Kabareskrim Komjen Agus Diwanti-wanti Kapolri Soal Kasus FPI Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto untuk segera menyelesaikan kasus penembakan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Agus mengungkapkan, pesan Kapolri adalah menjalankan rekomendasi dan temuan Komnas HAM terkait dengan perkara tersebut.

"Beliau sudah menekankan untuk segera dilakukan apa yang menjadi rekomendasi Komnas HAM untuk segera dilaksanakan," kata Agus kepada wartawan usai dilantik jadi Kabareskrim di gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Rabu (24/2).

Baca Juga:

Hari Ini, Komjen Agus Andrianto Dilantik jadi Kabareskrim

Agus memaparkan, ia juga diminta untuk mewujudkan transformasi Polri di bidang penegakan hukum untuk mewujudkan yang berkeadilan menuju Polri yang Presisi.

Kemudian, menurut Agus, penekanan juga terkait pada pengawalan ekonomi nasional, masalah Satgas Pangan, dan mafia tanah, subsidi pupuk dan beberapa hal lainnya.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri
Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri

Ia menambahkan, dia akan berupaya bersama dalam mewujudkan transformasi Polri demi penegakan hukum yang berkeadilan.

"Kemudian pengawasan terhadap subsidi pupuk yang begitu banyak, tapi belum ada output sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden beberapa saat lalu," jelas Agus.

Baca Juga:

Baru Dilantik, Kabareskrim Baru Diingatkan Soal 'Hukum Tumpul ke Atas'

Agus menegaskan, ia akan menjalankan tugas sesuai amanat Kapolri dan Presiden.

"Arahan Pak Kapolri kepada kami untuk pengembangan kasus penegakan hukum bisa mewujudkan penegakan hukum berkeadilan," Agus. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Peringatkan Belasan Akun Medsos karena Sebar Hoaks

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Sepekan Beroprasi, Kereta Luar Biasa Mampu Angkut Ratusan Penumpang
Indonesia
Sepekan Beroprasi, Kereta Luar Biasa Mampu Angkut Ratusan Penumpang

Adapun rute yang paling diminati penumpang, kata Joni, adalah Gambir-Surabaya Pasarturi dengan 135 penumpang, Surabaya Pasarturi-Gambir dengan 124 penumpang, dan Semarang.

Dituding Lambat Putuskan Kasus Firli Oleh ICW, Begini Jawaban KPK
Indonesia
Dituding Lambat Putuskan Kasus Firli Oleh ICW, Begini Jawaban KPK

Pembacaan putusan terhadap Firli dan Yudi seharusnya berlangsung pada Selasa (15/9) kemarin

Seluruh Prajurit TNI AD Selesai Divaksin COVID-19 pada April
Indonesia
Seluruh Prajurit TNI AD Selesai Divaksin COVID-19 pada April

Diharapkan pada akhir bulan April 2021, seluruh personel TNI Angkatan Darat telah menerima vaksinasi COVID-19.

Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari  Kemiskinan Baru
Indonesia
Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari Kemiskinan Baru

Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Rasio Gini adalah sebesar 0,385 per September 2020 atau meningkat 0,005 poin dibandingkan September 2019 sebesar 0,380.

Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi
Indonesia
Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi

Dua orang diduga pelaku kasus pembakaran truk Satpol PP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan Polres Sukoharjo.

Pemkot Solo Buka 846 Lowongan CPNS 2021, Ini Formasinya
Indonesia
Pemkot Solo Buka 846 Lowongan CPNS 2021, Ini Formasinya

"Sebanyak 846 CPNS tersebut merupakan akumulasi kebutuhan pegawai pada 2020 dan 2021.Kami terakhir melakukan perekrutan CPNS pada 2019," ujar Lisino

Pemprov DKI Tentukan Lokasi Jalur Pembangunan MRT Fase 2 Kota-Ancol Barat
Indonesia
Pemprov DKI Tentukan Lokasi Jalur Pembangunan MRT Fase 2 Kota-Ancol Barat

Selain itu, pembangunan MRT fase 2 ini turut menstimulasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi

Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur
Indonesia
Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur

Djoko Tjandra mengaku tidak punya persiapan khusus

Jakpus Siapkan 148 Tempat Pengungsian Banjir di Tengah Pandemi
Indonesia
Jakpus Siapkan 148 Tempat Pengungsian Banjir di Tengah Pandemi

Jakarta Pusat telah mempersiapkan sebanyak 148 titik pengungsian sebagai antisipasi kemungkinan terburuk saat banjir.

Picu Kerumunan Orang di Angkutan Umum, Alasan Polisi Belum Berlakukan Gage
Indonesia
Picu Kerumunan Orang di Angkutan Umum, Alasan Polisi Belum Berlakukan Gage

"Itu belum mampu untuk menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil genap," ujar Nana