Juru Bicara Satgas COVID-19 Kaltim Terpapar Corona Jubir COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak (Arumanto)

MerahPutih.com - Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Provinsi Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak positif terpapar positif virus corona.

"Kondisi gejala virus ini diawali dari istri saya, karena saat di rumah saya cukup lengah dengan protokol kesehatan, sehingga menyebabkan saya ikut tertular," kata Andi Muhammad Ishak dalam rilis harian perkembangan COVID-19 secara virtual di Samarinda, Sabtu (26/9).

Baca Juga:

Peneliti UGM Temukan Alat Pendeteksi Virus Corona Hitungan Detik

Sebelum dinyatakan positif terkonfirmasi virus tersebut, Andi mengaku tidak merasakan gejala apapun, sehingga aktivitas tetap dilakukannya seperti biasa termasuk menyampaikan perkembangan terbaru kasus COVID-19 di Kaltim.

"Saat ini saya bersama istri memilih untuk menjalani perawatan medis di rumah sakit," jelasnya, dikutip Antara.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak. ANTARA/ Arumanto
Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak. ANTARA/ Arumanto

Meski menjalani isolasi dan perawatan medis, Andi mengaku akan berupaya terus menyampaikan perkembangan terbaru kasus harian COVID-19 khususnya di wilayah Kaltim.

Baca Juga:

Kadinkes DKI dan Anies Beda Pendapat soal Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Corona

Ia mengingatkan bahwa virus corona ini sangat berbahaya, karena disaat orang lengah dengan aturan protokol kesehatan bisa jadi virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia.

"Mudah-mudahan kami bisa melewatinya dengan baik. Kami akan terus melakukan update perkembangan kasus di Kalimantan Timur,” ujar Andi. (*)

Baca Juga:

Update Kasus Corona DKI Jumat (25/9): 68.927 Positif, 54.352 Orang Sembuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Nyatakan 89 Akun Lakukan Ujaran Kebencian, Kebanyakan Twitter
Indonesia
Polisi Nyatakan 89 Akun Lakukan Ujaran Kebencian, Kebanyakan Twitter

Polri mengungkapkan bahwa ada 89 akun media sosial (medsos) dinyatakan melakukan ujaran kebencian.

Dua Pekan, Sembilan Dokter Meninggal Akibat COVID-19
Indonesia
Dua Pekan, Sembilan Dokter Meninggal Akibat COVID-19

Dari 136 dokter yang meninggal dunia, rinciannya adalah 71 dokter umum

Berbaju Jokowi, Relawan Satgas COVID-19 Ramai-Ramai Mundur Gegara Doni Monardo
Indonesia
Berbaju Jokowi, Relawan Satgas COVID-19 Ramai-Ramai Mundur Gegara Doni Monardo

Setelah menanggalkan rompinya, terlihat beberapa relawan aksi menggunakan kaos kampanye Jokowi-Amin dan GP Ansor

Ormas Hingga Majelis Taklim Diminta Rayakan Maulid Nabi Secara Daring
Indonesia
Ormas Hingga Majelis Taklim Diminta Rayakan Maulid Nabi Secara Daring

Dengan melaksanakan acara secara virtual, tokoh agama telah memberikan contoh penanggulangan Corona di masa pandemi

[HOAKS atau FAKTA] Pesepeda Meninggal Kekurangan Oksigen karena Pakai Masker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pesepeda Meninggal Kekurangan Oksigen karena Pakai Masker

Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa masker menyebabkan oksigen terhalang masuk ke jantung dan paru-paru.

APBD 2021 Dibahas, PSI Prediksi Tunjangan PNS DKI Kembali Dipotong
Indonesia
APBD 2021 Dibahas, PSI Prediksi Tunjangan PNS DKI Kembali Dipotong

"Sisa 25 persen tunjangan inilah yang dijanjikan akan diberikan pada 2021," ujar anggota Fraksi PSI DKI Jakarta, Viani Limardi

Pimpinan DPRD Kesal Anies Buka Dahulu Panti Pijat Dibandingkan Sekolah
Indonesia
Pimpinan DPRD Kesal Anies Buka Dahulu Panti Pijat Dibandingkan Sekolah

Tempat hiburan malam sangat rentan potensi penularan virus corona

Komjak Dinilai Bangun Opini di Kasus Pinangki, Pengamat: Harus Objektif
Indonesia
Komjak Dinilai Bangun Opini di Kasus Pinangki, Pengamat: Harus Objektif

Seharusnya memang institusi permanen seperti kejaksaan yang harus didorong maju

[HOAKS atau FAKTA]: Uang Pangkal Mahasiswa Baru Masuk Undip Capai Rp87 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Uang Pangkal Mahasiswa Baru Masuk Undip Capai Rp87 Miliar

Undip mengaku, merasa dirugikan atas informasi hoaks di media sosial itu. Pihaknya tengah memikirkan akan mengambil langkah hukum.