Jokowi Tak Mau Menterinya Terganggu Agenda Pemilu 2024 Menkopolhukam Mahfud MD memimpin rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Sabtu (9/4/2022). (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam RI)

MerahPutih.com- Presiden Joko Widodo menyoroti persiapan Pemilu 2024 mendatang. Dia menyampaikan pesannya melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud mengatakan ada tiga pesan yang diinginkan Kepala Negara. Pertama, kata Mahfud, Jokowi kembali menegaskan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut harus berjalan sesuai tahapan yang ditentukan.

Baca Juga:

Meski Ekonomi Global Sulit, Jokowi Minta Semua Lembaga Tetap Dukung Pemilu 2024

"Pertama, memastikan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan sesuai dengan tahapan-tahapannya, mulai Juni 2022 ini," kata Mahfud kepada wartawan, Selasa (10/5).

Pesan kedua adalah agar jajaran kabinet bekerja secara maksimal sesuai masing-masing tugas dan fungsi. Pesan ketiga, sebenarnya Jokowi mengizinkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju mengeluarkan pernyataan terkait pemilu. Asalkan berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Misal, Mendagri ber-statement bahwa pemilu harus berjalan luber dan jurdil atau ber-statement pemerintah akan mendukung kemandirian dan netralitas KPU.

"Begitu itu malah bagus," ucapnya.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Pembantunya dan Pemda Dukungan Anggaran Pemilu 2024

Presiden Joko Widodo sempat menginstruksikan jajarannya baik menteri dan kepala lembaga agar fokus bekerja menyelenggarakan tahapan pemilu 2024 yang mulai pada pertengahan tahun ini saat sidang Kabinet, Senin (9/5).

"Saya juga minta menteri, kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing,” kata Jokowi saat memberikan pengantar di Sidang Kabinet Paripurna.

Jokowi berharap, agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas tersebut dapat terselenggara dengan baik, lancar, dan tanpa gangguan. (Knu)

Baca Juga:

KPU Anggarkan Rp 8 Triliun untuk Tahapan Awal Pemilu 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sita Duit Rp 200 Juta dari Ketua DPRD Bekasi
Indonesia
KPK Sita Duit Rp 200 Juta dari Ketua DPRD Bekasi

Tim penyidik mengkonfirmasi kembali dan memperdalam pengetahuan saksi

PPKM Level 3 Batal, Gas dan Rem Harus Dilakukan Dinamis
Indonesia
PPKM Level 3 Batal, Gas dan Rem Harus Dilakukan Dinamis

Pemerintah tetap membatasi kegiatan masyarakat untuk mengurangi risiko penularan COVID-19

SKD Dimulai, 18.000 Peserta Berebut 540 Posisi CPNS di Jabar
Indonesia
SKD Dimulai, 18.000 Peserta Berebut 540 Posisi CPNS di Jabar

SKD CPNS Pemprov Jabar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Gempuran Kritikan PSI ke Anies Rawan jadi Blunder
Indonesia
Gempuran Kritikan PSI ke Anies Rawan jadi Blunder

Kritik yang terus digempur PSI hingga saat ini malah berdampak sangat menguntungkan bagi Anies Baswedan.

Gibran Terpapar COVID-19 Kedua Kali, Isoman di Rumdin Loji Gandrung
Indonesia
Gibran Terpapar COVID-19 Kedua Kali, Isoman di Rumdin Loji Gandrung

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali terpapar COVID-19 sejak Jumat (4/3).

Anak Buah Anies Pilih Menghindar Ditanya Kasus Lahan Cipayung
Indonesia
Anak Buah Anies Pilih Menghindar Ditanya Kasus Lahan Cipayung

Kepala Distamhut Suzi Marsitawati memilih bungkam dan menghindar jauh dari wawancara awak media.

Data Kependudukan Jadi Sumber Utama Kualitas Pemilu
Indonesia
Data Kependudukan Jadi Sumber Utama Kualitas Pemilu

Kunci keberhasilan dalam melakukan konsolidasi ada pada peran strategis yang dipegang Disdukcapil dalam konteks pemutakhiran data pemilih.

Sleman Gelar Vaksinasi Booster untuk ASN, Ini Lokasinya
Indonesia
Sleman Gelar Vaksinasi Booster untuk ASN, Ini Lokasinya

Vaksinasi Booster COVID-19 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai digelar di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (24/1).

PT KCN Dijatuhkan Sanksi akibat Pencemaran Debu Batu Bara ke Warga Marunda
Indonesia
PT KCN Dijatuhkan Sanksi akibat Pencemaran Debu Batu Bara ke Warga Marunda

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi administratif berupa paksaan kepada PT KCN.

Diusir Paksa dari Tokonya, Penyewa Stan Giant Lapor Polisi
Indonesia
Diusir Paksa dari Tokonya, Penyewa Stan Giant Lapor Polisi

Robert pun meminta kompensasi kepada manajemen