Kader Gerindra Keluar Penjara, Berencana Langsung Sungkem ke Ibunya Ahmad Dhani saat datang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (5/3). (ANTARA/Indra)

Merahputih.com - Kader partai Gerindra Ahmad Dhani pagi ini Dhani dijadwalkan keluar dari Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

Juru bicara keluarga Ahmad Dhani, Lieus Shungkarisma mengatakan, sesampainya di rumah, Dhani langsung ingin bertemu dengan keluarga besar

"Dari Cipinang ke rumah Ahmad Dhani, nanti di sana disambut keluarga ibunya, Ahmad Dhani bilangnya mau sungkem sama ibu terus baru tumpengan," kata Lieus kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/12).

Baca Juga:

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Begini Reaksi Ahmad Dhani

Acara penyambutan kebebasan Ahmad Dhani dilakukan sederhana, namun karena banyaknya antusias pendukung dan fans maka rencananya akan ada konvoi dan pemberitahuan kepada polisi sudah diurus.

"Acaranya sebetulnya biasa saja cuma karena banyak, supaya tertib ya kita iring-iringan saja mereka memberi apresiasi lah kepada Ahmad Dhani yang berani menghadapi semua tantangan cobaan ini, dia (Dhani) tabah'," ujar Lieus.

Musisi yang juga politikus Ahmad Dhani
Ahmad Dhani saat sidang di PN Jaksel Foto:ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan

Sebanyak 500 orang, termasuk para musisi akan menyambut kebebasan pentolan group band Dewa itu.

"Semua sudah bergerak masing -masing karena kepanitiaannya ini gabung, bang Jafar dan ibu Fahira DPD RI itu 250 orang confirm, terus ACTA dari pengacara gerindra," ungkap Lieus.

Dia menambahkan, sebetulnya acara itu sangat sederhana, namun karena banyaknya antusia pendukung dan fans maka rencananya akan ada konvoi dan pemberitahuan kepada polisi sudah diurus.

Dhani terjerat dua kasus ujaran kebencian, yang pertama akibat cuitannya Twitter dan yang kedua terjadi di Surabaya saat dirinya terjabak di sebuah hotel oleh massa pendukung Jokowi dan Dhani mengatakan perbuatan mereka itu idiot.

Baca Juga:

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Bui, Polisi Bersenjata Gas Air Mata Siaga

Akibat kasus pertama, Dhani divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia lantas mengajukan banding dan hukumannya dipotong jadi satu tahun penjara.

Selanjutnya, kasus kedua yakni ujaran idiot di Surabaya, Dhani mendapatkan vonis hukuman satu tahun penjara, namun kembali Dhani mengajukan banding sehingga hukumannya berubah menjadi masa percobaan enam bulan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH