Pilkada Solo 2020
Jurkam Nasional Gibran-Teguh Hadir Secara Tatap Muka dan Virtual Calon wali kota (cawali) nomor 01, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (15/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Colon wali kota (cawali) nomor 01, Gibran Rakabuming Raka memastikan semua tokoh nasional yang menjadi juru kampanye (jurkam) paslon Gibran-Teguh bakal hadir menyapa warga Solo. Kehadiran mereka menyapa masyarakat Solo dilakukan secara online dan tatap muka terbatas.

"Semua jurkam saya siap tampil semua secara online. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan massa di tengah pandemi COVID-19," ujar Gibran di posko pemenangan Gibran-Teguh, Jalan KS Tubun, Kelurahan Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/10).

Ia tidak ingin ada klaster baru di Solo sehingga dalam pelaksaan kampanye Piwakot Solo harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai aturan PKPU Nomor 13 Tahun 2020. Tokoh nasional yang menjadi jurkam, di antaranya Sandiaga Salahudin Uno, Puan Maharni, Ibu Megawati Soekarnoputri, dan lainnya.

Baca Juga

Belum Pencoblosan, Pilkada Serentak 2020 Sudah Hasilkan Puluhan Perkara Pidana

"Salah satu jurkam yang siap hadir virtual dari PDIP ada Puan Maharni, Ibu Megawati Soekarnoputri. Di luar PDIP ada Sandiaga Uno (Wakil Ketua DPP Gerindra)," kata dia

wali kota (cawali) nomor 01, Gibran Rakabuming Raka kampanye blusukan online, Kamis (15/10). (MP/Ismail)
Calon wali kota (cawali) nomor 01, Gibran Rakabuming Raka kampanye blusukan online, Kamis (15/10). (MP/Ismail)

Suami Selvi Ananda ini mengatakan ada juga tokoh nasional sebagai jurkam yang bakal hadir secara tatap muka di Solo. Namun, ia enggan membocorkan tokoh nasional tersebut.

"Saya akan bocori satu persatu, jangan sekarang dong," tutur dia.

Ia menambahkan saat kampanye tatap muka dengan melibatkan tokoh nasional pihaknya akan membatasi massa yang datang agar tak menimbulkan kerumunan. Gibran khawatir jika tidak dibatasi pesertanya bisa mendapatkan teguran dari KPU dan Bawaslu.

Baca Juga

Gibran dan Bajo Berebut 418.283 Pemilih

"Ini situasi ditengah pandemi, kampanye kan identik dengan pengumpulan massa, ya kita manfaatkan teknologi. Jangan lagi mengumpul masa yang banyak, itu sudah nggak zaman bagi," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setahun Pemerintahan Jokowi, Rakyat Dinilai Pikul Beban Berat
Indonesia
Setahun Pemerintahan Jokowi, Rakyat Dinilai Pikul Beban Berat

Setahun pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin tak lepas dari beberapa kritikan.

  Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek, Polresta Surakarta Terjunkan Personel Gabungan
Indonesia
Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek, Polresta Surakarta Terjunkan Personel Gabungan

"Kami ingin memberikan rasa aman kepada warga yang menikmati perayaan Tahun Baru Imlek," kata dia.

KPK Garap Eks Pejabat Pemprov DKI Terkait Kasus Korupsi Fiktif Waskita Karya
Indonesia
KPK Garap Eks Pejabat Pemprov DKI Terkait Kasus Korupsi Fiktif Waskita Karya

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Erry Basworo.

Tangani COVID-19 Bodebek, Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Depok
Indonesia
Tangani COVID-19 Bodebek, Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Depok

“Mulai minggu depan, mungkin saya akan berkantor di Depok seminggu sekali untuk memastikan penanganan (COVID-19 di Bodebek) bisa lebih terkoordinasi,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).

Demi Keselamatan Rakyat, Tunda Pilkada hingga Tahun 2022
Indonesia
Demi Keselamatan Rakyat, Tunda Pilkada hingga Tahun 2022

Mengingat wabah corona yang belum usai, sejumlah pihak meminta kepada Pemerintah untuk menunda Pilkada hingga kasus virus corona terkendali demi keselamatan masyarakat.

Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara
Indonesia
Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara

Siti Fadilah dijatuhi hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan

17 Persen Masyarakat Tak Percaya COVID-19, Jokowi Tekankan Pentingnya Perubahan Perilaku
Indonesia
17 Persen Masyarakat Tak Percaya COVID-19, Jokowi Tekankan Pentingnya Perubahan Perilaku

DKI pada bulan Juli lalu tingkat masyarakat yang tidak mungkin dan sangat tidak mungkin itu 30 persen

Indramayu Lacak Kontak Erat Setelah Satu Keluarga Positif COVID-19
Indonesia
Indramayu Lacak Kontak Erat Setelah Satu Keluarga Positif COVID-19

Rantai penularan COVID-19 di Kabupaten Indramayu terus ditelusuri.

Ribuan Petugas Medis Australia Diuji Vaksin TBC untuk Virus Corona
Dunia
Ribuan Petugas Medis Australia Diuji Vaksin TBC untuk Virus Corona

Vaksin membantu tubuh melawan virus dan penyakit dengan membangun kekebalan seseorang, tetapi tidak menyembuhkan penyakit.

Keuangan Merugi, PHK Garuda Mulai Merembet ke Pilot
Indonesia
Keuangan Merugi, PHK Garuda Mulai Merembet ke Pilot

Langkah tersebut diambil merespon anjloknya jumlah penumpang penerbangan selama masa pandemi COVID-19.