Jokowi Tegaskan Belum Longgarkan PSBB Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menegaskan belum mengeluarkan kebijakan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Indonesia untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Jangan muncul keliru ditangkap masyarakat pemerintah sudah melonggarkan PSBB, belum, belum ada kelonggaran PSBB," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin, (18/5).

Baca Juga

Toko Emas Kewalahan Saat Pandemi, Warga Mulai Serbu Pegadaian

Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas dengan tema "Percepatan Penanganan Pandemi COVID-19" yang diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju serta Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

"Yang kita siapkan baru sebatas rencana atau skenario pelonggaran yang akan diputuskan setelah ada 'timing' yang tepat serta melihat data dan fakta-fakta di lapangan biar semuanya jelas karena kita harus hati-hati jangan keliru kita memutuskan," tambah Jokowi.

Sudah ada 4 provinsi dan 22 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB untuk mencegah penyebaran COVID-19 hingga saat ini. "Dalam minggu ini maupun minggu ke depan, ke depannya lagi, 2 minggu ke depan pemerintah masih fokus kepada larangan mudik dan mengendalikan arus balik," ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Ia mengingatkan, bahwa yang dilakukan pelarangan adalah untuk kegiatan mudik Lebaran.

Sedangkan kegiatan transportasi logistik, pemerintahan, kesehatan, kepulangan pekerja migran Indonesia, dan urusan ekonomi yang esensial tetap diizinkan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Perlu diingat juga yang kita larang itu mudiknya, bukan transportasinya. Karena transportasi untuk urusan logistik, pemerintahan, kesehatan, kepulangan pekerja migran kita, dan urusan ekonomi esensial kita itu, tetap masih bisa berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Jokowi.

Sejumlah contoh, masyarakat tampak tidak menaati PSBB misalnya adalah penumpukan penumpang sempat terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 14 Mei 2020.

Baca Juga

PKS Sarankan Jokowi Panggil 2 Pihak Ini Hentikan PHK Massal

PT Angkasa Pura II (Persero) mengakui bahwa antrean calon penumpang pesawat yang umumnya pengguna Lion Air terjadi di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 04.00 WIB. Namun, AP II mengklaim sekitar pukul 05.00 WIB sudah tidak terjadi lagi antrean hingga Kamis siang.

Pada hari itu terjadi peningkatan penumpang hingga 5.000 orang, atau tertinggi semenjak 7 Mei 2020 saat mulai dibukanya kembali penerbangan. Padahal sehari sebelumnya jumlah penumpang hanya 4.300 orang dalam sehari. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok
Indonesia
Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok

Indeks penjualan riil sampai triwulan I 2021 masih terjadi kontraksi cukup dalam yaitu 17 persen (yoy) dan pergerakan inflasi khususnya inflasi inti sampai awal tahun belum merangkak naik.

[HOAKS atau FAKTA] Hidayat Nur Wahid Akui PKS tak Anut Asas Pancasila
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Hidayat Nur Wahid Akui PKS tak Anut Asas Pancasila

PKS akan Seperti PKI. Partai Bukan Asas Pancasila"

Pura-pura Menderita Tuna Netra, Peserta SBMPTN di Solo Diskualifikasi
Indonesia
Pura-pura Menderita Tuna Netra, Peserta SBMPTN di Solo Diskualifikasi

"Kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi calon mahasiswa lainnya untuk tidak mencoba berbuat curang. Kami akan mendiskualifikasi jika mencoba berbuat curang," pungkas Yunus

71 Ribu Lebih Pasien Sembuh dari COVID-19 di RSD Wisma Atlet
Indonesia
71 Ribu Lebih Pasien Sembuh dari COVID-19 di RSD Wisma Atlet

Seluruh pasien rawat inap ditempatkan di tower empat, lima, enam dan tujuh

LIPI: Jangan Sampai Orang Terpapar COVID-19 Meningkat Tajam Setelah Pilkada
Indonesia
LIPI: Jangan Sampai Orang Terpapar COVID-19 Meningkat Tajam Setelah Pilkada

Karena minim kontak langsung, bisa menjauhkan kebiasaan praktik buruk pilkada sebelum-sebelumnya

Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua
Lainnya
Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua

Saat ini, dari total 137 SPBU Shell yang beroperasi, 16 diantaranya merupakan investasi Shell bersama mitra pengusaha daerah.

Berkas Perkara Rampung, Djoko Tjandra cs Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Berkas Perkara Rampung, Djoko Tjandra cs Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Kejaksaan Agung memastikan berkas perkara 4 tersangka kasus penghapusan red notice terpidana hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra sudah lengkap.

Acara Midodareni Diserang, Ini Perintah Ganjar Pranowo
Indonesia
Acara Midodareni Diserang, Ini Perintah Ganjar Pranowo

"Kita sayangkan, kenapa di bulan Agustus, di mana kita ber-Bhinneka Tunggal Ika, butuh persatuan, ada yang melakukan itu," kata Ganjar.

Penyerangan Polsek Ciracas Bikin Pedagang Trauma
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Bikin Pedagang Trauma

Para PKL tersebut, sehari-harinya menjajakan dagangan mereka di sekitar Arundina, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Wagub DKI Jawab Penilaian BPK Soal Anggaran Formula E
Indonesia
Wagub DKI Jawab Penilaian BPK Soal Anggaran Formula E

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa fee untuk penyelenggaraan Formula E yang sudah dicairkan Pemprov DKI Jakarta masih aman.