Kabareskrim Buka Peluang Akan Gelar Rekonstruksi Lanjutan Perkara Penembakan Pengawal Rizieq Kabareskrim Polri Komjen Sigit Listyo. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo membuka peluang akan menggelar rekonstruksi lanjutan kasus penembakan enam anggota Front Pembela Islam.

Menurutnya rekonstruksi yang digelar pada 13-14 Desember 2020 bukan hasil final. Rekonstruksi lanjutan bakal digelar jika penyidik menemukan hal baru.

"Terkait dengan tambahan keterangan, informasi, saksi, atau bukti lain, tidak menutup kemungkinan bisa dilanjutkan dengan proses rekonstruksi lanjutan," ujar Sigit di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, (15/12).

Baca Juga

Rizieq Shihab Cs Dicekal ke Luar Negeri

Ia kembali menegaskan pihaknya bekerja secara profesional, transparan, obyektif dalam mengusut kasus ini. Bareskrim juga selalu membuka ruang apabila ada informasi baru atau saksi baru yang memahami dan mengetahui peristiwa yang terjadi.

"Untuk kami periksa," kata dia.

Mantan Kadiv Propam itu menjelaskan sudah berupaya mengundang pengawas eksternal dalam rekonstruksi kasus penembakan laskar FPI itu. Namun, kata Sigit, hanya Kompolnas yang ikut menghadiri rekonstruksi.

"Walaupun yang datang hanya dari Kompolnas, namun kami tetap menghargai independensi dari rekan-rekan pengawas eksternal yang lain," ujar Sigit.

Ambulans terakhir pembawa jenazah enam laskar FPI tiba di Markaz Syariah Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2020) malam. (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Selain itu, proses investigasi juga selalu didampingi oleh pengawas internal dari Divisi Propam Polri. Dia berjanji akan menyampaikan hasil proses investigasi secara transparan ke publik ketika sudah lengkap.

Sebelumnya diberitakan, rekonstruksi kasus penembakan laskar FPI tersebut berlangsung pada Senin (14/12) dini hari di empat lokasi. Sejumlah hal ditunjukkan saat rekonstruksi itu, di antaranya TKP penembakan.

Baca Juga

Kapolda Metro Janji Transparan Terkait Kasus Kematian Laskar FPI

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan antara polisi dan laskar FPI sudah melakukan kontak tembak di tempat kejadian perkara (TKP) 1 dan TKP 2.

TKP 1 berada di bundaran Hotel Novotel Karawang, Jalan Internasional Karawang Barat, Margakaya, Kabupaten Karawang, sedangkan TKP 2 di Jembatan Badami, sekitar 600 meter dari TKP 1. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BNPT Harap Taliban Jangan Dijadikan 'Role Mode' Anak Muda Indonesia
Indonesia
BNPT Harap Taliban Jangan Dijadikan 'Role Mode' Anak Muda Indonesia

Boy menekankan kepada masyarakat agar bijak

Pemerintah Lanjutkan Diskon Tarif Listrik
Indonesia
Pemerintah Lanjutkan Diskon Tarif Listrik

Kebutuhan anggaran stimulus subsektor ketenagalistrikan hingga Juni 2021 diperkirakan Rp6,94 triliun dengan pelanggan penerima manfaat 33,9 juta pelanggan.

Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA
Indonesia
KPU Pastikan APD Diterima Semua TPS Pilkada
Indonesia
KPU Pastikan APD Diterima Semua TPS Pilkada

berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, APD tersebut paling lambat harus sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) satu hari sebelum pemungutan suara.

Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19

Akumulasi positif saat ini lebih dari 4 juta atau sebanyak 4.043.736 kasus.

Tim Riset Unpad: Tidak Ada Hal Mengkhawatirkan Uji Klinis Fase 3 Vaksin COVID-19
Indonesia
Tim Riset Unpad: Tidak Ada Hal Mengkhawatirkan Uji Klinis Fase 3 Vaksin COVID-19

Ketua Tim Riset Uji Klinik Vaksin COVOD-19 Unpad, Dr Kusnandi Rusmil mengatakan, tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan dalam proses uji klinik tersebut.

Djoko Tjandra Jalani Sidang Eksepsi
Indonesia
Djoko Tjandra Jalani Sidang Eksepsi

Terdakwa kasus surat jalan palsu Djoko Soegiarto Tjandra akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Polda Metro Targetkan Seluruh Warga Jakarta Sudah Divaksin 17 Agustus
Indonesia
Polda Metro Targetkan Seluruh Warga Jakarta Sudah Divaksin 17 Agustus

Dalam pelaksanaannya, tidak ada unsur struktural yang terlibat

DPRD Sebut BST DKI Tak Dilanjutkan Lagi, Wagub: Tunggu Keputusan Pusat
Indonesia
DPRD Sebut BST DKI Tak Dilanjutkan Lagi, Wagub: Tunggu Keputusan Pusat

Pemprov DKI Jakarta belum bisa memutuskan apakah Bantuan Sosial Tunai (BST) COVID-19 tahap 7 dan 8 dilanjutkan.

Warga Bandung Sepakat Pemberlakuan Ganjil Genap
Indonesia
Warga Bandung Sepakat Pemberlakuan Ganjil Genap

"Artinya diberlakukannya ganjil genap ini terjadi penurunan sekitar 50 persen. Lalu lintas menjadi lancar dan volumenya berkurang, kecepatan meningkat. Artinya efektif dan berhasil," ucap Ricky.