Kader PDIP Polisikan Rocky Gerung, Pengamat: Rusak Citra Jokowi Pengamat politik Rocky Gerung (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Pengamat politik Universitas Telkom Bandung Dedi Kurnia Syah menilai upaya kader PDI Perjuangan yang melaporkan Rocky Gerung ke polisi justru berdampak buruk pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Dedi, pernyataan Rocky yang menyebut Presiden Jokowi tak paham Pancasila sudah disertai dengan argumentasi yang kokoh.

Baca Juga:

Polda Metro Jawab Kapan Giliran Rocky Gerung Tersangka

"Hemat saya tidak ada yang salah dengan statemen Rocky Gerung, terlebih statement itu memiliki penjelasan sehingga tafsir atas statemen tidak lagi bebas, dan rasanya tidak ada unsur hinaan di sana," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (11/12).

Rocky Gerung sebut ide presiden tiga periode itu dungu
Pengamat politik Rocky Gerung (Dok. IG/@rocky.gerung/FT02)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ini menyarankan PDI Perjuangan sebaiknya tidak responsif terhadap kritik. Dia juga mensyukuri aparat kepolisian telah menolak laporan yang diajukan oleh politikus PDIP Henry Yosodiningrat.

"Karena akan menimbulkan preseden buruk jika statemen mudah dipolisikan," ujarnya.

Dedi menegaskan, dalam alam demokrasi, kritik terhadap penguasa adalah hal biasa. Karena itu, lanjut Dedi, kritik terhadap Jokowi tidak perlu disikapi dengan berlebihan.

"Sebab akan berdampak buruk pada citra Jokowi sendiri, baik sebagai personal maupun presiden. Jika sering berkonfrontasi dengan pengkritik, bisa saja publik jenuh dengan PDIP," pungkas Dedi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Wajibkan Masyarakat Pakai Masker Saat Keluar Rumah Mulai Hari Ini
Indonesia
Pemerintah Wajibkan Masyarakat Pakai Masker Saat Keluar Rumah Mulai Hari Ini

Ia pun mengimbau agar masyarakat bisa selalu menggunakan masker saat berada atau berkegiatan di luar rumah, tanpa terkecuali.

Intruksi Mendagri Jadi Alarm Bagi Kepala Daerah
Indonesia
Intruksi Mendagri Jadi Alarm Bagi Kepala Daerah

instruksi ini adalah alarm dini bagi kepala daerah di seluruh Indonesia agar lebih tegas dalam penindakan protokol kesehatan.

Jokowi Minta Evaluasi Detail Tren Kasus Positif Baru untuk Pelonggaran PSBB
Indonesia
Jokowi Minta Evaluasi Detail Tren Kasus Positif Baru untuk Pelonggaran PSBB

Semua didasarkan pada data lapangan, pelaksanaan lapangan sehingga keputusan betul-betul adalah keputusan yang benar, hati-hati

Pengacara Djoko Tjandra Minta Perlindungan LPSK
Indonesia
Pengacara Djoko Tjandra Minta Perlindungan LPSK

LPSK memanggil Anita Kolopaking untuk dimintai keterangan

Meski Tak Disukai Masyarakat, Ini Alasan Pemerintah Tak Mau Cabut PSBB
Indonesia
Meski Tak Disukai Masyarakat, Ini Alasan Pemerintah Tak Mau Cabut PSBB

Mereka sudah mengaku kelelahan, bosan, dan membuang biaya besar selama tinggal dirumah.

[HOAKS atau FAKTA]: Khalifah Otoman Temukan Vaksin Pertama Dunia Tahun 1717
Indonesia
Serikat Pekerja Sepakat, Omnibus Law Bak Mimpi Buruk Ditengah Pandemi
Indonesia
Serikat Pekerja Sepakat, Omnibus Law Bak Mimpi Buruk Ditengah Pandemi

RUU Omnibus law dinilai akan menciptakan ancaman terbukanya kemungkinan lingkungan dan sumber daya alam Indonesia untuk dieksploitasi oleh korporasi

Ribuan Aparat Gabungan Kawal Aksi di Kedubes Prancis dan MK
Indonesia
Ribuan Aparat Gabungan Kawal Aksi di Kedubes Prancis dan MK

Polisi bakal menurunkan pengamanan penuh untuk menjaga adanya aksi unjuk rasa yang berlangsung di dua titik.

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 26 Juli
Indonesia
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 26 Juli

Provinsi Banten sudah keluar dari zona merah dan berstatus zona kuning.

Wabah Corona Merebak, Polisi Gerebek Pabrik Masker Cakung
Indonesia
Wabah Corona Merebak, Polisi Gerebek Pabrik Masker Cakung

Gudang yang digerebek bernama PT Unotech Mega Persada