Kabupaten Cirebon Masuk PPKM Level 4, lni Penyebabnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni. (ANTARA/Khaerul Izan)

MerahPutih.com - Masuknya Kabupaten Cirebon di Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 disebabkan karena laboratorium pemeriksa COVID-19 tidak menginput dalam data nasional.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan, tidak diinputnya data tersebut dalam data nasional, membuat laporan data kematian dari rumah sakit terlambat dilaporkan secara nasional.

Baca Juga

23 Desa di Cirebon Berpotensi Mengandung Migas

"Hal ini menimbulkan perbedaan data harian dan data dalam new all record (NAR)," kata Eni, Rabu (15/9).

Eni menjelaskan, setiap kasus kematian karena COVID-19, semula berstatus konfirmasi positif dan tercatat dalam new all record oleh laboratorium pemeriksa COVID-19.

Dari status konfirmasi maka akan berakhir pada dua status yaitu sembuh atau meninggal. Sehingga seharusnya, ketika ada laporan kematian dari Rumah sakit maka data kasusnya sudah tercatat dalam new all record.

"Pada kasus yang dialami oleh Pemkab Cirebon ini, banyak laporan kematian dari rumah sakit namun ketika dicari dalam data new allrecord tidak ada, sehingga data kematian tidak bisa dilaporkan sebagai kasus meninggal sampai data diinput oleh laboratorium," kata Eni.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni. (Foto: Dok Dinkes)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni. (Foto: Dok Dinkes)

Eni mengatakan, perbedaan data tersebut diketahui, saat pihaknya melakukan verifikasi data kematian periode Januari - Agustus 2021. Dalam verifikasi tersebut, terdapat selisih kematian hingga 378 kasus.

"Ada selisih data dari Kabupaten dan Pusat, terkait angka kematian hingga 378 kasus," lanjutnya

Hal tersebut, membuat pihaknya berusaha untuk melaporkan kembali selisih angka kematian tersebut secara bertahap. Setiap harinya, dilaporkan sebanyak 13 kasus kematian. Pada periode 10 Agustus hingga 6 September, sudah dilaporkan sebanyak 203 kasus kematian, sehingga tersisa sebanyak 175 kematian.

Untuk segera menyelesaikan jumlah selisih kematian tersebut, Pemkab Cirebon langsung menyelesaikan selisih angka kematian, dengan melaporkan sebanyak 175 kasus dalam satu hari, pada 7 September 2021.

"Namun ternyata, saat melakukan evaluasi kembali pada 7 September 2021, masih ada selisih kematian sebanyak 160 kasus," kata Eni.

Kondisi tersebut, membuat Pemkab Cirebon kembali melaporkan selisih kematian sebanyak 160 kasus dalam satu hari pada 8 September 2021. Eni mengatakan, perbaikan selisih data ini sudah dikoordinasikan dengan pihak provinsi, melalui surat resmi yang dikirimkan.

Jika merujuk pada data real yang ada saat ini, seharusnya Kabupaten Cirebon sudah masuk pada level 2 PPKM. Jumlah kematian juga sudah turun secara signifikan.

Bahkan Eni memastikan, minggu depan level PPKM di Kabupaten Cirebon, dipastikan akan turun. Hal tersebut karena selesainya perbaikan data yang dilakukan. Turunnya level PPKM juga, perlu didorong dengan gencarnya vaksinasi yang dilakukan.

"Minggu depan pasti turun, kalau tidak level 2, ya level 3," ujar Eni. (Cirebon/Mauritz)

Baca Juga

Kabar Baik, 373 Desa di Cirebon Masuk Zona Hijau

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Madigo Raya Tembak Mati Dua Anak Buah Ali Kalora
Indonesia
Satgas Madigo Raya Tembak Mati Dua Anak Buah Ali Kalora

Baku tembak antara Satgas Madago Raya dan MIT terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara

KPK Diminta Tetapkan Eks Bupati Kukar Rita Sebagai Tersangka Suap AKP Robin
Indonesia
KPK Diminta Tetapkan Eks Bupati Kukar Rita Sebagai Tersangka Suap AKP Robin

Semestinya Dewan Pengawas KPK untuk melakukan audit kinerja satgas penyidik KPK

Menkominfo Sebut Peluncuran Indosat 5G Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Indonesia
Menkominfo Sebut Peluncuran Indosat 5G Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Indosat Ooredoo meluncurkan layanan 5G pertama di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/6).

Penumpang Kereta Api Wajib Pakai Masker 3 Lapis Saat Libur Natal-Tahun Baru
Indonesia
Penumpang Kereta Api Wajib Pakai Masker 3 Lapis Saat Libur Natal-Tahun Baru

"Wajib menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis menutupi hidung dan mulut serta menggunakan face shield dari stasiun keberangkatan, dalam perjalanan sampai stasiun tujuan," paparnya.

Begini Cara Bupati Probolinggo dan Politkus Nasdem Tarik Upeti Dari Kades
Indonesia
Begini Cara Bupati Probolinggo dan Politkus Nasdem Tarik Upeti Dari Kades

Atas pengunduran jadwal pemilihan tersebut, terhitung pada 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang masa jabatannya berakhir.

Ini Kata Menpora Soal Kabar Penundaan PON Papua
Indonesia
Ini Kata Menpora Soal Kabar Penundaan PON Papua

Kemenpora membantah kabar yang beredar terkait penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua XX menjadi tahun 2022.

Tak Ada Pelanggar Ganjil Genap di Jalan Rasuna Said Hari Ini
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT

DKI Jakarta telah mengizinkan masyarakat untuk memasukkan sepeda non-lipat ke dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Balikpapan Terapkan PPKM Darurat Setelah Kasus COVID-19 Capai 200-an
Indonesia
Balikpapan Terapkan PPKM Darurat Setelah Kasus COVID-19 Capai 200-an

Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur akhirnya juga menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

PKS Minta Publik Kawal Revisi UU ITE
Indonesia
PKS Minta Publik Kawal Revisi UU ITE

politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap tidak ada lagi kriminalisasi terhadap pihak yang berseberangan dengan pemerintah.