Jokowi Temui Keluarga Awak KRI Nanggala-402 KRI Nanggala-402 (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menemui keluarga awak KRI Nanggala 402 dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur pada Kamis (29/4).

Presiden berangkat menuju ke Jawa Timur menggunakan pesawat kepresidenan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 07.10 WIB.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: KRI Nanggala-402 Tenggelam Ditembak Kapal Selam Prancis

Dari Pangkalan TNI AL Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Presiden akan menuju Hanggar Pangkalan Udara TNI AL Juanda untuk bersilaturahmi dengan perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402.

Sebanyak 53 prajurit yang mengawaki KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur dalam tugas setelah kapal selam yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.

Dari Sidoarjo, Presiden akan menuju ke Pangkalan TNI AU Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang untuk meninjau proses tanam dan panen padi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, dan berdialog dengan petani.

Setelah itu, presiden akan menuju Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, untuk menengok warga yang terdampak gempa dan Presiden Jokowi dan rombongan dijadwalkan kembali ke Pangkalan TNI AU Abdul Rachman Saleh pada sore hari untuk kemudian balik ke Jakarta.

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Sebelumnya, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa KRI Nanggala-402 tenggelam terjadi bukan karena terjadi "human error" (kesalahan manusia).

"Saya berkeyakinan ini (tenggelamnya KRI Nanggala, Red) bukan karena 'human error', tapi lebih pada faktor alam," kata Kasal Laksamana TNI Yudo Margono saat konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (25/4).

Ia menjelaskan bahwa untuk proses investigasi akan dilakukan setelah proses pengangkatan KRI Nanggala-402 selesai dilakukan. Dia menegaskan bahwa kapal tenggelam bukan terjadi karena human error. Hal ini dipastikan karena saat proses menyelam itu sudah melalui prosedur yang benar. (Knu)

Baca Juga:

Siapa yang Paling Bertanggungjawab atas Tenggelamnya KRI Nanggala-402?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tidak Ada Batasan, Seluruh Guru Honorer Bisa Ikut Tes Jadi Pegawai Kontrak
Indonesia
Tidak Ada Batasan, Seluruh Guru Honorer Bisa Ikut Tes Jadi Pegawai Kontrak

Tes akan dilaksanakan secara online sehingga semua guru honorer yang ada bisa mengikuti asalkan sesuai kriteria menjadi peserta

Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan
Indonesia
Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan

Sugito mengaku akan bertemu dengan tim hukum FPI lainnya

Baju Adat Suku Tidung Dituding Busana Tiongkok, Gubernur Kaltara: Menyedihkan
Indonesia
Baju Adat Suku Tidung Dituding Busana Tiongkok, Gubernur Kaltara: Menyedihkan

Baju ada Suku Tidung, Kalimantan Utara, yang terdapat di uang baru pecahan Rp75.000 menuai polemik di masyarakat.

Di Tengah Rencana Impor Beras, Pemerintah Diminta Bangun Badan Pangan Nasional
Indonesia
Di Tengah Rencana Impor Beras, Pemerintah Diminta Bangun Badan Pangan Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berencana akan mengimpor beras 1 juta ton.

Tangani COVID-19 di 2021, Muhammadiyah Minta Jokowi Bikin Kebijakan Komprehensif
Indonesia
Tangani COVID-19 di 2021, Muhammadiyah Minta Jokowi Bikin Kebijakan Komprehensif

Pemerintah agar mengajak para ahli ekonom dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

KemenPAN RB Buka Formasi CPNS Disabilitas, Pelamar Wajib Kirim Video Keseharian
Indonesia
KemenPAN RB Buka Formasi CPNS Disabilitas, Pelamar Wajib Kirim Video Keseharian

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) membuka kebutuhan formasi bagi penyandang disabilitas dalam calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Malaysia Tarik Biaya Karantina Warga Asing Rp16 juta
Dunia
Malaysia Tarik Biaya Karantina Warga Asing Rp16 juta

Malaysia mulai menerapkan biaya karantina tersebut terhitung Kamis (24/9) sebesar RM4700 atau sekitar Rp16 juta.

Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021
Indonesia
Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021

Sejumlah simulasi pun telah dilakukan, yakni menetapkan jarak antarjamaah 1,5 meter, menyediakan pencuci tangan (hand sanitizer) dan sabun di area umum.

Bobby Perintahkan Para Anak Buahnya Untuk Bekerja Sama
Indonesia
Bobby Perintahkan Para Anak Buahnya Untuk Bekerja Sama

Pimpinan kewilayahan fokus terhadap kondisi dan situasi khususnya kebersihan, kesehatan, dan pendataan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pembangunan Tugu Sepeda di Sudirman Dianggap Pemborosan Anggaran
Indonesia
Pembangunan Tugu Sepeda di Sudirman Dianggap Pemborosan Anggaran

pembuatan tugu sepeda sebesar ratusan juta itu merupakan pemborosan anggaran