Kadis SDA: Grebek Lumpur Cegah Luapan Air ke Pemukiman Warga Kegiatan Grebek Lumpur di Kali Baru Barat Jl. Dr. Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/9). Foto: Pemkot Jaksel

MerahPutih.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Grebek Lumpur di Kali Baru Barat Jl. Dr. Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/9). Program ini digencarkan SDA demi menambah daya tampung jelang musim hujan.

Kepala Dinas SDA DKI, Juaini Yusuf mengatakan, dalam pengerukan lumpur di Kali Baru Barat, pihaknya mengerahkan tujuh unit eskavator dan 20 truk untuk mengangkut lumpurnya. Setelah itu lumpur tersebut akan dibuang ke Ancol, Jakarta Utara.

Proyek Grebek Lumpur ini telah dilakukan SDA sejak awal Maret, dan ditargetkan selesai Desember 2020 mendatang. Program ini, ucap Juani, tidak hanya menyasar pada waduk dan polder saja, tapi seluruh aliran air seperti sungai, kali, saluran mikro, saluran penghubung (PHB).

Baca Juga

Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan

Harapan Juani, dengan Gerebek Lumpur imi luapan air yang ada di kali, saluran mikro dan saluran PHB ke permukiman warga dapat dicegah.

“Di tengah pandemi COVID-19 ini, kegiatan kami untuk mengeruk lumpur di seluruh tempat aliran air tidak berkurang. Justru ditingkatkan, karena musim hujan mulai mendekati Jakarta,” ujar Juaini di lokasi, pada Rabu (30/9).

Kegiatan Grebek Lumpur di Kali Baru Barat Jl. Dr. Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/9). Foto: Pemkot Jaksel

Juaini meyakini, proyek ini dapat mencegah luapan air dari kali dan saluran ke permukiman warga. Sebab daya tampung saluran dan kali bertambah karena sidementasinya dikeruk petugas.

Menurutnya, dana program Grebek Lumpur ini menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020.

Untuk mekanisme pengerjaannya, kata dia, memakai sistem swakelola, melalui anggaran pemeliharaan yang ada di dinas maupun di suku dinas. Adapun, nilai anggarannya di setiap sudin bervariasi namun sekitar Rp80 miliar.

Baca Juga

Sepekan Terakhir, Kasus Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Penurunan

“Program Grebek Lumpur diadakan di seluruh wilayah di DKI Jakarta, dari bulan Maret sampai akhir Desember 2020,” pungkasnya. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH