Jokowi Ucapkan Selamat Idul Fitri: Alhamdulillah Dapat Berkumpul dengan Keluarga Tangkap layar Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah menyatakan 1 Syawal dan Idul Fitri 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. Keputusan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas setelah mekanisme sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama, Minggu (1/5).

Atas dasar itu, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah.

Baca Juga:

Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei

"Dengan segala kerendahan hati, saya sekeluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin," kata Presiden Jokowi dalam video yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu.

Bersamaan dengan itu, Presiden dan Ibu Iriana menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.

"Saya juga mengucapkan Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," ungkap Ibu Iriana.

Keduanya mengucapkan syukur karena tahun ini masyarakat dapat mudik dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Presiden Joko Widodo. (ANTARA/Twitter/@setkabgoid)
Presiden Joko Widodo. (ANTARA/Twitter/@setkabgoid)

"Alhamdulillah, Lebaran tahun ini kita sudah dapat berkumpul dengan keluarga, bertemu orang tua, sanak saudara, dan kerabat di kampung halaman," tambah Presiden.

Presiden Jokowi pada 2 April 2022 mengumumkan pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik pada tahun ini dengan syarat melengkapi vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Pemerintah menetapkan cuti bersama pada 29 April dan 4-6 Mei 2022. Artinya masyarakat punya waktu libur pada 29 April-8 Mei 2022. (Asp)

Baca Juga:

Jokowi Salat Idul Fitri di Yogyakarta, Gibran Tetap Stay di Solo

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Ancam Sikat Produsen Minyak Goreng Berani Melawan Kebijakan Larangan Ekspor
Indonesia
Polri Ancam Sikat Produsen Minyak Goreng Berani Melawan Kebijakan Larangan Ekspor

Pihak kepolisian terus melakukan pengawasan terkait dengan implementasi kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi itu.

2.560 Pelanggar Operasi Patuh Jaya Ditindak, Mayoritas Karyawan
Indonesia
2.560 Pelanggar Operasi Patuh Jaya Ditindak, Mayoritas Karyawan

Ditlantas Polda Metro Jaya menindak 2.560 pelanggar dalam pelaksanaan hari pertama Operasi Patuh Jaya 2021 pada Senin (20/9) kemarin.

Ketua DPRD dan Bupati Cianjur Harap PPKM Darurat tak Diperpanjang
Indonesia
Ketua DPRD dan Bupati Cianjur Harap PPKM Darurat tak Diperpanjang

“Tapi saya berharap PPKM bisa selesai pada tanggal 20 Juli 2021 dan tidak diperpanjang,” ujar Herman.

Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin
Indonesia
Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin

Polda DIY melakukan penyekatan di sejumlah titik pintu masuk menuju Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kapolri Sebut Bakal Tindak Tegas Pihak yang Tunggangi Demo Mahasiswa 11 April
Indonesia
Kapolri Sebut Bakal Tindak Tegas Pihak yang Tunggangi Demo Mahasiswa 11 April

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, akan menindak tegas pihak atau oknum penyusup yang mencoba memanfaatkan aksi demonstrasi mahasiswa untuk mengambil keuntungan segelintir kelompok.

Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Atas 40 Ribu Sehari
Indonesia
Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Atas 40 Ribu Sehari

Penambahan hari ini menurun dibanding dengan kemarin. Pada Rabu (9/2), kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 46.843.

Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru
Indonesia
Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru

Gelar perkara kedua yang fokus pada dua pasal tersebut merupakan tindak lanjut dari gelar perkara pertama

KPK Sebut Putusan KIP Soal Sengketa Informasi TWK Bantah Tudingan Hoaks
Indonesia
KPK Sebut Putusan KIP Soal Sengketa Informasi TWK Bantah Tudingan Hoaks

KPK menyebut putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) menepis anggapan lembaga antirasuah telah menyebarkan hoaks terkait asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagaimana tuduhan sejumlah pihak.

BEM UI Kritik Jokowi, Din Syamsuddin: Aneh Kalau Akademikan Kehilangan Daya Kritis
Indonesia
BEM UI Kritik Jokowi, Din Syamsuddin: Aneh Kalau Akademikan Kehilangan Daya Kritis

Maka seyogyanya Rektorat UI tidak menyikapi sikap BEM UI secara represif dan otoriter

Pemerintah Larang Ekspor Produk Hasil Kelapa Sawit Mulai Malam Ini
Indonesia
Pemerintah Larang Ekspor Produk Hasil Kelapa Sawit Mulai Malam Ini

Pemerintah secara resmi melarang ekspor semua produk hasil kelapa sawit ke luar negeri baik CPO, RPO, RDB Palm Olein, Pome dan Use Coocking Oil.