Kabar Gembira! Karaoke Akan Kembali Beroperasi di Jakarta Ilustrasi karaoke. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap untuk membuka kembali tempat hiburan karaoke di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 64 Tahun 2021 dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI yang ditandatangani Plt Kadis Parekraf Gumilar Ekalaya.

Baca Juga

Pemprov DKI Tutup GSH Karaoke Cengkareng Gegara Langgar Perda

"Usaha karaoke sedang dipersiapkan untuk dibuka kembali pada masa PPKM Berbasis Mikro dengan mengajukan permohonan pembukaan kembali usaha karaoke kepada Tim Gabungan melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta," bunyi SE, Selasa (9/3).

Dalam SE, Gumilar menuturkan, persiapan ini dilakukan lantaram masyarakat sudah membentuk pola kebiasaan baru dan menjaga diri selama masa pandemi COVID-19.

Terlebih penutupan karaoke yang dilakukan selama sekitar satu tahun ini memberikan dampak pada sektor usaha pariwisata.

Karaoke

Ilustrasi karaoke

Nantinya, pengelola karaoke harus mengajukan permohonan untuk kembali beroperasi. Ada sejumlah syarat yang harus dipersiapkan, seperti KTP penanggung jawab dan melampirkan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Kemudian melampirkan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan kondisi dan kapasitas tempat usaha.

Ketika dikonfirmasi Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI, Bambang Ismadi membenarkan SE tersebut. Tapi tempat karaoke tak boleh langsung beroperasi namun harus mengirimkan kajian terkait protokol kesehatan di lokasi itu.

"Belum boleh. Yang mau buka harus mengajukan protokolnya lebih dahulu secara ketat," ujar Ismadi.

Jika nantinya sudah ada keputusan boleh dibuka, lanjut Ismadi, maka persiapan tempat hiburan itu sudah matang.

"Sifatnya melihat persiapan dan kesiapan para pengelola usaha karaoke," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Langgar Aturan PPKM, Satpol PP Tutup 7 Rumah Makan dan 1 Tempat Karaoke

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menko Airlangga: Krisis Mengajarkan Pentingnya Ketahanan Kesehatan dan Ekonomi
Indonesia
Menko Airlangga: Krisis Mengajarkan Pentingnya Ketahanan Kesehatan dan Ekonomi

"Baik ketahanan kesehatan maupun ekonomi, khususnya di sektor pangan dan sektor energi,” ujar Airlangga dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook, Selasa (22/3).

Buka Festival Bedug Malam Takbiran, Anies Sebut JIS Siap Dipakai Salat Id
Indonesia
Buka Festival Bedug Malam Takbiran, Anies Sebut JIS Siap Dipakai Salat Id

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuka kegiatan Festival Tabuh Bedug Malam Takbiran 1443 H di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Minggu (1/5).

Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran
Indonesia
Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta tidak melakukan refocusing anggaran pada sektor pertanian.

Bela Moeldoko, Yusril Dicibir Anak Buah AHY
Indonesia
Bela Moeldoko, Yusril Dicibir Anak Buah AHY

Bergabungnya pengacara Yusril Ihza Mahendra di kubu Moeldoko mendapatkan cibiran dari Partai Demokrat.

Disinggung Jokowi, TNI Janji Tertibkan Anggotanya
Indonesia
Disinggung Jokowi, TNI Janji Tertibkan Anggotanya

Mabes TNI langsung bereaksi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggota TNI-Polri didisiplinkan.

32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan
Indonesia
32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan

Tunggakan yang mencapai 32 bulan itu bisa berdampak bagi keuangan negara maupun layanan PDAM tersebut.

Pimpinan DPRD DKI Sebut Kenaikan UMP Bikin Untung Pengusaha Menipis
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Sebut Kenaikan UMP Bikin Untung Pengusaha Menipis

Jika dicermati, kenaikan UMP lebih kecil daripada besaran inflasi di Jakarta sebesar 1,1 persen

Catat! Aturan Baru Perjalanan Udara, Darat dan Laut, Berlaku 2 November 2021
Indonesia
Catat! Aturan Baru Perjalanan Udara, Darat dan Laut, Berlaku 2 November 2021

Aturan baru ini tertuang dalam SE yang ditandatangani Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito

Gibran Bakal Berlakukan PTM 50 Persen
Indonesia
Gibran Bakal Berlakukan PTM 50 Persen

Bertambahnya kasus corona tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melakukan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kasus Bertambah, Varian Omicron Terdeteksi Setelah 3 Hari Karantina
Indonesia
Kasus Bertambah, Varian Omicron Terdeteksi Setelah 3 Hari Karantina

Kasus Omicron tersebut terdeteksi saat pelaku perjalanan internasional yang tiba di Indonesia menjalani karantina 10 hari.