Jokowi: Selalu Waspada, Dunia Akan Menghadapi Varian Lain Yang Lebih Menular Presiden Joko Widodo. (Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung varian COVID-19 Delta yang sangat menular saat memutuskan perpanjangan PPKM Level 4 dan mengingatkan kemungkinan ada varian lain lagi.

"Kita harus selalu waspada ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular. Oleh karena itu, itu saya memerintahkan testing dan tracing ditingkatkan lebih tinggi dan menjadi pilar penanganan COVID-19," tegas Jokowi di Jakarta, Minggu (25/7).

Baca Juga:

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus, dengan Kelonggaran Bagi Dunia Usaha

Dia juga berpesan agar penerapan protokol kesehatan agar ditingkatkan. Termasuk jaga jarak dan penggunaan masker harus lebih disiplin dan meminta secara khusus kepada menteri terkait untuk memberikan langkah maksimal untuk menanggulangi COVID-19. Termasuk dengan upaya membagikan obat hingga vitamin kepada mereka yang melakukan isolasi mandiri.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia agar meningkatkan testing dan tracing di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor : H.K.02.02/II/1918 /2021 tentang Percepatan Pemeriksaan dan Pelacakan Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 2021.

“Surat edaran ini dimaksudkan untuk percepatan penanggulangan pandemi pada masa PPKM melalui penguatan pilar deteksi dengan pelaksanaan peningkatan jumlah pemeriksaan dan pelacakan kontak,” kata Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan penemuan kasus terkonfirmasi maupun kontak erat kasus positif COVID-19, sehingga bisa dilakukan penanganan sedini mungkin dengan harapan dapat menekan terjadinya kasus perburukan maupun kematian.

"Penguatan testing dan tracing ini, akan diutamakan bagi wilayah-wilayah dengan mobilitas masyarakat dan tingkat penularan kasusnya tinggi, sehingga dengan mengetahui kasus lebih cepat, maka bisa segera dilakukan tindakan-tindakan untuk mengurangi laju penularan virus," tuturnya.

Dalam aturan tersebut merinci bahwa daerah yang masuk kategori PPKM Level 3 dan 4 diperbolehkan menggunakan hasil pemeriksaan tes Rapid Antigen (RDT-Ag) sebagai diagnosa untuk pelacakan kontak erat maupun suspek, dan bisa juga dipakai sebagai data dukung dalam pengajuan klaim COVID-19.

Di samping penguatan testing, Kemenkes juga akan memperketat penanganan kontak erat. Seluruh kontak erat dari kasus terkonfirmasi harus di karantina sampai hasil tes menyatakan negatif agar tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat.

"Untuk meningkatkan pelacakan kontak, seluruh orang yang tinggal serumah dan bekerja di ruangan yang sama dianggap kontak erat serta wajib dilakukan pemeriksaan (entry test) dan karantina,” ujar Maxi. (Knu)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati
Dunia
Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati

Halaman WeChat resmi turnamen tenis di China itu menunjukkan foto-foto Peng dalam turnamen tersebut. Namun, foto dan video Peng dalam sebuah turnamen di Beijing sebelumnya hari yang sama tak begitu meredakan kekhawatiran dunia.

Lewat Surat Setia, DPC Demokrat Solo Pastikan Tunduk Kepada AHY
Indonesia
Lewat Surat Setia, DPC Demokrat Solo Pastikan Tunduk Kepada AHY

DPC Demokrat Solo juga mendukung langkah AHY melawan pihak yang akan melakukan kudeta

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Miliki Mobil Dengan Plat Nomor Sendiri di Luar Negeri
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Miliki Mobil Dengan Plat Nomor Sendiri di Luar Negeri

Video yang diunggah oleh Kemas Fatan II merupakan potongan dari menit 1:16-1:26.

Eks Penyidik KPK AKP Robin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Eks Penyidik KPK AKP Robin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Eks penyidik KPK asal Korps Bhayangkara itu akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, hari ini.

PVMBG Peringatkan Masih Ada Potensi Bahaya Erupsi Semeru
Indonesia
PVMBG Peringatkan Masih Ada Potensi Bahaya Erupsi Semeru

Sedangkan dari kegempaan tidak menunjukkan adanya kenaikkan jumlah dan jenis gempa

Polri Sebut Paspor Palsu Adelin Lis Terbit 2017
Indonesia
Polri Sebut Paspor Palsu Adelin Lis Terbit 2017

"Paspor terbit 2017," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto

Bogor dan Bekasi Kerja Sama Tanggulangi Bencana di Perbatasan
Indonesia
Bogor dan Bekasi Kerja Sama Tanggulangi Bencana di Perbatasan

Kerja sama antara Pemkab Bogor dengan Pemkot Bekasi terkait pelayanan publik sudah terjalin sejak tahun 2019.

Ini 100 Titik Penyekatan PPKM Darurat Setelah Diperbanyak
Indonesia
Ini 100 Titik Penyekatan PPKM Darurat Setelah Diperbanyak

Polda Metro Jaya memperluas penyekatan mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat. Kini total ada 100 titik ke DKI Jakarta yang disekat.

Sejumlah Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Sejumlah Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19

Satgas COVID-19 menyebut, dalam sepekan terakhir, terdapat tujuh provinsi yang mengalami kenaikan positif corona.

Ribuan Pemudik Disebut Positif COVID-19, Ahli Epidemiologi Kritik Kaidah Tes
Indonesia
Ribuan Pemudik Disebut Positif COVID-19, Ahli Epidemiologi Kritik Kaidah Tes

Jika tes secara acak menggunakan tes rapid antigen, swab PCR atau Genose C-19 maka angka terkonfirmasi positif sebesar itu menunjukkan hal yang cukup mengkhawatirkan.