Kabareskrim Baru Listyo Sigit Ditantang Selesaikan Kasus Novel Baswedan Kabareskrim Polri Irjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. ANTARA/HO-Humas Polri

MerahPutih.com - Pengamat kepolisian Edi Hasibuan menilai calon Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo harus menjawab tantangan masyarakat akan beberapa kasus yang hingga kini belum tuntas. Edi melihat kualitas mantan ajudan Presiden Joko Widodo itu tengah diuji.

"Apa saja, kasus yang selama ini belum tuntas. Kami yakin Listyo akan mampu menjawab harapan masyarakat. Kami yakin Bareskrim baru dan timnya akan mampu menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik," kata Edi kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/12).

Baca Juga

Kedekatan Irjen Listyo Prabowo dengan Jokowi Bermula saat Bertugas sebagai Kapolres Surakarta

Direktur Lembaga Kajian Strategis Ilmu Kepolisian itu berujar, salah satu pretasi Listyo yang patut dibanggakan adalah soal adanya larangan gaya hidup mewah bagi anggota polisi. Hal itu diharapkan dapat diterapkan di jajaran reserse Polri.

"Kan dia (Listyo) yang menggagas itu, larangan hedonis bagi anggota Polri. Saya rasa cuma dia yang berani mengeluarkan (aturan) itu," kata pengajar Universitas Bhayangkara Jakarta itu.

Listyo merupakan sosok yang masih muda yang memiliki kemampuan dengan pengalamannya selama lebih dari 10 tahun di dunia reserse.

Novel Baswedan
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

"Kapolri tepat pilih Listyo, perwira tinggi muda yg sederhana dan segudang prestasi," kata Edi.

Sementara itu, Listyo Sigit mengakui ada sejumlah tugas yang sudah menantinya. Termasuk kasus-kasus warisan dari kabareskrim terdahulu yang belum rampung. Dia pun sadar akan tugas-tugas sebagai Kabareskrim tersebut.

"Terima kasih atas amanah yang diberikan, banyak tugas baru yang harus dikerjakan, utamanya dalam bidang penegakan hukum," kata Sigit, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dia juga berjanji melaksanakan tugas kabareskrim dengan sebaik-baiknya. "Saya akan melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya," ujar Sigit.

Baca Juga

Irjen Sigit Listyo Jabat Kabareskrim Polri

Dua tahun sudah kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan tak kunjung terungkap. Kasus ini berawal pada 11 April 2017 lalu, segala cara dan upaya untuk membongkar kasus ini sudah dilakukan.

Mulai dari membentuk tim khusus hingga melibatkan masyarakat. Namun hingga kini polisi belum juga berhasil mengungkap siapa pelakunya. Belum adanya titik terang dalam kasusnya membuat Novel Baswedan tidak tahu upaya seperti apa lagi yang patut dilakukan guna mempertanyakan kejelasan kasus yang terjadi dua tahun lalu itu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH