Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok Selama Libur Lebaran Layanan penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat pergerakan penumpang di 19 bandara AP II pada masa larangan mudik, mengalami penurunan hingga 91 persen. Sementara, pergerakan pesawat juga tercatat menurun 77 persen.

Presiden Director AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, bandara-bandara AP II mulai 18-24 Mei akan mengawal pemberlakuan pengetatan perjalanan rute domestik.

Baca Juga

Satgas Sebut 264 Pemudik Lebaran Positif COVID-19

"Calon penumpang pesawat harus membawa surat hasil rapid test antigen atau PCR test maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau surat hasil tes GeNose C19 sebelum keberangkatan,” ujar Awaluddin kepada wartawan, Selasa (18/5).

Setelah peniadaan mudik, ujar Awaluddin, diperkirakan pergerakan penumpang bergerak ke arah sebelum masa larangan mudik.

Pada Selasa (18/5), jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai sekitar 76.000 penumpang dengan 650 penerbangan.

"Hal ini harus diikuti dengan peningkatan kesiagaan seluruh personel stakeholder di bandara-bandara AP II agar protokol kesehatan dapat dijalankan dengan baik,” ujar Awaluddin.

Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5/2021). . ANTARA FOTO/Fauzan

Seperti diketahui, pemerintah menambah aturan atau addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona, selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021). Adapun selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 tetap berlaku.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menegaskan, tujuan Addendum Surat Edaran ini adalah untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk.

Apalagi bisa berpotensi meningkatkan penularan kasus antardaerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan.

Menurutnya, semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah, terdapat peluang peningkatan mobilitas masyarakat. Baik untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata yang akan meningkatkan risiko laju penularan COVID-19. (Knu)

Baca Juga

Warga Tanah Abang Reaktif COVID-19 Usai Kembali Mudik dari Sukabumi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Larang Warga Jakarta Ziarah Kubur Usai Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Larang Warga Jakarta Ziarah Kubur Usai Lebaran

Pemprov DKI Jakarta melarang masyarakat ibu kota untuk melaksanakan tradisi ziarah ke makam pasca-Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Anak Buah Bikin Program Baca Keliling di Bali, Kapolri Beri Tiket Sekolah Perwira
Indonesia
Anak Buah Bikin Program Baca Keliling di Bali, Kapolri Beri Tiket Sekolah Perwira

Aiptu I Nyoman Ardana diganjar penghargaan karena membuat program Caling (Baca Keliling).

Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika
Indonesia
Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melakukan kunjungan kerja ke Timika.

Polisi Sebut Tersangka Teroris Babel Pemasok Senjata untuk MIT Poso
Indonesia
Polisi Sebut Tersangka Teroris Babel Pemasok Senjata untuk MIT Poso

Tersangka kasus dugaan terorisme asal Bangka Belitung, AS, merupakan pemasok senjata untuk kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja
Indonesia
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Hingga saat ini sebanyak 19 Rancangan PP dan empat Perpres telah selesai diharmonisasi dan siap diundangkan, sedangkan 21 peraturan pelaksana sisanya masih dalam proses dan hampir selesai.

Dipecat Firli, Penyidik Senior KPK Rintis Usaha Ternak Kambing
Indonesia
Dipecat Firli, Penyidik Senior KPK Rintis Usaha Ternak Kambing

Herbert salah seorang pegawai yang kaya pengalaman di KPK. Putra Batak ini pernah menjadi fungsional Kedeputian Pencegahan, fungsional Direktorat Pengembangan Jaringan dan 9 tahun terakhir menjadi penyidik KPK.

Viral Dokumen Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, DPR Sentil Kemendagri
Indonesia
Viral Dokumen Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, DPR Sentil Kemendagri

Surat keterangan perekaman e-KTP milik Susi Pudjiastuti tersebar di media sosial. Dokumen kependudukan itu ditemukan warga sebagai bungkus gorengan.

[HOAKS atau FAKTA]: Penemu Metode Penurunan Berat Badan Dapat Apresiasi dari Risma
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penemu Metode Penurunan Berat Badan Dapat Apresiasi dari Risma

Beredar artikel dari media daring PERIANGANTIMURNEWS dengan judul “Mensos Beri Apresiasi Rina Kusumastuti Atas Penemuan Metode Penurunan Berat Badan 15 Kilogram dalam Seminggu” yang dipublikasi pada 7 Juni 2021.

Aktivitas Gunung Merapi Tak Berkaitan dengan Erupsi Semeru
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Tak Berkaitan dengan Erupsi Semeru

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi tidak ada kaitannya dengan erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Polri Siapkan Langkah Antisipasi Pengamanan Aksi Reuni 212
Indonesia
Polri Siapkan Langkah Antisipasi Pengamanan Aksi Reuni 212

"Sudah disiapkan langkah-langkah antisipasinya oleh Polda Metro Jaya," kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/11).