Kader Gerindra Cari Kesempatan Baik Laporkan Dinamika Partai ke Prabowo Sufmi Dasco Ahmad. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - 30 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra telah memberikan dukungan kepada Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan, meski sudah banyak daerah yang mendukung Prabowo, Partai Gerindra belum memutuskan apakah akan kembali mengusung Prabowo sebagai capres pada Pilpres 2024.

Baca Juga

Maju Lagi di Pilpres 2024, Prabowo Ingin Selamatkan Garuda?

Partai Gerindra belum membahas hal itu serta belum melapor kepada Prabowo mengenai banyaknya dukungan dari tingkat daerah.

"Kami masih mencari kesempatan yang baik untuk melapor kepada ketua umum, ketua dewan pembina kami, tentang dinamika yang terjadi di daerah terutama usulan atau pernyataan dukungan dari DPD-DPD Gerindra se-Indonesia," ujar Dasco kepada wartawan, Rabu (10/11).

Deklarasi Poros Prabowo-Puan di Jakarta, Rabu (3/11). Foto: MP/Kanu
Deklarasi Poros Prabowo-Puan di Jakarta, Rabu (3/11). Foto: MP/Kanu

Ia lantas menilai menteri yang mengurusi pencapresan 2024 masih di jalur atau track yang pas.

"Sebenernya dalam aturan undang-undang, aturan KPU, maupun dari Presiden sendiri tidak ada larangan untuk para calon menteri melakukan sosialisasi pencapresan," kata Dasco.

Baca Juga

Deklarasikan Prabowo-Puan Maju Pilpres 2024, Relawan: Mereka Pasangan Kuat

Dasco menuturkan, menteri-menteri Jokowi yang 'tampil' untuk menjadi capres 2024 masih dalam tahapan wajar. Selain itu, menurut Dasco, menteri yang show off belum mengganggu tugas utamanya.

"Bagi khusus menteri-menteri saya pikir sampai dengan saat ini hal yang dilakukan masih dalam tahap wajar dan belum ganggu kinerja jalannya kerja dari pada menteri-menteri tersebut," ujarnya. Knu)(

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keikhlasan Keluarga Ridwan Kamil saat Tinggalkan Putranya di Swiss
Indonesia
Keikhlasan Keluarga Ridwan Kamil saat Tinggalkan Putranya di Swiss

Otoritas Swiss masih terus melakukan pencarian terhadap putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang sudah sepekan hilang di sungai Aare, Kota Bern.

Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022
Indonesia
Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022

Delegasi Amirul Hajj telah bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Jeddah.

Viral Pernyataan Bupati Karanganyar Tak Percaya Omicron, Ganjar: Jangan Seperti Itu
Indonesia
Viral Pernyataan Bupati Karanganyar Tak Percaya Omicron, Ganjar: Jangan Seperti Itu

Media sosial dihebohkan video pidato Bupati Karanganyar Juliyatmono, yang meminta warga menganggap COVID-19 varian Omicron tidak ada, Selasa (15/2).

Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika
Indonesia
Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika

Seorang mantri kesehatan dilaporkan belum ditemukan sampai saat ini

Empat Ribu Lebih Warga Karet Tengsin Belum Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Empat Ribu Lebih Warga Karet Tengsin Belum Disuntik Vaksin COVID-19

Sebanyak 78,15 persen Warga Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah menjalani suntik vaksin COVID-19 dosis pertama.

Hasil Survei: Cuma 6 Persen Warga Percaya Partai Politik
Indonesia
Hasil Survei: Cuma 6 Persen Warga Percaya Partai Politik

Partai politik memang merupakan institusi demokrasi paling krusial. Sebab dalam demokrasi partai politik diharapkan mampu menyuarakan aspirasi publik.

Komisioner OJK 2022-2027 Dilantik MA
Indonesia
Komisioner OJK 2022-2027 Dilantik MA

Pelantikan ini juga otomatis memberhentikan dengan hormat keanggotaan DK OJK periode 2017-2022.

Kementan Klaim Impor Cabai Hanya 1 Persen Dari Total Produksi Nasional
Indonesia
Kementan Klaim Impor Cabai Hanya 1 Persen Dari Total Produksi Nasional

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi cabai nasional pada 2020 mencapai 2,77 juta ton. Angka ini mengalami peningkatan 7,11 persen dibandingkan pada 2019.

Subsidi Yang Digelontorkan Pemerintah Membengkak
Indonesia
Subsidi Yang Digelontorkan Pemerintah Membengkak

Realisasi subsidi non energi tercatat lebih tinggi, didukung oleh percepatan pelaksanaan terutama untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN), yakni subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) dan subsidi upah.