Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun Ilustrasi tindakan penilangan polisi kepada driver ojek online. Foto: TMC Polda Metro Jaya

MerahPutih.com - Jumlah pengendara motor yang terjaring e-tilang pada hari kedua penindakan, Selasa (4/2) mengalami penurunan ketimbang hari pertama penindakan pada Senin (3/2).

"Jumlah pelanggaran yang tercapture pada tanggal 4 Februari 2020 dibandingkan dengan tanggal 3 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah 4 pelanggaran atau sebanyak 2,4 persen," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Rabu (5/2).

Baca Juga

Ratusan Bikers Nakal Terjaring e-Tilang hanya dalam 2 Hari

Di mana diketahui kalau jumlah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran hari kedua penindakan adalah sebanyak 157 pelanggar. Sedangkan hari pertama ada 161 pelanggar.

"Jumlah pelanggaran sepeda motor sejumlah 157 pelanggaran," katanya.

Polisi
Polri lakukan penindakan terhadap para Pelanggar jalur busway di Jl. Sultan Agung Jaksel. Foto: TMC Polda Metro Jaya

Lebih lanjut dia mengatakan kalau jenis pelanggaran terbanyak yang dilakukan pengendara roda dua ini masih didominasi dengan menerobos jalur busway tercatat ada 103 pelanggaran jenis ini.

Paling banyak terjadi di jalur busway depan Kantor imigrasi Jakarta Selatan atau di koridor 6 TransJakarta.

Baca Juga

Bikers, Begini Cara Memilih Jas Hujan Terbaik

"Dengan jumlah pelanggaran sejumlah 53 pelanggaran terdiri dari 52 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan 1 pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," kata dia. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ma'ruf Amin Berharap Investor Asing Kepincut Kawasan Industri Halal
Indonesia
Ma'ruf Amin Berharap Investor Asing Kepincut Kawasan Industri Halal

Kawasan industri halal harus menjadi bagian dalam ekosistem industri nasional dan global

Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?
Indonesia
Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?

Sesuai KUHAP, KPK sendiri mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap

Begini Modus Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Depok yang Ditangkap Polisi
Indonesia
Begini Modus Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Depok yang Ditangkap Polisi

Pasar muamalah dibentuk oleh Zaim untuk komunitas masyarakat

Wagub Akui Jajaran Pemprov DKI Sering Tertipu Pelaku Usaha
Indonesia
Wagub Akui Jajaran Pemprov DKI Sering Tertipu Pelaku Usaha

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui jajaran satpol PP kerap dikelabui oleh pelaku usaha saat pelaksanaan pengawasan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

KPK Terapkan WFO 25 Persen
Indonesia
KPK Terapkan WFO 25 Persen

KPK menerapkan sistem 25 persen pegawai bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Pelat RFO Pintu Masuk KPK Bongkar Kasus Penyuap Nurhadi Saat Buron?
Indonesia
Pelat RFO Pintu Masuk KPK Bongkar Kasus Penyuap Nurhadi Saat Buron?

KPK telah mengamankan dua unit kendaraan yang digunakan Hiendra

Perpanjang PSBB Diharapkan Bisa Hindari Penyebaran COVID-19 di Pengungsian
Indonesia
Perpanjang PSBB Diharapkan Bisa Hindari Penyebaran COVID-19 di Pengungsian

Tantangan untuk mempertahankan laju penurunan kasus aktif ini bertambah ketika hujan ekstrem yang melanda Jabodetabek dalam beberapa hari belakangan dan menyebabkan genangan.

Pesan Kapolri ke Lulusan Akpol: Jangan Jadi Anak Mama, Belum Apa-Apa Sudah Merengek
Indonesia
Pesan Kapolri ke Lulusan Akpol: Jangan Jadi Anak Mama, Belum Apa-Apa Sudah Merengek

Upaya menempatkan perwira Akpol di daerah yang jauh dari Ibu Kota agar mereka menjadi pribadi yang kuat

Pemerintah Siap Vaksinasi COVID-19 5.000 Atlet di Tahap Awal
Indonesia
Pemerintah Siap Vaksinasi COVID-19 5.000 Atlet di Tahap Awal

Pemerintah menyasar sekitar 5.000 orang, termasuk atlet, ofisial dan tenaga pendukung untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

Berikut Temuan Terakhir Komnas HAM Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI
Indonesia
Berikut Temuan Terakhir Komnas HAM Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI

Tim pemantauan dan penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menemukan tujuh butir proyektil dan empat butir selongsong dari TKP penembakan enam laskar FPI.