Jumlah Pasien Dirawat di RSDC Wisma Atlet, Senin (13/9) Terendah dalam Setahun Pasien COVID-19 berjemur di halaman Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

Merahputih.com - Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayora pada Senin (13/9) tercatat 556 orang atau angka hunian sebesar 7,04 persen. Angka itu merupakan angka terendah sejak setahun terakhir.

“Alhamdulillah ini tentu perjuangan semua pihak, mudah-mudahan jumlah pasien terus menurun,” ujar Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI dr Tugas Ratmono kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/9).

Baca Juga:

Sosiolog Minta Bali Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga COVID-19

Pandemi COVID-19 menunjukkan tanda-tanda melandai dan menuju titik akhir. Pasien COVID-19 RSDC Wisma Atlet Kemayoran jumlah terendah sejak setahun terakhir, namun semua kalangan diminta tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Tercatat, pada 15 Juni 2020, jumlah pasien COVID-19 sebanyak 549 orang. Jumlah pasien COVID-19 tertinggi di Wisma Atlet Kemayoran terjadi pada 30 Juni 2021 sebanyak 7.167 orang.

“Kalau kita lihat dari titik puncaknya pada 30 Juni 2021 sebanyak 7.167 pasien, tentu angka yang sekarang 556 pasien patut disyukuri,” kata Kepala Pusat Kesehatan TNI itu.

Hingga kini, sejak RSDC Wisma Atlet Kemayoran didirikan pada 23 Maret 2020, jumlah pasien yang berkunjung mencapai 100.037 pasien. Dari jumlah tersebut, 98.646 pasien menjalani rawat inap. “Total angka kesembuhan 98,16 persen,” kata dia.

Menurut Mayjen Tugas jika melihat grafik pasien COVID-19, diindikasikan muncul tanda-tanda kondisi pandemi sudah melandai.

“Kita harapkan terus di bawah angka 500 pasien. Kalau itu tercapai pandemi akan memasuki fase akhir yaitu dari pandemi menjadi endemi,” terangnya.

Petugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa,
Petugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa,

Hanya saja, dokter lulusan FK UGM tahun 1990 itu mengingatkan semua kalangan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ia merujuk data Mei 2021.

Kala itu, tepatnya pada 18 Mei 2021, jumlah pasien COVID-19 sebanyak 893 orang. Namun tak disangka setelah itu, terjadi lonjakan pasien COVID-19 yang puncaknya berlangsung Juni-Juli 2021.

“Kita semua tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Tidak tertutup kemungkinan adanya varian baru yang lebih infeksius. Maka kewaspadaan dengan protokol kesehatan harus dijalankan semua kalangan,” ucap Tugas.

Baca Juga:

Anak Yatim Piatu Akibat COVID-19 Lebih 20 Ribu, Menteri PPPA Harap Tak Ada Tambahan Lagi

Ia menegaskan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan tetap merupakan cara terbaik menghentikan rantai penularan COVID-19. Orang yang sudah divaksin pun harus tetap disiplin protokol kesehatan 3M.

“Terbukti kalau kita disiplin menjalankan protokol kesehatan, angka pasien di rumah sakit termasuk di Wisma Atlet ini berkurang. Jadi protokol kesehatan itu nomor satu sampai pandemi COVID-19 sudah benar-benar dinyatakan usai,” ujar Tugas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Istana Minta Kejagung Bongkar Siapa Saja Dalang dari Kasus Minyak Goreng
Indonesia
Istana Minta Kejagung Bongkar Siapa Saja Dalang dari Kasus Minyak Goreng

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan RI Juri Ardiantoro mengatakan, pengungkapan kasus inkasus mafia minyak goreng bukti pemerintah menjamin ketersediaan pangan dan keseriusan dalam memberantas praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Kejagung dan KPK akan Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Garuda
Indonesia
Kejagung dan KPK akan Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Garuda

Kejaksaan Agung (Kejagung) berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia.

Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah
Indonesia
Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah

Pengajuan klaim ini dilakukan melalui SIINas untuk diverifikasi oleh Kemenperin. Setelahnya BPDPKS mentransfer dana subsidi pada rekening produsen sesuai dengan bukti klaim yang telah diverifikasi tersebut.

Keterisian Tempat Tidur COVID-19 RSHS Capai 92,5 Persen, Pasokan Oksigen Aman
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur COVID-19 RSHS Capai 92,5 Persen, Pasokan Oksigen Aman

Ketersediaan oksigen medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sejauh ini dinyatakan aman.

KPK Minta Andi Arief Penuhi Panggilan Penyidik
Indonesia
KPK Minta Andi Arief Penuhi Panggilan Penyidik

Sikap kooperatif itu dapat ditunjukkan Andi Arief dengan memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik terkait penyidikan kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud.

Bandung Level 3 COVID-19, PPKM Mikro Akan Kembali Diterapkan
Indonesia
Bandung Level 3 COVID-19, PPKM Mikro Akan Kembali Diterapkan

Ketersediaan stok di Posko Oksigen terbilang surplus. Buffer Stock Posko pada 2022 terdiri atas 3.769 tabung oksigen, 293 oxygen concentrator, dan 9.643 regulator.

Syarat Teranyar Naik Kereta Api Tanpa Tes COVID-19
Indonesia
Syarat Teranyar Naik Kereta Api Tanpa Tes COVID-19

Kebijakan ini diberlakukan KAI untuk seluruh perjalanan KA jarak jauh mulai keberangkatan 18 Mei 2022.

Sidang Parlemen Dunia di Bali Sepakati Resolusi Damai Rusia - Ukraina
Dunia
Sidang Parlemen Dunia di Bali Sepakati Resolusi Damai Rusia - Ukraina

Indonesia yang paling pokok menginginkan ketegangan Rusia-Ukraina segera selesai.

Kasus Harian Omicron di Jakarta Lebih Tinggi dari Kasus Delta, Anies: Jangan Panik
Indonesia
Kasus Harian Omicron di Jakarta Lebih Tinggi dari Kasus Delta, Anies: Jangan Panik

Kendati demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta masyarakat untuk tidak panik. Pasalnya, walaupun keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 sudah mencapai 60 persen, tapi mayoritas pasien bergejala ringan.

Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM
Indonesia
Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM

Kepala Negara menyoroti porsi kredit di perbankan yang masih kecil untuk UMKM