Jumlah Kasus Positif COVID-19 Melonjak Jadi 893 dan 78 Orang Meninggal Dunia Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Foto: BNPB

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Indonesia melonjak drastis menjadi 893 kasus. Meningkatkan jumlah tersebut setelah dilakukan Rapid Test di sejumlah daerah.

"Ada penambahan kasus konfirmasi positif kurang lebih 103 orang sehingga jumlah totalnya 893," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Kamis (26/3)

Dari 893 kasus, ada penambahan kasus kematian akibat virus asal Wuhan, Tiongkok, dari hari sebelumnya.

"Kasus kematian penambahan 20 kasus, totalnya 78," ujar Yurianto.

Selain itu, Yuri mengatakan ada empat pasien yang sembuh dari COVID-19.

"Sehingga yang sembuh ada 35 orang," terang Yurianto.

COVID
Infografis. Foto: BNPB

Jika melihat data, terjadi penambahan signifikan di Sulawesi Selatan menjadi sebanyak 14 kasus.

"Ini harus menjadi atensi dalam konteks untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit ini,"ujarnya.

Pemerintah meminta masyarakat terus melakukan phsycal distancing untuk mencegah penyebaran COVID-19 ini semakin luas.

Bagi masyarakat yang memiliki gejalan terjangkit virus ini dalam skala ringan, diminta untuk melakukan isolasi diri atau self isolation.

Yuri mengingatkan, droplet atau percikan dari batuk atau bersin bsa menyebar sampai 1,5 meter. Akan lebih baik jarak antarorang dibatasi sampai 1-5 meter atau 2 meter.

Di dalam konteks menjaga jarak inilah yang kemudian muncul dalam berbagai kebijakan yakni bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah. Masyarakat juga diminta untuk menghindari kerumunan.

"Mari kita saling melindungi siapa pun yang ada di sekitar kita, utamanya keluarga kita. Inilah kunci yang bisa kita lakukan untuk melakukan pencegahan," ucapnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama