Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah (kemeja biru). (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mengajukan perpanjangan status pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional mengingat masa berlaku PSBB sebelumnya telah berakhir.

"Kita sudah ajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperpanjang PSBB proporsional terhitung mulai hari ini hingga 14 hari ke depan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Jumat (17/7), dikutip Antara.

Baca Juga:

Jokowi Sebut Angka Penularan COVID-19 di Bekasi Semakin Bisa Dicegah

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi atas meningkatnya kasus konfirmasi positif di wilayah Kabupaten Bekasi pada 14 hari PSBB proporsional sebelumnya.

Sepanjang bulan ini, pemerintah daerah mencatat adanya lonjakan kasus positif dengan jumlah kasus baru mencapai 66 yang mayoritas disumbang oleh kluster kawasan industri.

Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi memimpin apel pagi perdana selama pandemi COVID-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jabar, Senin (13/7/2020). (FOTO ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi memimpin apel pagi perdana selama pandemi COVID-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jabar, Senin (13/7/2020). (FOTO ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Salah satu perusahaan di Kawasan Industri Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, bahkan menemukan kasus konfirmasi positif hingga 40 orang.

"Tracking (melacak), tracing (menelusuri), screening (penapisan), hingga kuratif awal serta swab test PCR terus dilakukan di sejumlah episentrum klaster industri, termasuk dari bantuan 2.000 alat tes usap provinsi. Hasilnya kini beberapa kasus positif kluster industri sudah sembuh meski angkanya masih fluktuatif karena terus kita upayakan secara masif," ungkapnya.

Selain kawasan industri pihaknya juga tengah melakukan tes usap masif di lingkungan pasar tradisional dengan menyasar pedagang, pengunjung, hingga pengelola pasar yang memiliki interaksi tinggi.

"Hasil tes usapnya belum ada yang keluar sementara targetnya semua pasar tradisional," katanya.

Baca Juga:

PSBB Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli

Hingga pukul 08.00 WIB pagi ini situs pikokabsi.bekasikab.go.id mencatat total kasus konfirmasi sebanyak 65 orang dengan rincian 31 orang menjalani perawatan di rumah sakit sementara 34 lainnya melakukan isolasi mandiri.

Sejak awal pandemi, kasus konfirmasi di Kabupaten Bekasi mencapai 339 kasus dengan jumlah kesembuhan sebanyak 253 orang sementara angka kematiannya 21 orang atau enam persen.

Dari laman situs yang sama diketahui pula kasus suspek atau sebelumnya dikenal dengan pasien dalam pengawasan tinggal menyisakan lima persen saja atau 73 dari total 1.476 yang telah diawasi. (*)

Baca Juga:

'Welcome The New Normal', Jokowi Dijadwalkan Tinjau Operasional Mal di Bekasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP Minta Anies Buka Tempat Hiburan Malam
Indonesia
PDIP Minta Anies Buka Tempat Hiburan Malam

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta meminta kepada Pemprov membuka tempat hiburan di tengah situasi Jakarta yang mengalami kontraksi ekonomi.

Warga Yogyakarta dan Solo Segera Nikmati Layanan Commuter Line
Indonesia
Warga Yogyakarta dan Solo Segera Nikmati Layanan Commuter Line

Warga Kota Yogyakata dan Solo segera menikmati layanan Commuter Line seperti halnya masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Hari Ini, Komjen Agus Andrianto Dilantik jadi Kabareskrim
Indonesia
Hari Ini, Komjen Agus Andrianto Dilantik jadi Kabareskrim

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal melantik Komjen Agus Andrianto sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim), Rabu (24/2).

Benda Misterius di Pantai Kalteng Dipastikan Serpihan Ledakan Roket Tiongkok
Indonesia
Benda Misterius di Pantai Kalteng Dipastikan Serpihan Ledakan Roket Tiongkok

Roket Tiongkok gagal mengorbitkan dan meledak di langit pada 10 April 2020.

Ini yang Diucapkan Rizieq Shihab Usai Tahu Enam Anggota FPI Tewas
Indonesia
Ini yang Diucapkan Rizieq Shihab Usai Tahu Enam Anggota FPI Tewas

Ini pelanggaran HAM. Tidak boleh lepas dari jerat hukum

Kebut RUU Ciptaker, DPR Dinilai Lebih Banyak Bela Kepentingan Pemilik Kapital
Indonesia
Kebut RUU Ciptaker, DPR Dinilai Lebih Banyak Bela Kepentingan Pemilik Kapital

Lebih menyedihkan lagi adalah 'cost politik' sekarang ini sangat mahal

PSI: Wali Kota Tangsel Dianggap Gagal Jaga Netralitas ASN
Indonesia
PSI: Wali Kota Tangsel Dianggap Gagal Jaga Netralitas ASN

"PSI sudah ingatkan jauh-jauh hari mengenai netralitas ASN dalam pilkada. Tapi yang terjadi justru sebaliknya," kata Ferdi

DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024
Indonesia
DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024

Potensi kerumitan dalam pilkada serentak sangat tinggi. Tidak hanya membebani pemerintah dan penyelenggara pemilu nantinya, partai politik dan masyarakat juga bisa ikut bingung.

Dokter Habib Sebut Rizieq Shihab Reaktif COVID-19
Indonesia
Dokter Habib Sebut Rizieq Shihab Reaktif COVID-19

Setelah hasil tes cepat antigen diketahui, ia kemudian menyampaikan hal tersebut kepada Rizieq Shihab

228 Terduga Teroris Ditangkap Selama Tahun 2020
Indonesia
228 Terduga Teroris Ditangkap Selama Tahun 2020

Densus 88 Antiteror telah menangkap 228 terduga teroris selama tahun 2020.