Jurnalis Karawang Disiksa Oknum Pejabat Hingga Dipaksa Minum Air Seni Ilustrasi kekerasan. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa dua orang wartawan, Gusti Gumilar dan Zaenal Mustofa di Karawang, Jawa Barat.

Keduanya diduga dianiaaya seorang oknum pegawai pemerintahan setempat.

Baca Juga:

Santri Pondok Gontor Diduga Tewas Dianiaya, Pengurus Minta Maaf

Adanya insiden tersebut korban pemukulan dan penganiayaan itu membuat mereka melapor ke Polres Karawang dengan nomor laporan STTLP/174/IX/2022/SPKT.RESKRIM/POLRES KARAWANG/POLDA JAWA BARAT, Senin malam 19 September 2022.

Gusti menuturkan kronologis kejadian hingga penyiksaan yang dialaminya. Awalnya, ia dibawa oleh orang suruhan oknum pejabat tersebut ke bekas kantor PSSI Karawang.

"Sesampainya di kantor tersebut ruangan langsung ditutup tidak boleh ada yang masuk selain orang orang dari oknum pejabat tersebut," kata Gusti kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Selasa (20/9).

Saat bertemu oknum tersebut, Gusti diminta untuk mencari keberadaan temannya Zaenal. Pada saat itu pun, korban Gusti dan sempat dicekoki minuman keras oleh oknum tersebut.

Ia mengaku tak bisa memegang handphone karena hilang entah kemana.

"Ada oknum ajudan berinisial R yang juga melakukan pengancaman akan menghabisi saya," ucap dia.

Baca Juga:

Anies Tegaskan Tindakan Brutal Anggota PPSU yang Aniaya Pacar tidak Bisa Ditolerir

Ia bahkan dianiaya dari malam hingga pagi hari hingga tak dasarkan diri. Hingga mereka dijemput oleh kerabatnya.

"Saya mulai menerima pukulan dari kalangan suporter terus dia sendiri mencekoki saya dengan minuman keras. Bahkan oknum pejabat berinisial itu untuk ketiga kali mencekoki saya dengan air kencing. Dia juga melakukan pemukulan dan penyikutan dikepala," urainya.

Keduanya hingga kini tidak mengetahui penyebab oknum diduga kepala dinas melakukan perbuatan keji tersebut.

Sementara itu, mereka menduga, penganiyaan ini tak lepas dari keluhannya. Saat itu, korban menulis status di akun Facebook berisi kritikan terhadap salah satu organisasi sepak bola di Karawang. Disana, ia dianggap melakukan provokasi.

Gusti menerangkan, akibat perbuatan oknum diduga kepala dinas itu dirinya mengalami luka di bagian vitalnya. Kemudian, korban Zaenal mengalami luka di bagian pelipis dan terpaksa mendapatkan jahitan.

Gusti berharap kasus ini diusut tuntas dan pelaku, termasuk oknum pejabat yang diduga melakukan penganiayaan mendapatkan hukuman atas perbuatannya. (Knu)

Baca Juga:

Wagub DKI Telepon Lurah Rawa Barat, Minta PPSU Pelaku Aniaya Perempuan Dipecat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presiden El-Sisi Undang Jokowi Hadiri COP27 di Mesir
Indonesia
Presiden El-Sisi Undang Jokowi Hadiri COP27 di Mesir

Menlu Mesir Sameh Shoukry menyampaikan undangan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi kepada Presiden Joko Widodo untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau COP27 di negara tersebut.

Masjid Raya Sheikh Zayed Belum Bisa Digunakan Ibadah
Indonesia
Masjid Raya Sheikh Zayed Belum Bisa Digunakan Ibadah

Presiden Jokowi meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan menanam pohon bersama Pangeran UEA.

PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda
Indonesia
PPATK Ungkap Dugaan Aliran Dana Karyawan ACT ke Al Qaeda

PPATK menemukan transaksi keuangan dari karyawan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada seseorang yang diduga terkait dengan organisasi teroris Al Qaeda.

PDIP Serukan Pemuda Berdaulat di Politik, Ekonomi dan Kebudayaan
Indonesia
PDIP Serukan Pemuda Berdaulat di Politik, Ekonomi dan Kebudayaan

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menginstruksikan seluruh jajaran kader muda partai untuk menggelorakan semangat Sumpah Pemuda.

Bekas Napi Teroris Jalani Pelatihan Jadi Petani Kopi di Jatim
Indonesia
Bekas Napi Teroris Jalani Pelatihan Jadi Petani Kopi di Jatim

Lahan sarana kerja bagi klien pemasyarakatan eks teroris ini, tersedia lahan dengan luas area 64 hektare.

Sebut TNI Kayak Gerombolan, Effendi Simbolon Dilaporkan ke MKD DPR
Indonesia
Sebut TNI Kayak Gerombolan, Effendi Simbolon Dilaporkan ke MKD DPR

Effendi dilaporkan ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR oleh Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan (GMPPK), Selasa (13/9).

Kasus COVID-19 di Indonesia Turun setelah Melewati Puncak Gelombang Omicron
Indonesia
Kasus COVID-19 di Indonesia Turun setelah Melewati Puncak Gelombang Omicron

Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito menyampaikan hal itu terjadi setelah Indonesia telah melewati puncak COVID-19 varian Omicron pada 20 Februari 2022.

Vaksin COVID-19 Mulai Langka, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
Vaksin COVID-19 Mulai Langka, Ini Kata Kemenkes

Terdapat sembilan kota/kabupaten dengan stok vaksin yang mencukupi hingga 7-10 hari ke depan, 18 kota/kabupaten mencukupi untuk 10-14 hari ke depan, kurang dari tujuh hari sebanyak 91 kota/kabupaten.

Saat Jokowi Putuskan Warga Bebas Masker, COVID-19 Harian Tambah 247 Kasus
Indonesia
Saat Jokowi Putuskan Warga Bebas Masker, COVID-19 Harian Tambah 247 Kasus

Kebijakan Jokowi melonggarkan masker ini memperhatikan kondisi COVID-19 yang semakin landai.

Kemenkes: Vaksin Booster COVID-19 Beri 91 Persen Perlindungan dari Kematian
Indonesia
Kemenkes: Vaksin Booster COVID-19 Beri 91 Persen Perlindungan dari Kematian

Indonesia menargetkan vaksinasi lengkap 70 persen populasi terpenuhi pada Juni 2022.