Jokowi Tunggu Keputusan WHO Soal Berakhirnya Pandemi COVID-19 Presiden Jokowi didampingi Mensos Tri Rismaharini (kanan) dan Menaker Ida Fauziah (kiri) di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (16/9). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ingin latah mengikuti negara lain yang sudah menyatakan bebas dari pandemi COVID-19.

Jokowi menegaskan, Indonesia harus tetap bersikap hati-hati dan waspada terhadap pandemi yang belum berakhir.

Baca Juga:

1.620 Kasus Baru COVID-19 Terjadi dalam 24 Jam

Menurutnya, Indonesia tidak perlu tergesa-gesa menyatakan pandemi telah berakhir.

"Tak usah harus tergesa-gesa, tidak usah harus segera menyatakan bahwa pandemi itu sudah selesai," kata Jokowi dalam keterangannya menanggapi pertanyaan awak media di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa, (20/9).

Jokowi mengungkapkan pandemi COVID-19 terjadi di seluruh negara di dunia. Oleh karena itu, yang bisa memberikan pernyataan bahwa pandemi itu sudah usai adalah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Ya pandemi ini kan terjadi di seluruh negara di dunia dan yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi itu selesai adalah WHO," ujar Jokowi.

Ia menekankan sikap waspada dan penuh kehati-hatian merupakan sikap yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi pandemi.

Baca Juga:

Joe Biden Sebut Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat Berakhir

"Sebab ada di satu, dua negara yang sekarang ini juga COVID-nya mulai bangkit naik, hati-hati. Kehati-hatian itu yang sangat kita perlukan," terang Jokowi.

Sekedar informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mendeklarasikan bahwa pandemi COVID-19 sudah berakhir di AS.

Hal itu dia sampaikan meskipun kasus COVID-19 masih ditemukan ddan sejumlah warga AS juga dilaporkan meninggal akibat virus Corona.

Padahal dari angka statistik rata-rata hingga sata ini masih ada hingga 400 warga AS yang sakit bahkan sekarat karena mengidap COVID-19.

Sementara itu WHO pada pekan lalu menyatakan akhir pandemi COVID-19 memang sudah di depan mata. (Knu)

Baca Juga:

Didominasi Jakarta, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 2 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menko Airlangga Pastikan Tagihan RS Pasien COVID-19 Puluhan Triliun Segera Dibayarkan
Indonesia
Menko Airlangga Pastikan Tagihan RS Pasien COVID-19 Puluhan Triliun Segera Dibayarkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya segera menyelesaikan tagihan rumah sakit yang berkaitan dengan penanganan COVID-19.

Dua Alasan Tuntutan Pidana Mati Terhadap Heru Hidayat Tidak Tepat Versi Pakar Hukum
Indonesia
Dua Alasan Tuntutan Pidana Mati Terhadap Heru Hidayat Tidak Tepat Versi Pakar Hukum

Kalau pengulangan tidak pidana atau residive begini, dia diputus pidana, setelah diputus pidana, dia melakukan perbuatan pidana lagi

PPKM Kota Medan di level 2, Nataru Akan Ikuti Perintah Pemerintah Pusat
Indonesia
PPKM Kota Medan di level 2, Nataru Akan Ikuti Perintah Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Medan, hingga kini masih menunggu Instruksi Gubernur Sumatera Utara terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 periode Natal dan Tahun Baru.

Jabodetabek PPKM Level 1, Sebanyak 9.720 Warga Jakarta Masih Berjuang Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Jabodetabek PPKM Level 1, Sebanyak 9.720 Warga Jakarta Masih Berjuang Sembuh dari COVID-19

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan, kenaikan kasus COVID-19 di ibu kota meningkat tajam.

Penambahan Terendah COVID-19, Menkes Sebut Masyarakat Sudah Miliki Imunitas
Indonesia
Penambahan Terendah COVID-19, Menkes Sebut Masyarakat Sudah Miliki Imunitas

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah sebanyak 620 pada 11 Oktober 2021.

[HOAKS atau FAKTA)]: Penyakit Cacar Monyet Sama dengan Kusta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA)]: Penyakit Cacar Monyet Sama dengan Kusta

Beredar unggahan di media sosial Facebook sebuah informasi terkait penyakit cacar monyet yang diklaim sama dengan penyakit kusta.

Respons Dewan Pers soal Vonis Dua Penganiaya Jurnalis Tempo
Indonesia
Respons Dewan Pers soal Vonis Dua Penganiaya Jurnalis Tempo

"Kami menghormati betul keputusan yang disampaikan hakim. Hanya demi keadilan, menjadi catatan penting dari (tuntutan) 1,5 tahun jadi (putusan) 10 bulan," terang Agung, ditemui usai persidangan, Rabu (12/1)

Korlantas Polri Minta Pemilik Kendaraan Rusak akibat Kecelakaan Segera Melapor
Indonesia
Korlantas Polri Minta Pemilik Kendaraan Rusak akibat Kecelakaan Segera Melapor

Korlantas Polri mendukung pendataan ulang kendaraan yang rusak akibat kecelakaan.

ITF Belum Rampung, Pemprov DKI Perpanjang Pengelolaan Sampah Bantargebang
Indonesia
ITF Belum Rampung, Pemprov DKI Perpanjang Pengelolaan Sampah Bantargebang

"Kita kan memang masih harus memperpanjang," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (21/10).

Jelang Mudik, Polda Metro Jaya Dirikan Gerai Vaksinasi Booster di Terminal
Indonesia
Jelang Mudik, Polda Metro Jaya Dirikan Gerai Vaksinasi Booster di Terminal

Polda Metro Jaya juga menyediakan gerak vaksinasi Gelora Bung Karno, Masjid Al Alim Cilincing, Terminal Kaliadem, Pasar Tanah Abang, Stasiun KA Pasar Senen, Terminal Pulau Gebang dan Mal Casablanca.