Merawat Ingat
JPO Sarinah, Jembatan Penyebrangan Pertama di Jakarta Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan gedung Sarinah. (Foto: Twitter/adriansyahyasin)

HARI ini 54 tahun silam, jembatan penyeberangan orang (JPO) pertama di Jakarta berdiri di depan pusat perbelanjaan Sarinah. Diresmikan oleh Gubernur Jakarta periode 1966-1977, Ali Sadikin, jembatan tersebut menjadi solusi pejalan kaki untuk menyebrang di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta.

Sebelum adanya JPO, pemerintah Jakarta saat itu menyediakan fasilitas umum untuk pejalan kaki menyeberang, seperti zebra cross dan flicker lights. Alih-alih membantu pejalan kaki, perilaku berkendara masyarakat Jakarta berkata sebaliknya. Kala itu, pengendara mobil atau motor masih kurang mempedulikan pejalan kaki. Sering kali pejalan kaki jadi korban kecelakaan di persimpangan jalan besar Jakarta.

Baca juga:

Benyamin Sueb, Legenda Betawi yang Tak Tergantikan

JPO Sarinah, Jembatan Penyebrangan Pertama di Jakarta
Seiring perkembangannya, JPO Sarinah kini juga terhubung dengan halte Transjakarta, (Foto: YouTube/Richard Theo Bapontar)

Melihat kondisi tersebut, ahli transportasi mengajukan dua usulan untuk menggantikan zebra cross. Yakni terowongan bawah tanah atau jembatan penyeberangan. Dengan segala pertimbangan, akhirnya Ali Sadikin memilih jembatan penyeberangan sebagai solusi terbaik untuk diwujudkan.

Jembatan penyeberangan di depan Sarinah itu pun dibangun dan rampung pada 21 April 1968. Saat diresmikan, Ali Sadikin menamakannya ‘Jembatan Kartini’, karena bertepatan dengan hari kelahiran pahlawan nasional, R.A. Kartini.

Jembatan Kartini atau JPO Sarinah, memiliki panjang 15 meter dan tinggi 8 meter. Jika dilihat dari atas, bentuknya seperti huruf ‘H’ dengan dua tangga di masing-masing sisi jalan. Menggunakan bahan baku baja, saat itu pembangunan jembatan penyeberangan Sarinah memakan biaya sebesar Rp 2,3 juta.

Ratusan orang mencoba jembatan penyeberangan pertama di Jakarta itu saat dibuka. JPO Sarinah menjadi salah satu simbol perkembangan pesat Jakarta sebagai kota metropolitan, sekaligus perilaku tertib warganya.

“Semoga warga kota akan menjadi warga yang baik dengan mematuhi peraturan-peraturan, serta menggunakan jembatan itu dengan baik pula,” kata Ali Sadikin yang dimuat pada harian Kompas, 22 April 1968. (ADP)

Baca Juga:

Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Tertua di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Konflik Seru dan Mencekam di Drakor 'Woori The Virgin'
ShowBiz
Konflik Seru dan Mencekam di Drakor 'Woori The Virgin'

'Woori The Virgin' sangat menggemaskan.

Makanan Sehat Bantu Mempercepat Pemulilhan Setelah Operasi
Fun
Makanan Sehat Bantu Mempercepat Pemulilhan Setelah Operasi

Setelah operasi, dibutuhkan makanan bernutrisi.

Pentingnya Peran Susu dalam Menjalankan Puasa
Fun
Pentingnya Peran Susu dalam Menjalankan Puasa

Jangan lupa untuk minum susu di bulan puasa.

Album Terbaru bbno$ Jadi Pengingat untuk 'eat ya veggies'
ShowBiz
Album Terbaru bbno$ Jadi Pengingat untuk 'eat ya veggies'

bbno$ (baby no money) resmi merilis album terbaru bertajuk eat ya veggies melalui label mtheory.

Alasan Perusahaan Merekrut Karyawan Baru Setiap Tahun
Fun
Alasan Perusahaan Merekrut Karyawan Baru Setiap Tahun

Tak hanya untuk mengisi lowongan yang kosong.

Charlotte Ritchie akan Tampil di 'You' Season 4
ShowBiz
Charlotte Ritchie akan Tampil di 'You' Season 4

Syuting serial 'You' musim keempat telah dimulai, Charlotte Ritchie bakal tampil.

'4' Album Megah dari Slash Ft. Myles Kennedy & The Conspirators
ShowBiz
'4' Album Megah dari Slash Ft. Myles Kennedy & The Conspirators

Proyek kolaborasi Slash Ft. Myles Kennedy & The Conspirators telah berjalan selama satu dekade.

Mengatasi Endometriosis Secara Menyeluruh
Fun
Mengatasi Endometriosis Secara Menyeluruh

Brawijaya Hospital Antasari menghadirkan Layanan Gangguan Haid dan Endometriosis

Nostalgia Mengurangi Persepsi Rasa Sakit
Hiburan & Gaya Hidup
Nostalgia Mengurangi Persepsi Rasa Sakit

Pertimbangkan kembali meminum pereda nyeri.

YouTube Berencana Tingkatkan Pengalaman Podcast
Fun
YouTube Berencana Tingkatkan Pengalaman Podcast

Perusahaan telah membuka lowongan untuk seorang eksekutif yang akan mengawasi bisnis podcastingnya.