknum. Masih banyak TNI yang baik," kata Dudung

Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Dimulai Tahun Depan
Indonesia
Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Dimulai Tahun Depan

Sidang perdana praperadilan itu akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB

Jokowi Diminta Copot Menterinya Bukan Karena Hasil Survei
Indonesia
Jokowi Diminta Copot Menterinya Bukan Karena Hasil Survei

Saat ini masyarakat lebih membutuhkan adanya efektivitas program untuk mengatasi COVID-19

BI Bikin Aturan Detail Perlindungan Konsumen
Indonesia
BI Bikin Aturan Detail Perlindungan Konsumen

Sebelumnya perlindungan konsumen itu hanya mencakup sistem pembayaran. Kini mencakup seluruh bidang tugas kewenangan BI.

 Survei Komnas HAM Ungkap Belum Semua Orang Beribadah di Rumah Saat Corona
Indonesia
Survei Komnas HAM Ungkap Belum Semua Orang Beribadah di Rumah Saat Corona

Berdasarkan hasil survei, 94,5 persen dari 669 responden telah menjalani ibadah dari rumah sesuai dengan anjuran pemerintah.

Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri
Indonesia
Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri

Santri akan menjadi pemimpin masa depan