Jual Senjata ke KKB, Oknum Anggota Polisi Segera Diseret ke Pengadilan Ilustrasi: Barang bukti senpi rakitan yang disita polisi. Foto: MP?Mauritz

Merahputih.com - Mabes Polri bergerak cepat pasca penangkapan anggota Polresta Pulau Ambon dan Polres Pulau-Pulau Lease yang diduga menjual senjata api, dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Kedua oknum anggota polisi itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Maluku.

Mereka ditangkap setelah seorang warga Bentuni yang kedapatan membawa senjata api dan amunisi diamankan pada Rabu (10/2).

“Propam Polri mengirimkan tim khusus untuk mendampingi Propam Polda Maluku untuk melakukan penyelidikan kasus ini,” kata Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (22/2).

Baca Juga:

Polisi Sita Ribuan Senpi Rakitan

Apabila dua anggota Polri ini terbukti melakukan tindak pidana, maka akan diajukan ke pengadilan. Sidang Komisi Etik Propam Polri akan segera dilakukan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Polri meminta masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui, mendengar atau melihat peristiwa pidana yang melibatkan anggota Polri.

Polri juga mengajak masyarakat untuk memantau dan mencermati kasus-kasus yang melibatkan anggota Polri di seluruh wilayah hukum Indonesia.

Ilustrasi. (gettyimages/Alfi Rahmadhani)

Sekedar informasi, tersangka kasus penjualan senjata api dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata Papua ada enam orang.

“Empat warga sipil dan dua dari anggota Polresta Pulau Ambon dan Polres Pulau-Pulau Lease,” kata Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Baca Juga:

Jual-Beli Senpi Ilegal, Oknum Mantan Anggota TNI Diciduk

Mereka diringkus setelah penangkapan warga Bintuni dengan barang bukti satu buah revolver dan satu buah senjata laras panjang rakitan pada pertengahan Februari lalu.

“Hasil pemeriksaan Polres Bintuni dan dan Polda Papua Barat, senjata tersebut dibawa dari Ambon, Maluku. Tindak lanjutnya, kapolda Maluku memerintahkan kapolres Ambon untuk melakukan penyelidikan,” tambahnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MA Nyaris Putus Perkara 100 Persen Selama 2021
Indonesia
MA Nyaris Putus Perkara 100 Persen Selama 2021

Namun sekarang, masih ada sisa perkara sebanyak 16 perkara hingga tanggal 27 Desember 2021

Terdampak Bencana, Pergantian Dokumen Kependudukan Tanpa Surat Kehilangan Polisi
Indonesia
Terdampak Bencana, Pergantian Dokumen Kependudukan Tanpa Surat Kehilangan Polisi

Kebutuhan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang terkena bencana lanjut dia agar bisa langsung segera informasikan ke pusat.

Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara
Indonesia
Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara

Penanganan perkara lingkungan saat ini menjadi tantangan terbesar para hakim baik di tingkat nasional, regional maupun global.

Wagub Jabar: Mang Oded Wafat di Hari Baik
Indonesia
Wagub Jabar: Mang Oded Wafat di Hari Baik

Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pria yang akrab disapa Mang Oded tersebut.

Selasa Depan, Polisi Serahkan Rizieq Shihab ke Penuntut Umum
Indonesia
Selasa Depan, Polisi Serahkan Rizieq Shihab ke Penuntut Umum

"Kalau pun dipaksakan P-21, yah apa boleh buat kita akan fight di persidangan nanti, dan kami siap untuk itu," ujar Pengacara Ichwan Tuankotta.

128 Anak di Jambi Yatim Piatu Akibat COVID-19
Indonesia
128 Anak di Jambi Yatim Piatu Akibat COVID-19

Data sebaran anak yang kehilangan orang tua kandung di antaranya di Kabupaten Muaro Jambi ada 10 orang, Kota Jambi sebanyak 37 orang , Sungai penuh 8 orang, Kerinci 5 orang, Batanghari 6 orang, Tanjabbar 16 orang, Bungo 15 orang dan Sarolangun 12 orang.

Eks Pejabat Kemensos Akui Ditarget Juliari Kumpulkan Fee Bansos Rp35 Miliar
Indonesia
Eks Pejabat Kemensos Akui Ditarget Juliari Kumpulkan Fee Bansos Rp35 Miliar

Eks Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso mengakui ditarget oleh bekas Mensos Juliari P Batubara untuk mengumpulkan fee dari para pengusaha penggarap proyek bansos sebanyak Rp 35 miliar.

10 Jenazah Korban Erupsi Semeru Teridentifikasi, Warga Diminta Lapor ke Posko DVI
Indonesia
10 Jenazah Korban Erupsi Semeru Teridentifikasi, Warga Diminta Lapor ke Posko DVI

Setelah jenazah diidentfikasi maka Polri dan RSUD Haryoto segera menyerahkan kepada pihak keluarga

SKD CPNS dan PPPK Yogyakarta Dipusatkan di GOR Amongrogo
Indonesia
SKD CPNS dan PPPK Yogyakarta Dipusatkan di GOR Amongrogo

Seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi CPNS mulai 13 November hingga 4 Desember.Jumlah pendaftar CASN Tahun 2021 yang lulus administrasi sebanyak 2.418.518 peserta untuk formasi CPNS, 44.162 peserta untuk formasi PPPK nonguru dan 925.632 peserta untuk formasi PPPK guru.

Eks Dirut Asabri Didakwa Rugikan Negara Rp22,78 Triliun
Indonesia
Eks Dirut Asabri Didakwa Rugikan Negara Rp22,78 Triliun

Eks Direktur Utama Asabri, Adam Rachmad Damiri dan enam orang lainnya didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp22,78 triliun.