Jokowi Pilih Menkes Bukan Dokter, Potensi Kisruh Internal Tinggi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/rwa

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengaku, khawatir dengan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Dedi lantaran Budi Gunadi bukanlah seorang dokter seperti menkes sebelumnya. Budi merupakan mantan Dirut Bank Mandiri.

Baca Juga

Para Bekas Pentolan Hipmi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

"Memang cukup mengkhawatirkan menempatkan Menteri tidak pada bidang yang ia kuasai, potensi kisruh internal akan cukup tinggi karena menterinya tidak punya pengetahuan sendiri," kata Dedi kepada wartawan, Rabu, (23/12).

Dedi meyakini, ketika terjadi perdebatan terkait kebijakan kesehatan di Kemenkes, maka menteri cenderung memilih dari sekian masukan yang ia sendiri tidak punya pemahaman mandiri.

"Tapi jika ada menteri yang tidak sesuai dengan bidangnya, setidaknya ia mengerti benar bagaimana mengelola uang negara di kementeriannya demi kemaslahatan publik," ujarnya.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin memaparkan laporan keuangan triwulan I/2015 di Plaza Mandiri Jakarta, Jumat (24-4-2015). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/mes/am
Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin memaparkan laporan keuangan triwulan I/2015 di Plaza Mandiri Jakarta, Jumat (24-4-2015). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/mes/am

Dedi mengamini, di banyak negara kementerian tidak selalu dipimpin oleh tokoh yang linier dengan bidangnya. Namun, lebih kepada bidang lain yang netral diterima oleh kementerian seperti keuangan.

"Karena menteri akan bekerja pada dua hal; mengelola kebijakan yang sesuai dengan kementerian dan melaksanakan anggaran," kata Dedi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menunjuk Budi Gunadi Sadikin menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto. Budi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN mendampingi Erick Thohir.

Budi juga telah malang melintang di perusahaan pelat merah. Saat ini, ia juga saat menjabat Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). (Pon)

Baca Juga

Pilih Menkes Bukan Dokter, Jokowi Dinilai Lakukan Langkah Extra Ordinary

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19: Wanita Hamil dan Ibu Menyusui Bisa Divaksin
Indonesia
Satgas COVID-19: Wanita Hamil dan Ibu Menyusui Bisa Divaksin

Bagi ibu hamil, proses skrining atau penafisan kepada harus dilakukan secara detail dibandingkan sasaran lain. Dan, vaksin COVID-19 hanya bisa diberikan kepada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua kehamilan

Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti
Indonesia
Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti

Ada kelompok sipil yang membawa senjata api rakitan dan sajam

Isu Pergantian Kapolri Dinilai Tak Berkorelasi dengan Upaya Penangkapan Rizieq
Indonesia
Isu Pergantian Kapolri Dinilai Tak Berkorelasi dengan Upaya Penangkapan Rizieq

Potensi aksi massa dampak dari resistensi penegakkan hukum kemungkinan ada

Setelah Bayar Pakai Sampah, Naik Suroboyo Bus Kini Tapping Uang Elektronik
Indonesia
Setelah Bayar Pakai Sampah, Naik Suroboyo Bus Kini Tapping Uang Elektronik

"Kami juga mendukung program Bank Indonesia (BI) yakni Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dan juga pembayaran semacam ini sangat cocok di tengah pandemi ini, karena tidak ada proses bersentuhan yang bisa memicu tersebarnya COVID-19,” imbuh Irvan.

Jokowi Pilih Listyo Jadi Kapolri, Wadah Pegawai KPK: Pilihan Tepat
Indonesia
Jokowi Pilih Listyo Jadi Kapolri, Wadah Pegawai KPK: Pilihan Tepat

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menilai langkah Presiden Joko Widodo memilih Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk jadi calon Kapolri sangat tepat.

Anies Minta Warga tak Gelar Halal bi Halal
Indonesia
Anies Minta Warga tak Gelar Halal bi Halal

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan mengatakan, kegiatan halal bi halal dalam rangka bertemu sanak saudara dan para tokoh masyarakat dapat diganti melalui pertemuan secara daring atau virtual.

Kasus Bunuh Diri Karena Ekonomi Melonjak, UMNO Minta PM Malaysia Muhyiddin Mundur
Dunia
Kasus Bunuh Diri Karena Ekonomi Melonjak, UMNO Minta PM Malaysia Muhyiddin Mundur

Pemerintah malaysia gagal dalam mengatasi permasalahan sosial seperti kasus bunuh diri. Tercatat, kasus bunuh diri dari Maret 2020 hingga Mei 2021 sebanyak 1,099 kasus.

Lantik Pejabat Tinggi, Anies Ingatkan Nurani dan Moral
Indonesia
Lantik Pejabat Tinggi, Anies Ingatkan Nurani dan Moral

Para pejabat yang baru menjadi seorang pemimpin bukan sekadar pejabat. bukan sekadar menggunakan kewenangan saja.

Putra Ahok Dilaporkan Kasus Penganiayaan Perempuan
Indonesia
Putra Ahok Dilaporkan Kasus Penganiayaan Perempuan

Kapolsek Penjaringan Kompol Rinaldo Aser menyebut saat ini laporan tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh pihaknya.

Wagub DKI Cek Selebgram Helena Lim yang Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Cek Selebgram Helena Lim yang Terima Vaksin COVID-19

Pemprov DKI Jakarta menelusuri status selebgram Helena Lim sehingga ia bisa menerima vaksin COVID-19.