Pilpres 2024
Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau vaksinasi pelajar di SMAN 3 Solo, Rabu (4/8). (MP/Ismail)

MerahPutih,com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga kini belum mengeluarkan keputusan terkait calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Namun, sejumlah kader partai berlambang banteng moncong putih itu sudah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai kandidat orang nomor satu di Indonesia.

Baca Juga

Pengamat Nilai Ganjar-SYL Opsi Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Ray Rangkuti menilai, para kader PDIP dinilai punya hak untuk bersuara.

"Selama belum ada keputusan partai terhadap nama calon tertentu, tentu belum ada kewajiban anggota untuk hanya mendukung satu nama saja," ujar Ray kepada wartawan, Rabu (13/10).

Menurut dia, aspirasi dari kader akar rumput serta masyarakat perlu menjadi pertimbangan objektif dari Megawati Soekarnoputri dalam menentukan siapa kandidat yang sebaiknya maju dalam Pilpres 2024.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid Kelurahan Damai di Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, Sabtu (9/10). (MP/Ismail)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid Kelurahan Damai di Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, Sabtu (9/10). (MP/Ismail)

Termasuk di dalamnya soal mendukung Ganjar Pranowo atau Puan Maharani. "Salah satu dari dua nama ini belum diputuskan untuk dinyatakan sebagai capres PDIP," katanya.

Dia pun menilai meme Barisan Celeng Berjuang yang dibuat pendukung Ganjar Pranowo merupakan hal yang wajar.

Maka sepanjang belum ada satupun nama yang diputuskan secara resmi oleh PDIP sebagai capres, tidak ada kewajiban anggota untuk mendukung satu nama pun.

"Artinya, anggota PDIP tetap punya hak untuk menyatakan dukungan terhadap siapapun," imbuhnya.

Direktur Lingkar Madani Indonesia ini berharap perbedaan suara di tubuh PDIP terkait nama kandidat yang akan maju di Pilpres 2024 tidak semakin membesar dengan pernyataan kontroversial.

"Tidak perlu saling mengancam. Perbedaan dukungan itu adalah proses alami dalam organisasi manapun," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Ganjar Tetap Unggul Meski Prabowo Diusung PDIP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DIY Lakukan Tes COVID-19 dan Pemeriksaan Surat di Perbatasan
Indonesia
Pemprov DIY Lakukan Tes COVID-19 dan Pemeriksaan Surat di Perbatasan

Pemprov DIY akan melakukan pemeriksaan tes COVID-19 dan pemeriksaan surat kepada pendatang di perbatasan wilayah DIY dan Jawa Tengah saat penetapan PPKM Level 3 diberlakukan.

SPSI: UU Cipta Kerja Sunat Pesangon, Aturan Baru JHT Tambah Rugikan Buruh
Indonesia
SPSI: UU Cipta Kerja Sunat Pesangon, Aturan Baru JHT Tambah Rugikan Buruh

Tidak menutup kemungkinan buruh juga akan bersama-sama mengambil uang Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan sebelum Permenaker 2 Tahun 2022 berlaku.

KPU Sebut Dokumen Pendaftaran Hanura, Gerindra, dan PKB Lengkap
Indonesia
KPU Sebut Dokumen Pendaftaran Hanura, Gerindra, dan PKB Lengkap

KPU menyatakan dokumen pendaftaran ketiga partai tersebut sudah lengkap dan statusnya sudah terdaftar.

Jumlah Korban Luka Bakar Erupsi Gunung Semeru
Indonesia
Jumlah Korban Luka Bakar Erupsi Gunung Semeru

Kementerian Kesehatan RI melaporkan jumlah korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12)

Pemkot Yogyakarta Ubah Strategi Vaksinasi Dari Mal ke Balai Desa
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Ubah Strategi Vaksinasi Dari Mal ke Balai Desa

Saat layanan vaksinasi dosis penguat masih dibuka di sentra vaksinasi, peminatnya rendah dan dosis vaksin yang disediakan tidak terserap 100 persen.

Vaksinasi Booster Tersedia di Setiap Pos Pantau yang Dilalui Pemudik
Indonesia
Vaksinasi Booster Tersedia di Setiap Pos Pantau yang Dilalui Pemudik

Presiden Jokowi telah memastikan mudik Lebaran 2022 dibolehkan dengan syarat vaksinasi booster. Namun, bagi masyarakat yang belum booster saat mudik nanti, tak perlu khawatir karena akan disediakan gerai vaksinasi yang tersebar luas.

Festival Jenang Solo Ajak Generasi Milenial Berkreasi dengan Makanan Tradisional
Indonesia
Festival Jenang Solo Ajak Generasi Milenial Berkreasi dengan Makanan Tradisional

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah kembali menggelar festival Jenang Solo di Omah Sinten, Kamis (17/2).

Omicron Melonjak, Polda Metro Fokus Tertibkan Kerumunan
Indonesia
Omicron Melonjak, Polda Metro Fokus Tertibkan Kerumunan

hingga Kamis (13/4) terdapat 498 orang yang terpapar varian baru COVID-19 dengan kode B.1.1.529 atau Omicron.

Kasus COVID-19 Shanghai Melonjak Drastis, Tiongkok Kerahkan 38.000 Nakes
Dunia
Kasus COVID-19 Shanghai Melonjak Drastis, Tiongkok Kerahkan 38.000 Nakes

Shanghai melaporkan 425 kasus terkonfirmasi penularan lokal COVID-19 pada Minggu (3/4)

Moeldoko Bantah Berburu Renten dari Obat Ivermectin
Indonesia
Moeldoko Bantah Berburu Renten dari Obat Ivermectin

Selama pemeriksaan Moeldoko dengan tegas membantah tudingan terkait promosi Ivermectin dan ekspor beras.