Jokowi Tak Punya Kejahatan Politik dan Kemanusiaan Presiden Jokowi saat meresmikan PLTB di Kabupaten Sidrap, Senin (2/7). (Foto: BPMI)

MerahPutih.com - Rembuk Nasional Aktivis 98 menghasilkan sejumlah kesepakatan. Salah satunya mendukung Presiden Joko Widodo untuk kembali maju menjadi capres di Pemilihan Presiden 2019. Salah seorang perwakilan Aktivis 98, Abdul Wahab Talaohu, mengatakan, alasan utama mereka mendukung Jokowi lantaran kader PDIP itu tidak mempunyai dosa masa lalu.

"Mendukung penuh Insinyur Joko Widodo sebagai calon presiden periode kedua 2019-2024," ujar Wahab membacakan kesepakatan Rembuk Nasional Aktivis 98, di JI EXPO, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7).

Menyambut pernyataan Wahab, puluhan ribu aktivis 98 dari berbagai provinsi di Indonesia yang berkumpul di acara Rembuk Nasional ini pun bertepuk tangan dan berteriak lantang "Jokowi dua periode". Wahab meyakini, Jokowi dapat mewujudkan cita-cita reformasi 98. Terlebih, kata pendiri Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (FAMRED) ini mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak memiliki dosa masa lalu.

Suasana lokasi Rembuk Aktivis 98 di JIEXPO Kemayoran (MP/Ponco)

"Kenapa karena Jokowi tidak punya kejahatan politik dan kemanusiaan," tegas Wahab.

Wahab pun memastikan, jika Jokowi terpilih menjadi presiden di periode kedua, maka salah satu cita-cita reformasi 98 yang belum tercapai akan terwujud. Salah satunya adalah penuntasan pelanggaran HAM masa lalu.

Kesepakatan lain Rembuk Nasional Aktivis 98 ini juga meminta kepada pemerintah untuk menetapkan 7 Juli sebagai Hari Bhineka Tunggal Ika. Selain itu mereka juga meminta Jokowi memberikan gelar pahlawan kepada mahasiswa korban tragedi 98.

Gemaan Jokowi dua periode menggema di tengah lautan masa yang menghadiri Rembuk Nasional Aktivis 98 ini. "Hidup Jokowi, hidup rakyat, Jokowi dua periode," teriak mereka. (Pon)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH