Juliari Batubara Akui Berikan Uang SGD50 Ribu kepada Ketua DPC PDIP Kendal Suasana sidang saat mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara memberikan kesaksian melalui "video conference" di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/3). (Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara mengakui pernah memberikan uang senilai SGD50 ribu kepada Ketua DPC PDIP Kendal Ahmad Suyuti. Uang tersebut diklaim Juliari berasal dari kantong pribadi.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Mulanya, jaksa penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanya apakah Juliari mengenal sosok Ahmad Suyuti.

Baca Juga:

Stafsus Ngaku Juliari Pernah Titipkan Amplop untuk Ketua DPC PDIP Kendal

"Kenal Pak," kata Juliari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/3).

Jaksa lantas bertanya apakah pernah menitipkan uang sebesar SGD50 ribu kepada Suyuti. Juliari menjawab pernah menitipkan melalui perantara mantan staf ahli Mensos Kukuh Ari Wibowo.

"Kurang lebih saya kasih dalam bentuk dolar itu 50 ribu, Singapura Dolar ya itu," jawab Juliari.

Tersangka mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Tersangka mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Juliari mengungkapkan, uang tersebut berasal dari kantong pribadinya. Adapun pemberian uang diklaim mantan Bendahara Umum PDIP itu untuk membantu operasional DPC PDIP Kendal.

"Ya itu sekadar untuk membantu operasional dari pada DPC PDI Perjuangan di Kendal," kata dia.

JPU pun kembali menegaskan apakah Juliari pernah menitipkan uang kepada Ketua DPC lainnya, ia menjawab tidak.

"Jadi cuma di Kendal?" tanya Jaksa.

"Betul," ujar Juliari.

Baca Juga:

Fee Bansos Rp2 Miliar Diduga Mengalir ke Ketua DPC PDIP Kendal

Dalam perkara ini, Harry dan Ardian didakwa menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan dua Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Harry didakwa memberi suap sebesar Rp1,28 miliar. Sedangkan Ardian didakwa memberi uang sejumlah Rp1,95 miliar.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos COVID-19 pada Kemensos tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien RS Pelni Keluhkan Massa yang Sambut Rizieq di Jalan Petamburan
Indonesia
Pasien RS Pelni Keluhkan Massa yang Sambut Rizieq di Jalan Petamburan

Sejumlah jamaah pun satu persatu mulai meninggalkan kawasan Petamburan, Jakarta Pusat

Owner Harita Group Lim Hariyanto Terseret Kasus Korupsi eks Bupati Konawe Utara
Indonesia
Owner Harita Group Lim Hariyanto Terseret Kasus Korupsi eks Bupati Konawe Utara

Aswad disinyalir melakukan praktik rasuah itu saat menjabat pejabat Bupati Konawe Utara 2007-2009

Satpol PP DKI Sebut Banyak Tempat Hiburan Tutup Jam 9, Buka Lagi pada 11 Malam
Indonesia
Satpol PP DKI Sebut Banyak Tempat Hiburan Tutup Jam 9, Buka Lagi pada 11 Malam

Satpol PP DKI Jakarta mengakui kerap kucing-kucingan dengan pelaku usaha atau tempat hiburan dalam pelaksanaan pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Sebagian Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Sebagian Wilayah Indonesia

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi sebagian wilayah Indonesia pada Senin (14/12).

Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Senin (15/6): 8.968 Positif, 4.197 Orang Sembuh

4.197 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 580 orang meninggal dunia.

Serap Penganguran, Jokowi Perintakan Kepala Daerah Perbanyak Program Padat Karya
Indonesia
Serap Penganguran, Jokowi Perintakan Kepala Daerah Perbanyak Program Padat Karya

Program-program padat karya untuk penciptaan lapangan pekerjaan sambil menunggu ekonomi kembali pulih sepenuhnya

Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Direktur PT CPM
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Direktur PT CPM

PT Millenium Capital sendiri diketahui sebagai satu dari 13 tersangka koorporasi dalam kasus korupsi Jiwasraya

Malam Ini, Jalan di Depan Katedral dan Istiqlal Ditutup Selama Tiga Bulan
Indonesia
Malam Ini, Jalan di Depan Katedral dan Istiqlal Ditutup Selama Tiga Bulan

"Jadinya ditutup malam ini Jam 10," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi, kepada wartawan, Rabu (20/1).

Otak Sekaligus Eksekutor Penyiram Novel Dituntut 1 Tahun Penjara
Indonesia
Otak Sekaligus Eksekutor Penyiram Novel Dituntut 1 Tahun Penjara

Tuntutan itu dilayangkan karena JPU menganggap Rahmat Kadir terbukti melakukan penganiayaan

Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin
Indonesia
Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin

Pemprov DKI Jakarta menyebut sudah ada jutaan warga ibu kota yang berpartisipasi dalam penerimaan vaksinasi COVID-19.