Jubir TKN KIK: Sikap Jokowi ke Anies Sama Seperti Sikap Kepada Habib Rizieq Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Mahendra Sinulingga (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengomentari penganugerahan gelar pahlawan kepada kakek Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, AR Baswedan oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (8/11).

Arya menilai AR Baswedan layak disematkan gelar pahlawan nasional karena jasanya bagi bangsa dan negara.

"Kakeknya Mas Anies itu kita lihat, ternyata memenuhi untuk pahlawan," kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

AR Baswedan merupakan salah satu tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia yang turut berjuang membentuk negara RI.

Dia pernah menjadi salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), hingga menjabat beberapa posisi penting pascaterbentuk RI, di antaranya, Menteri Muda Penerangan di tahun 1947 dan menjadi salah satu diplomat pertama Indonesia yang berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto dari Mesir atas kemerdekaan Republik Indonesia.

Anies Baswedan dan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPR DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Dipo MRT (@sekretariat.kabinet)

"Ini Jokowi memang membuktikan kerjanya memang betul-betul baik ya untuk menyeleksi pahlawan," ujarnya.

Politisi Partai Perindo ini juga menyebut penganugerahan tersebut membuktikan Jokowi tidak punya sentimen pribadi terhadap seseorang. Jadi, jika memang layak harus diberikan.

"Menunjukkan bahwa Pak Jokowi ini tidak punya sentimen pribadi. Bisa saja dia, kalau dijadikan pahlawan emang mas Anies langsung pindah, enggak. Jadi ini emang menunjukkan bahwa Pak Jokowi ya kalau itu memang layak ya harus dikasih, tidak boleh ditunda-tunda," ucapnya.

Sama halnya dengan sikap Jokowi kepada Rizieq Shihab, lanjut Arya, meski sedang bermasalah di Arab Saudi, pemerintah tetap mengulurkan bantuan.

"Ini kembali lagi ke awal seperti sikap kepada Habib Rizieq, malah didukung sama pemerintah. Nah sama juga, kalau memang layak maka itu adalah sikap Pak Jokowi yang tidak melihat bahwa ada permusuhan," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Beda Paham Soal Aturan Pemilu, Kasus Iklan Donasi Jokowi-Ma'ruf Dihentikan

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH