Kabinet Indonesia Maju Diisi Sosok Muda, Christian Sugiono Berikan Dukungan Christian Sugiono mendukung sosok muda dalam kabinet. (foto: Instagram @csugiono)

SOSOK muda yang mengisi jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju disambut positif banyak pihak. Salah satunya ialah aktor Christian Sugiono. Suami Titi Kamal itu amat mengapresiasi kehadiran sosok muda di jajaran kabinet. "Bagusan begitu (menteri muda), cara pandangnya harus beda," kata aktor yang akrab disapa Tian ini, seperti dilansir Antara, Rabu (13/11).

Baginya, kehadiran para menteri muda memungkinkan para pembantu Presiden itu bisa cepat beradaptasi dengan perubahan. "Mungkin yang sudah lebih tua kepemimpinannya lebih tinggi, tapi pengetahuan kemampuan adaptasi terhadap yang baru lebih luwes," ujar Christian.

BACA JUGA: John Legend Jadi Pria Terseksi Versi 'People'

Ia pun mengatakan mendukung para menteri muda yang baru terpilih di kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. "Nadiem (Makarim) canggih sih bisa jadi Mendikbud, Wishnutama menurutku oke Parekraf," komentarnya.

Meskipun demikian, Christian berpendapat masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperhatikan Kementerian Pariwisata mengingat ada banyak potensi di Tanah Air yang belum tergali. "Saya menaruh harapan banyak di pariwisata dan ekonomi kreatif," tutur dia.

Christian Sugiono
Tertarik jadi menteri pariwisata. (foto: Instagram @csugiono)

Ketika ditanya apakah ia berniat terjun ke dunia politik, aktor yang aktif berbisnis ini mengaku enggan. Namun, bila ada tawaran yang menghampirinya untuk menjadi menteri, ia mungkin tak akan menolak. "Aku mau kalau jadi menteri pariwisata," seloroh dia.

Bukan tanpa alasan ia ingin jadi menteri pariwisata. Christian memang gemar berwisata. Alam Indonesia bagian timur masih jadi destinasi liburan favorit Christian. Menurut dia, kawasan timur Indonesia sepatutnya diangkat agar tujuan liburan yang disorot di Tanah Air, bukan yang itu-itu saja.

Tentu saja, menurutnya, mempromosikan sebuah tempat untuk jadi tujuan liburan meliputi pembangunan infrastruktur yang memadai demi kenyamanan pelancong. Christian pernah punya pengalaman melancong ke sebuah tempat yang indah, tapi perjalanan memakan waktu lama karena belum ada jalan memadai. "Jalannya hancur, untuk menuju ke satu titik butuh usaha besar. Trekking dulu, tapi aku lebih mending trekking 2 km daripada naik mobil jalannya hancur," ujar dia.

Karena itulah, ia menyarankan adanya pemetaan titik-titik bagus dan potensial untuk wisata. "Nanti itu yang digarap," sarannya.(*)

BACA JUGA: Djaduk Ferianto Berpulang Sebelum NGAYOGJAZZ



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH