Jurnalis Tangerang Minta Jenderal Listyo Sigit Tangkap Penganiaya Jurnalis Tempo Jurnalis dari berbagai media di Kota Tangerang menggelar aksi solidaritas atas kekerasan aparat terhadap jurnalis Tempo Nurhadi yang terjadi di Surabaya, Sabtu (27/3) (Ist/Dede Kurniawan)

Merahputih.com - Jurnalis dari berbagai media di Kota Tangerang menggelar aksi solidaritas atas kekerasan aparat terhadap jurnalis Tempo Nurhadi yang terjadi di Surabaya, Sabtu (27/3). Aksi solidaritas dilakukan di tugu Adipura, Jalan Raya Veteran, Kota Tangerang, Rabu (31/3) pukul 09.30 hingga 10.20 WIB.

Nurhadi mendapatkan perlakuan kasar bahkan penganiayaan setelah mengambil foto dan hendak meminta konfirmasi kepada mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji.

Baca Juga

Wartawan Tempo Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Aparat

Dalam aksinya, para jurnalis melakukan orasi dan membentangkan poster-poster kecaman atas aksi kekerasan tersebut. Selain itu, juga dilakukan aksi teatrikal sebagai simbol pembungkaman.

Koordinator aksi, Muhamad Iqbal mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap dan menangkap pelaku kekerasan itu.

“Kapolri tolong tangkap pelaku dan adili, agar tak terulang dan menjadi efek jera,” ujarnya.

Jurnalis dari berbagai media di Kota Tangerang menggelar aksi solidaritas atas kekerasan aparat terhadap jurnalis Tempo Nurhadi yang terjadi di Surabaya, Sabtu (27/3) (Ist/Dede Kurniawan)

Jika tindak kekerasan semacam ini terus dibiarkan, tak menutup kemungkinan kejadian serupa kembali terjadi. Padahal, jurnalis telah dilindungi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

“Aparat seharusnya paham bahwa jurnalis bekerja dilindungi undang-undang. Apalagi waktu kejadian korban sudah menunjukkan identitas dan memberitahu tujuannya. Tapi kok masih saja kejadian seperti itu, ini perlu dievaluasi semua aparat harus membaca lagi UU,” katanya.

Baca Juga

Wartawan Surabaya Tuntut Kapolda Jatim Usut Tuntas Penganiayaan Jurnalis Tempo

Selain itu, Kapolri juga diminta mengusut seluruh tindak kekerasan dan pembungkaman terhadap seluruh jurnalis di Indonesia yang pernah terjadi.

“Kami meminta Kapolri mengusut semua tindak kekerasan dan pembungkaman terhadap jurnalis pada waktu-waktu sebelumnya, kan banyak tuh saat aksi mahasiswa 2019 dan 2020 lalu di Jakarta, doxing dan sebagainya, adili dong jangan loyo ah!,” ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Penyerang Novel Divonis Ringan, Hakim Diduga Dipengaruhi
Indonesia
Dua Penyerang Novel Divonis Ringan, Hakim Diduga Dipengaruhi

Petrus menjelaskan, hakim tidak berani menjatuhkan vonis lebih tinggi.

Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air

Sebab, sudah ada pembagian tugas tersendiri dari Basarnas

Perjalanan Kereta Api dari Jakarta Kembali Normal Hari Ini
Indonesia
Perjalanan Kereta Api dari Jakarta Kembali Normal Hari Ini

PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen kembali berjalan normal.

Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi
Indonesia
Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin

Mudahkan Konsultasi dan Rapid Test, 3 Mahasiswa ITS Bikin Aplikasi
Indonesia
Mudahkan Konsultasi dan Rapid Test, 3 Mahasiswa ITS Bikin Aplikasi

Aplikasi juga mampu melacak lokasi pengguna dengan sistem director finding menggunakan Bluetooth 5.1 BLE (Bluetooth Low Energy) sehingga tak menguras baterai cukup banyak.

Ridwan Kamil Putuskan tidak Perpanjang PSBB Jabar
Indonesia
Ridwan Kamil Putuskan tidak Perpanjang PSBB Jabar

Keputusan tersebut diambil karena angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Jabar konsisten di bawah 1 selama enam pekan.

Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi
Indonesia
Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi

Selain meredam ribuan rumah, jebolnya Bendungan Krueng Pase bakal mengakibatkan 3.000 hektare sawah terancam gagal panen.

Surplus, Beras Impor Dilarang Masuk Jawa Barat
Indonesia
Surplus, Beras Impor Dilarang Masuk Jawa Barat

Jabar diprediksi mengalami surplus produksi beras hingga 320.000 ton.

BMKG Prediksi Bakal Terjadi Cuaca Ekstrem
Indonesia
BMKG Prediksi Bakal Terjadi Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia yaitu 94 persen dari 342 zona musim saat ini telah memasuki puncak musim hujan.

Cuaca Ekstrem Picu Potensi Bencana Alam di Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Potensi Bencana Alam di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kecepatan downdraft dari awan Cb tersebut cukup signifikan