Jumlah Pengendara yang Nekat Mudik Terus Meningkat Kendaraan pemudik melewati Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek II Elevated yang berada tepat di atas tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (12/12/2019). ANTARA/Aji Cakti

Merahputih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih terus mendapati warga yang hendak mudik Lebaran 2020. Hal itu diketahui dari masih adanya kendaraan yang mencoba keluar Ibu Kota dan daerah penyangga.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, tercatat ada 778 kendaraan yang berupaya keluar Jakarta dan sekitarnya, Jumat 8 Mei 2020. Jumlahnya meningkat ketimbang hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 747 kendaraan.

Baca Juga:

CEO Ruangguru Belva Tetap Untung Besar Meski Sudah Mundur dari Stafsus Presiden

"Itu termasuk kendaraan mobil pribadi, kendaraan umum dan sepeda motor yang diputarbalikkan di jalan arteri," ujar Sambodo saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5).

Jika dirinci, sebanyak 263 kendaraan coba keluar lewat Pintu Tol Cikarang Barat. Kemudian, 123 kendaraan lewat Pintu Tol Bitung. Lalu, sebanyak 392 kendaraan coba keluar lewat jalur arteri. Sebanyak 778 kendaraan tersebut dipastikan gagal keluar.

Kendaraan pemudik melintasi ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated. (Foto: Antara/Pradita Kurniawan Syah).

Sebab, mereka diputar balik di Pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat juga oleh petugas di 16 pos pemantau terpadu. Pos itu didirikan di jalan arteri di sejumlah wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Total sejak operasi tersebut digelar pada 24 April hingga 8 Mei 2020 tercatat sebanyak 15.044 kendaraan diputarbalikkan saat hendak keluar wilayah Jadetabek.

Baca Juga:

Anies Perpanjang PSBB di Jakarta Selama 28 Hari

Sambodo merinci, sebanyak 3.723 kendaraan roda empat diputar balik di Pintu Tol Bitung dan 5.020 kendaraan diputar balik di Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. Sementara itu, sebanyak 6.301 kendaraan lainnya diputar balik di jalur arteri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Bela Negara, Prabowo Ingatkan Rakyat Perang Lawan Virus Corona
Indonesia
Hari Bela Negara, Prabowo Ingatkan Rakyat Perang Lawan Virus Corona

Momentum Hari Bela Negara ke-72 kali ini berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, negeri ini tengah dilanda pandemi COVID-19.

Ratusan Eks Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berbuat Kejahatan
Indonesia
Ratusan Eks Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berbuat Kejahatan

Mereka mendapatkan program asimilasi dari Menkumham Yasonna Laoly karena khawatir terkena virus corona.

Komisi IX Nyatakan RUU Minol Masih Wacana
Indonesia
Komisi IX Nyatakan RUU Minol Masih Wacana

Pembahasan soal RUU minuman beralkohol ini sudah pasti akan memakan waktu

Kejari Jakarta Utara Tangkap Buronan Kasus Keterangan Palsu
Indonesia
Kejari Jakarta Utara Tangkap Buronan Kasus Keterangan Palsu

Ameng kabur usai diputus bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) pada 23 September 2020.

Jalur Ganda Mojokerto Jombang Mulai Dioperasikan
Indonesia
Jalur Ganda Mojokerto Jombang Mulai Dioperasikan

Jalur ganda kereta api Mojokerto-Jombang yang sudah selesai pengerjaan selama 14 bulan, mulai dioperasikan pada Selasa (27/10).

Ketua MPR Dukung OJK Dibubarkan
Indonesia
Ketua MPR Dukung OJK Dibubarkan

Apalagi kini situasi OJK sedang di titik nadir lantaran mendapat sorotan dari DPR

Nyepi Saat COVID-19, Umat Hindu Mengelilingi Rumah Seperti di Pura
Indonesia
Nyepi Saat COVID-19, Umat Hindu Mengelilingi Rumah Seperti di Pura

"Ada beberapa rangkaian acara yang tidak kami laksanakan seperti khutbah (dharma wacana) seusai sembahyang. Semua untuk mempersingkat acara," ujar Priyanto.

Serang Polsek Ciracas, Oknum TNI Bacok dan Lindas Warga Pakai Motor
Indonesia
Serang Polsek Ciracas, Oknum TNI Bacok dan Lindas Warga Pakai Motor

"Kemudian ada penusukan, dan ada juga masyarakat yang sudah dipukul, kemudian sudah terkapar masih dilindas juga pakai motor," ujar Dudung.

KPU Tetapkan Rohidin-Rosjonsyah Jadi Gubernur Bengkulu Terpilih
Indonesia
KPU Tetapkan Rohidin-Rosjonsyah Jadi Gubernur Bengkulu Terpilih

Penetapan itu dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang diajukan Agusrin - Imron.

[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam

Beredar di media sosial unggahan yang menyebut organisasi masyarakat Muhammadiyah menolak memberikan pelayanan vaksinasi kepada pemilik kartu tanda penduduk (KTP) yang beragama non-Islam.