Kadin Pastikan Pelaku Usaha Sudah Persiapkan New Normal Ketua Umum KADIN Rosan P Roeslani (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mempersiapkan pelaksanaan kebijakan pemerintah new normal, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona.

"Untuk new normal ini kami dari dunia usaha tentu akan melakukan persiapan, menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin di berbagai sektor," ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani kepada wartawan, Jumat (29/5).

Baca Juga:

Pemprov DKI Berharap Tempat Ibadah Terapkan Protokol Kesehatan Saat Dibuka Kembali

Ia menjelaskan, pihaknya akan melindungi hak-hak dasar kesehatan pekerja dan mendukung keberlangsungan produktivitas pekerja di berbagai sektor di tengah pandemi.

Kadin pastikan pengusaha akan taati protokol kesehatan
Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Rosan P. Roeslani. (Foto MerahPutih/Yohannes Abimanyu)

Menurutnya, keputusan pemerintah untuk menerapkan New Normal dinilai tepat karena memberikan ruang gerak bagi pelaku usaha untuk menggerakkan kembali roda usahanya karena PSBB tidak dapat dilakukan secara berkepanjangan.

"New normal memberikan ruang kepada pelaku usaha untuk bergerak maju. Sebab, selama ini protokol Covid-19 ternyata menambah cost bagi perusahaan," ujar Rosan.

Dia mengaku, sebelumnya Kadin Indonesia juga telah melakukan kajian-kajian dan evaluasi secara menyeluruh agar dunia usaha turut bersiap menghadapi situasi baik pada saat pandemi berlangsung dengan mengeluarkan panduan penanganan dan pencegahan Covid-19 di dunia usaha.

"Yang perlu diwaspadai adalah timing masa new normal ini, dilihat juga keadaan dari kesehatan itu apakah mulai membaik dan kurvanya melandai. Status masing-masing daerah juga berbeda-beda, ada yang memang sudah siap atau masih belum siap menghadapi new normal. Nanti perlahan harus dilakukan evaluasi, tahapannya seperti apa, juga kesiapan industrinya," kata dia.

Tak hanya itu, Rosan juga mengatakan pengusaha harus berinovasi dan berkreatifitas untuk menghadapi situasi new normal.

Dia mengatakan, sektor industri padat karya harus menjadi prioritas.

Baca Juga:

Upaya Bappenas Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang sedang menurun, harus didorong secara perlahan agar padat karya ini menjadi prioritas terlebih dahulu. Padat karya harus dipastikan siap menghadapi new normal agar yang di-PHK angkanya bisa ditekan," ucapnya.

Meski begitu, Kadin menilai keputusan pemerintah untuk menerapkan new normal sangat tepat. Sebab kata dia, new normal memberikan ruang gerak bagi pelaku usaha untuk menggerakkan kembali roda usahanya.(Knu)

Baca Juga:

WFH Bagi ASN Kembali Diperpanjang Sampai 4 Juni 2020



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH