Kabareskrim Selidiki Kebocoran Data Pribadi Peserta BPJS Kesehatan Keamanan internet. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Kepolisian langsung menyelidiki kasus kebocoran data pribadi dan diperjualbelikan secara online. Berdasar hasil investigasi awal Kemenkominfo data-data yang bocor di internet itu identik dengan data nasabah BPJS Kesehatan.

"Sejak isu bergulir saya sudah perintahkan Dirtipidsiber untuk melakukan lidik hal tersebut," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada wartawan yang dikutip, Minggu (23/5).

Baca Juga:

Kominfo Ambil Langkah Antisipasi Demi Mencegah Penyebaran Data Pribadi

Agus mengatakan, penyelidikan terhadap perkara ini akan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Saat ini, tahap itu tengah dipersiapkan.

"Sedang dipersiapkan mindik (administrasi penyidikan) untuk legalitas pelaksanaan anggota di lapangan. Saat ini dari Kominfo, Kependudukan dan BPJS sedang mendalami hal kebocoran tersebut," ujar Agus yang juga mantan Kapolda Sumatera Utara ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sebelumnya telah memanggil Direksi BPJS Kesehatan terkait kebocoran data pribadi 279 juta penduduk. Kebocoran ini sempat viral dan menjadi perbincangan hangat warganet.

Pemanggilan dilakukan sebagai bagian dari proses investigasi sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) dan Peraturan Menkominfo No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Serangan siber. (Foto: Antara)
Serangan siber. (Foto: Pixabay)

"Selain itu, PSE juga wajib untuk menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada pemilik data pribadi, dalam hal diketahui bahwa terjadi kegagalan perlindungan data pribadi,” kata Dedy.

Investigasi sementara, menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller). Terdapat tiga tautan yang teridentifikasi yakni bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com. Tautan di bayfiles.com dan mega.nz telah dilakukan takedown, sedangkan anonfiles.com masih terus diupayakan dilakukan langkah serupa.

Namun, data sampel yang ditemukan tidak berjumlah 1 juta seperti klaim penjual, tetapi hanya berjumlah 100.002 data. Sampel data diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Hal tersebut didasarkan pada data Noka (Nomor Kartu), Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status Pembayaran yang identik dengan data BPJS Kesehatan. (Knu)

Baca Juga:

Gojek dan Tokopedia Gabung Jadi GoTo, Data Pribadi Konsumen Harus Terlindungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Bos Jiwasraya Hendrisman Rahim Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Eks Bos Jiwasraya Hendrisman Rahim Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Selain Hendrisman, dua bekas petinggi Jiwasraya juga akan menjalani sidang tuntutan hari ini.

1,6 Juta Penduduk Sudah Divaksin
Indonesia
1,6 Juta Penduduk Sudah Divaksin

Sejumlah 1,6 juta orang yang divaksinasi tersebut merupakan gabungan antara tenaga kesehatan yang telah lebih dulu diimunisasi.

Novel Baswedan Pimpin Penangkapan Buron Penyuap Nurhadi
Indonesia
Novel Baswedan Pimpin Penangkapan Buron Penyuap Nurhadi

Novel menekankan keberhasilan penangkapan Hiendra yang kurang lebih delapan bulan buron tidak lepas dari kinerja tim.

Luhut Perintahkan Kemenkes Turun Lapangan Pantau Rumah Sakit COVID-19
Indonesia
Luhut Perintahkan Kemenkes Turun Lapangan Pantau Rumah Sakit COVID-19

"Sistem rujukan yang berbelit, pasien terlambat datang ke pusat pengobatan, diagnosis terlambat diberikan, pengobatan yang tidak adekuat maupun ketidak-tersediaan ventilator yang berpengaruh pada angka mortalitas di ICU," jelas Alexander.

Pembangunan Krematorium di TPU Tegal Alur  Jakarta Terus Dikebut
Indonesia
Pembangunan Krematorium di TPU Tegal Alur Jakarta Terus Dikebut

Andreas memberikan mesin krematorium itu kepada TPU Tegal Alur lantaran banyak warga yang kesulitan melakukan kremasi selama pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 Bikin Transaksi Digital Melonjak 33 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Transaksi Digital Melonjak 33 Persen

Transaksi digital banking juga didukung oleh transaksi uang elektronik yang akan meningkat 32,3 persen yakni dari Rp201 triliun pada 2020 menjadi Rp266 triliun

Delapan Pilot Paramotor Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Ketinggian 2.020 Meter
Indonesia
Delapan Pilot Paramotor Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Ketinggian 2.020 Meter

Terbang di ketinggian 2.020 meter merupakan capaian baru para pilot paramotor

Polres Aceh Tenggara Tangkap Delapan Tahanan Kabur, Tiga Masih Buron
Indonesia
Polres Aceh Tenggara Tangkap Delapan Tahanan Kabur, Tiga Masih Buron

Sebanyak delapan dari 11 tahanan yang kabur dari sel Markas Polres Aceh Tenggara (Agara) kembali ditangkap dan menyerahkan diri kepada petugas.

Polisi Pastikan Ali Kalora Masih Hidup
Indonesia
Polisi Pastikan Ali Kalora Masih Hidup

Polda Sulawesi Tengah mengungkap kekuatan persenjataan yang dimiliki kelompok MIT

Prabowo Tegaskan Siap Bangun Kerja Sama Pertahanan Lebih Kuat dengan Korsel
Indonesia
Prabowo Tegaskan Siap Bangun Kerja Sama Pertahanan Lebih Kuat dengan Korsel

Pada 27 April 2020, Korea Selatan memberikan bantuan 10.000 perangkat uji usap PCR kepada Kementerian Pertahanan