Kabar Baik dari RSDC Wisma Atlet, Pasien COVID-19 Jalani Perawatan Terus Berkurang Pasien COVID-19 berjemur di halaman Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

MerahPutih.com - Pasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat terus berkurang.

Sampai dengan Selasa (27/7), pukul 08.00 WIB, jumlah pasien berkurang 400 orang dari hari sebelumnya.

Kepala Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian menuturkan, hingga Selasa pagi, pasien COVID-19 yang selesai melakukan perawatan di RSD Wisma Atlet mengalami penambahan signifikan.

Baca Juga:

Pasien di IGD dan Wisma Atlet Jakarta Mulai Menurun

Hal tersebut menyebabkan pasien rawat inap berkurang.

"Pasien COVID-19 dari 3.886 orang berkurang menjadi 3.486 orang. Hal ini menunjukkan perawatan secara intensif di Wisma Atlet dapat mempercepat proses penyembuhan," ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (27/7).

Menurut data yang ada, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 27 Juli 2021, jumlah pasien terdaftar total 121.814 orang atau bertambah 215 orang.

Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz
Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz

Sementara itu, untuk jumlah pasien sembuh dan keluar dari RSD Wisma Atlet total berjumlah 118.329 orang atau bertambah 652 pasien sembuh.

Aris Mudian mengimbau agar warga tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari penularan COVID-19 ini.

"Perlu adanya penekanan terhadap protokol kesehatan, sehingga penyembuhan pasien yang sedang dirawat dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan,” jelasnya.

“Karena itu, masyarakat harus patuh menjaga kesehatan," ungkapnya.

Baca Juga:

Cisco dan Aliansi Sakti Permudah Komunikasi Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli - 20 Juli 2021.

Selanjutnya, diperpanjang menjadi PPKM Level 4 hingga 25 Juli 2021.

Terbaru, PPKM Level 4 diperpanjang lagi hingga 2 Agustus 2021.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk menekan laju penyebaran COVID-19. (Knu)

Baca Juga:

RSDC Wisma Atlet Terkendala Ketersediaan Tabung Oksigen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSI Minta Anies Sulap Sekolah Swasta Jadi Sentra Vaksin
Indonesia
PSI Minta Anies Sulap Sekolah Swasta Jadi Sentra Vaksin

Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta Idris Ahmad mengatakan, sekolah yang dirombak jadi lokasi vaksin bukan hanya negeri tapi juga swasta. Untuk itu, Gubernur Anies Baswedan harus melobi sekolah milik swasta.

Janji Bakal Tangkap Jozeph Paul Zhang, Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Indonesia
Janji Bakal Tangkap Jozeph Paul Zhang, Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Polri membuka peluang untuk menjemput tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono yang terdeteksi berada di Jerman.

AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks
Indonesia
AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks

SBY mengirimkan dukungan tersebut melalui surat tanggal 5 Januari 2021

Kemenhub Bakal Bikin 5 Terminal Antar Negara di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Indonesia
Kemenhub Bakal Bikin 5 Terminal Antar Negara di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Pada tahun 2020 hingga 2021, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membangun 11 PLBN Terpadu dengan total anggaran sebesar Rp2,27 Triliun.

PMI Solo Bagikan 1.000 Paket PHBS Pencegahan COVID-19 di Pasar Gede
Indonesia
PMI Solo Bagikan 1.000 Paket PHBS Pencegahan COVID-19 di Pasar Gede

"Sebayak ribuan paket PHBS pencegahan COVID-19 yang kami berikan ini berupa masker dan sabun cair," kata Martono.

Bertemu di Pontianak, Brigjen Prasetijo Klaim Tidak Tahu Status Buron Djoko Tjandra
Indonesia
Bertemu di Pontianak, Brigjen Prasetijo Klaim Tidak Tahu Status Buron Djoko Tjandra

Brigjen Prasetijo Utomo mengaku pernah bertemu dengan Djoko Tjandra di Pontianak, Kalimantan Barat.

Vaksinasi Mandiri Gunakan Vaksin Sinopharm dan Moderna
Indonesia
Vaksinasi Mandiri Gunakan Vaksin Sinopharm dan Moderna

Anak perusahaan holding BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk akan menjadi importir vaksin Sinopharm asal Tiongkok dan Moderna dari Amerika Serikat untuk Program Vaksinasi Gotong Royong/Mandiri yang akan dilakukan perusahaan swasta kepada karyawan/buruh.

Bertemu Ridwan Kamil, PSI Sindir Program Kerja Anies
Indonesia
Bertemu Ridwan Kamil, PSI Sindir Program Kerja Anies

Sementara di Ibu Kota, sejumlah program kerja yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan seperti Rumah Nol Rupiah dan program kewirausahaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) tidak kunjung berjalan lancar.

Pemprov DKI Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM
Indonesia
Pemprov DKI Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah lonjakan kasus COVID-19.

Bekas Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Putusan Kasus Suap dan Gratifikasi
Indonesia
Bekas Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Putusan Kasus Suap dan Gratifikasi

Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono bakal menghadapi sidang putusan, hari ini, Rabu (10/3).