Jomlonya Anies Baswedan Bentuk Ketidakdewasaan PKS dan Gerindra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

MerahPutih.com - Pembahasan kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta kembali alot. Partai pengusung baik Gerindra dan maupun PKS belum juga mendapatkan nama kandidat DKI 2 pengganti Sandiaga Uno.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengatakan belum munculnya nama Calon Wagub karena belum dewasanya pengusung Anies-Sandi, yaitu Gerindra dan PKS.

"Kekosongan Wagub hanya satu penyebabnya, ketidakdewasaan antara dua partai pengsung PKS dan Gerindra di dalam menentukan atau bersepakat siapa pengganti wagub," ujar Bestari di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/11).

Bestari meminta kepada PKS segera mengirimkan kandidat Wagub DKI untuk dilakukan uji fit and proper test bila sudah terbentuk.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. (MP/Asropih)

Bahkan, Bestari ingin PKS segera menyodorkan kadernya yang memahami berbagai persoalan di Jakarta agar kelak bisa berkolaborasi dengan Anies Baswedan membenahi Ibu Kota ke arah yang lebih baik.

Adapaun nama yang mencuat menjadi kandidat DKI 2 dari PKS yakni Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS Agung Yulianto.

"Kita berharap bahwa yang paham Jakarta dapat bekerja sama dengan Gubernur, punya komitmen untuk merapikan Jakarta tidak sekedar perwakilan partai," ungkapnya. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH