Jokowi Pidato Kemenangan Pilpres di Kampung Deret, Catat Janjinya! Jokowi-Ma'ruf Amin di kampung deret (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menggelar konferensi pers menanggapi penetapan hasil rekapitulasi nasional pemilu yang diumumkan KPU pada dinihari tadi.

Uniknya, kegiatan ini berlangsung di kawasan padat penduduk di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Terang saja, Jokowi dan Ma'ruf yang mengenakan kemeja putih ini langsung dikerumuni ibu-ibu dan warga kampung itu

"Saya dan Pak Kiai Ma'ruf mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua," kata Jokowi dalam pidato kemenangannya, di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

BACA JUGA: Prabowo-Sandi akan Ajukan Gugatan ke MK

Jokowi mengatakan dia dan Ma'ruf Amin akan mewujudkan kepercayaan rakyat itu dalam bentuk program yang berguna bagi masyarakat. "Kami wujudkan dalam program yang adil dan merata. Untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat," tutur Jokowi.

"Oktober nanti kami adalah Presidan dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dari rakyat Indonesia," sambungnya

"Rakyat telah dewasa dalam berdemokrasi, telah berkehendak dan itu adalah sebuah kedaulatan rakyat dalam bentuk pemilu 17 April yang lalu," kata Jokowi seraya disambut teriakan dukungan warga.

Calon Presiden dan Cawapres terpilih, Joko Widodo serta Ma'ruf Amin, mengumumkan kemenangan dalam Pilpres 2019 di Kampung Deret, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5/2019). (Hanni Sofia)

Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, kedaulatan rakyat yang sudah dilaksanakan itu, kehendak rakyat yang telah dilaksanakan itu diminta untuk hargai. "Itu yang namanya dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam pemilu," imbuh Jokowi.

Jokowi sebelumnya menyampaikan bukti nyata kedewasaan dalam berdemokrasi itu terwujud dalam terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil serta penuh perdamaian. Jokowi menyebut pula hasil final rekapitulasi nasional itu membuktikan pilihan rakyat Indonesia.

"Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia," kata Jokowi.

BACA JUGA: Beda Tipis, Ini Perbandingan Hitung Cepat Lembaga Survei dengan Hasil Akhir KPU

"Kami akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat bagi 100 persen rakyat Indonesia," tutup Jokowi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berpikir dan Berperilaku Positif Hadapi COVID-19 Ala Yusuf Mansyur
Indonesia
Berpikir dan Berperilaku Positif Hadapi COVID-19 Ala Yusuf Mansyur

Ia mengatakan bahwa ini merupakan sesuatu yang keren dan membanggakan

Rizieq Shihab Disarankan Ajukan Praperadilan
Indonesia
Rizieq Shihab Disarankan Ajukan Praperadilan

"Lebih baik mengajukan praperadilan, unjuk rasa dikhawatirkan dapat menimbulkan hal-hal yang kontraproduktif," jelasnya.

Kubu Rizieq Sebut Putusan Hakim PN Jaksel Sesat
Indonesia
Kubu Rizieq Sebut Putusan Hakim PN Jaksel Sesat

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menganggap putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sesat.

Gerindra: Kalau Ingin Jegal Anies, Jangan Pakai Cara Tak Elegan
Indonesia
Gerindra: Kalau Ingin Jegal Anies, Jangan Pakai Cara Tak Elegan

Untuk pembagian bansos Pemprov DKI sudah menyiapkan anggaran Rp700 miliar

Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan
Indonesia
Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan

Data masuk sebanyak 51,06 persen hingga Sabtu, pukul 12.10 WIB

Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker
Indonesia
Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker

Beredarnya 5 versi draf UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) membuat polemik di tengah masyarakat.

Tito Keluarkan Instruksi Radiogram ke Kepala Daerah Soal Corona, Apa Ya Isinya?
Indonesia
Tito Keluarkan Instruksi Radiogram ke Kepala Daerah Soal Corona, Apa Ya Isinya?

Kepala Daerah juga harus menggalakkan kampanye kesehatan

KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona
Indonesia
KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona

Penyelenggara memiliki resiko keuangan tidak semata-mata dalam pengadaan namun pengelolaan dan pertanggungjawaban

Ibu Hamil, Balita hingga Lansia Dilarang Masuk Ancol
Indonesia
Ibu Hamil, Balita hingga Lansia Dilarang Masuk Ancol

Selama masa transisi ini pun Manajemen akan memberlakukan penyesuaian kegiatan operasional.

Rencana KPK Adili Harun Masiku Secara In Absentia Diduga Untuk Tutupi Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia