Jokowi: UU Cipta Kerja Perbaiki Kehidupan Pekerja Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10). Foto: Biro Setpres

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeyakinan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja bisa memperbaiki kehidupan pekerja dan keluargnya.

“Pemerintah berkeyakinan, melalui Undang-Undang Cipta Kerja ini jutaan pekerja dapat memperbaiki kehidupannya dan juga penghidupan bagi keluarga mereka,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10)

Jokowi menjelaskan, UU Cipta Kerja memiliki tiga tujuan, yaitu menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, memudahkan masyarakat khususnya usaha mikro kecil untuk membuka usaha baru, serta mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga

Kekerasan Terhadap Jurnalis Masih Terjadi, DPR Bakal Tegur Kapolri

Kepala Negara menuturkan, setiap tahun terdapat sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baruyang masuk ke pasar kerja sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat-sangat mendesak. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini, terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja yang terdampak.

"Jadi Undang-Undang Cipta Kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran," ungkapnya.

Dalam UU ini, lanjutnya, juga didorong penciptaan lapangan kerja baru di sektor padat karya. Lapangan pekerjaan ini diperlukan karena 87 persen dari total penduduk pekerja di Indonesia memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah, di mana 39 persennya memiliki tingkat pendidikan sekolah dasar.

Dalam UU Cipta Kerja ini, terdapat sebelas klaster yang secara umum bertujuan untuk melakukan reformasi struktural dan mempercepat transformasi ekonomi. Sebelas klaster tersebut meliputi klaster penyederhanaan perizinan, persyaratan investasi.

Baca Juga

Penangkapan Terhadap Jurnalis saat Meliput Demo UU Ciptaker Dinilai Bertentangan dengan HAM

Kemudian, klaster ketenagakerjaan, pengadaan lahan, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi, administrasi pemerintahan, pengenaan sanksi, kemudahan pemberdayaan dan perlindungan UMKM, investasi dan proyek pemerintah, serta kawasan ekonomi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BNN Bongkar Penyelundupan Narkoba Ratusan Kilogram Bermodus Pengiriman Jagung
Indonesia
BNN Bongkar Penyelundupan Narkoba Ratusan Kilogram Bermodus Pengiriman Jagung

Petugas di lapangan selama pandemi COVID-19 menyebutkan peningkatan penyelundupan narkoba.

Nyusul Netflix, Facebook, Amazon serta Tiktok Jadi Pemungut Pajak
Indonesia
Nyusul Netflix, Facebook, Amazon serta Tiktok Jadi Pemungut Pajak

Pungutan PPN atas pemanfaatan produk digital dari luar negeri bukan merupakan jenis pajak baru karena telah lama diatur dalam Undang-Undang PPN.

Terungkap! Segini Harta Anggota DPR Termuda Anak Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Terungkap! Segini Harta Anggota DPR Termuda Anak Kapolda Metro Jaya

Harta Farah Puteri terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak

 Anak Pencetus Mobil Esemka Gagal Dapat Rekomendasi PDIP di Pilkada Klaten
Indonesia
Anak Pencetus Mobil Esemka Gagal Dapat Rekomendasi PDIP di Pilkada Klaten

Meskipun demikian, Sukiyat tidak merasa sakit hati pada Jokowi dan DPP PDIP yang tidak memberikan rekomendasi pada anaknya di Pilkada Klaten.

Anies: Jumlah Warga Miskin di Jakarta Tahun 2019 Capai 362 Ribu Orang
Indonesia
Anies: Jumlah Warga Miskin di Jakarta Tahun 2019 Capai 362 Ribu Orang

Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ibu kota pada tahun 2019 tercatat sebesar 80,76.

Bekas Mensos Juliari Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK
Indonesia
Bekas Mensos Juliari Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK

Juliari tiba di Gedung KPK, Jakarta, pukul 13.47 WIB.

Penolakan Jenazah COVID-19 Karena Masyarakat Kurang Edukasi
Indonesia
Penolakan Jenazah COVID-19 Karena Masyarakat Kurang Edukasi

Perlu dijelaskan juga kepada masyarakat mengenai prosedur pemakaman sesuai protokol kesehatan dari WHO

Cara Pemprov DKI Peringati Hari Pangan Sedunia
Indonesia
Cara Pemprov DKI Peringati Hari Pangan Sedunia

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) mengajak masyarakat ibu kota untuk mengkomsumsi makanan lokal. Hal itu sebagai rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.

Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan
Indonesia
Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan

Boy Rafli Amar melakukan monitoring program deradikalisasi di satu mitra Deradikalisasi BNPT Produksi "Calyna Candy" milik eks napi terorisme.

Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'
Indonesia
Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'

Sigit pernah menjadi ajudan Jokowi otomatis hubungan emosional lebih kuat