Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Malang Jawa Timur Kerusakan akibat gempa di Malang, Jawa Timur. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Timur pada Sabtu (10/4), di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (29/4).

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Malang, pada Sabtu (10/4) 2021. Gempat tersebut terjadi kurang lebih pukul 14.00 WIB, dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar di wilayah Kabupaten Malang.

Baca Juga:

BMKG Ungkap Penyebab Rumah dan Bangunan Rusak saat Gempa Malang

Berdasarkan catatan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, dampak dari gempa bumi tersebut tersebar di 32 kecamatan, dari total 33 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

Sementara itu, sebanyak 641 fasilitas umum juga rusak, terdiri dari 226 sekolah, 233 rumah ibadah, 23 unit fasilitas kesehatan, dan 159 fasilitas umum lainnya. Untuk korban meninggal dunia, tercatat ada sebanyak empat orang, dan sebanyak 110 orang lainnya mengalami luka-luka.

Titik gempa di Malang, Jawa Timur. (Foto: BMKG)
Titik gempa di Malang, Jawa Timur. (Foto: BMKG)

Presiden mengharapkan proses rekonstruksi bangunan yang terdampak gempa bumi di wilayah Kabupaten Malang, bisa segera berjalan. Pihaknya akan menugaskan Kementerian PUPR untuk segera membenahi fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

"Kita harapkan, nanti bisa segera bisa dilaksanakan rekonstruksi. Untuk fasilitas umum, seperti yang ada di belakang saya ini, mushala, juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Gempa Malang, Gedung Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main
Indonesia
Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main

Di era teknologi informasi saat ini data merupakan kekayaan nasional yang patut dijaga

Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel
Indonesia
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel

"Motif pelaku (membunuh karena) membutuhkan uang untuk menutupi hutang," kata Paksi

COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan
Indonesia
COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan

Ketentuan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah, serta pembelajaran di lembaga pendidikan agama dan keagamaan pada masa pandemi masih berlaku,

Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024

Di antara bentuk kesiapan menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pilkada 2024 dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Bawaslu.

KPK Anggap Permintaan Nurhadi Pindah Tahanan Tak Masuk Akal
Indonesia
KPK Anggap Permintaan Nurhadi Pindah Tahanan Tak Masuk Akal

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung Nurhadi mengajukan pemindahan rumah tahanan ke majelis hakim tingkat banding.

Dua Wilayah Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan Senin Siang
Indonesia
Dua Wilayah Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan Senin Siang

Suhu udara rata-rata sepanjang hari ini di Ibu Kota diperkirakan berada di kisaran normal antara 24 hingga 34 derajat Celsius

RS Perawatan COVID-19 Terancam Penuh, Asrama Haji Siap Dijadikan Tempat Isolasi
Indonesia
RS Perawatan COVID-19 Terancam Penuh, Asrama Haji Siap Dijadikan Tempat Isolasi

Kasus harian COVID-19 meningkat dalam sebulan terakhir sehingga sejumlah rumah sakit dipenuhi pasien yang melakukan perawatan dan isolasi.

INTI Imbau Perayaan dan Silaturahmi Imlek Dilakukan Virtual dari Rumah
Indonesia
INTI Imbau Perayaan dan Silaturahmi Imlek Dilakukan Virtual dari Rumah

Ada baiknya perayaan Tahun Baru Imlek kali ini dilaksanakan di rumah masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan

Kisah Putri Keraton Yogyakarta saat Divaksin COVID-19 dari Mual hingga Hampir Pingsan
Indonesia
Kisah Putri Keraton Yogyakarta saat Divaksin COVID-19 dari Mual hingga Hampir Pingsan

"Ternyata tidak sakit. Cuma saya mulasnya sejak pagi, (karena) takut," kata Mangkubumi