Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Sejumlah kebijakan untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi di saat pandemi sekarang ini harus segera di eksekusi. Kebijakan berupa relaksasi maupun restrukturisasi pinjaman bisa mengungkit kembali roda perekonomian rakyat.

"Prosesnya sederhana dan cepat. Kita butuh kecepatan. Salurkan cepat dan sederhanakan prosesnya. Saya tidak ingin koperasinya tutup baru kemudian dibantu. Tidak ada artinya. Jangan menunggu," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2020.

Ia menegaskan perekonomian dunia sedang mengalami penurunan sebagai akibat dari pandemi Covid-19 yang setidaknya melanda 215 negara. Sejumlah lembaga bahkan memprediksi pertumbuhan minus bagi negara-negara maju sebagai dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi.

Baca Juga:

Bertambah Nyaris 2 Ribu, Kasus Corona di Indonesia Jadi 93.657

Untuk membantu UMKM dan koperasi di tengah lesunya ekonomi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan yang salah satunya berupa pembiayaan koperasi sebesar Rp1 triliun di masa pemulihan ekonomi.

Kebijakan terkait UMKM dan koperasi, lanjut Jokowi, telah disiapkan untuk dieksekusi secara besar-besaran pada Agustus mendatang. Pemerintah telah menyiapkan bantuan modal kerja produktif bagi setidaknya 12 juta pelaku UMKM untuk dapat membantu mengurangi beban UMKM akibat pandemi.

Presiden Jokowi rapat dengan para gubernur.
Presiden Jokowi rapat dengan para gubernur. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

"Kita harapkan juga akan mengungkit ekonomi kita. Total nilai yang diberikan, tadi disampaikan Pak Menteri Koperasi, kurang lebih Rp381 miliar. Saya kira angka ini jangan berhenti, besok tambah lagi, minggu depan tambah lagi," tuturnya.

Jokowi menegaskan, kesempatan bagi Indonesia untuk kembali mengungkit naik perekonomiannya ialah pada Juli hingga September mendatang. Kementerian dan lembaga untuk mengintensifkan belanja anggaran di tiga bulan tersebut agar daya beli masyarakat dapat kembali naik dan memudahkan pemulihan ekonomi pada kuartal-kuartal mendatang.

"Ini segera berikan kepada koperasi-koperasi agar dari koperasi juga diberikan kepada anggota-anggota pelaku usaha secepat-cepatnya," katanya.

Baca Juga:

Komisi III Tegaskan Tunggu Lampu Hijau untuk RDP soal Djoko Tjandra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini
Indonesia
Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini

Di hari kerja persebaran pengguna KRL masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB, selain di waktu tersebut KRL nampak lebih lengang.

BNPB Gelar Rapat Koordinasi Pantau Gempa Berpusat di Majene
Indonesia
BNPB Gelar Rapat Koordinasi Pantau Gempa Berpusat di Majene

BPBD telah telakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian.

Omnibus Law Hapus Monopoli Label Halal MUI, DPR Mau Tahu Apa Kata Ulama
Indonesia
Omnibus Law Hapus Monopoli Label Halal MUI, DPR Mau Tahu Apa Kata Ulama

DPR akan meminta masukan kepada semua kalangan

RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat
Indonesia
RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat

RSD Pulau Galang terdiri dari gedung observasi bekas bangunan eks pengungsi Vietnam yang bisa menampung 240 bed (tempat tidur)

Dua Warga Karanganyar Positif COVID-19, 1 Orang Peserta Ijtima Ulama di Gowa
Indonesia
Dua Warga Karanganyar Positif COVID-19, 1 Orang Peserta Ijtima Ulama di Gowa

Pasien positif COVID-19 di Desa Sewurejo merupakan salah satu peserta ijtima ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

DPR Sebut Kartu Pra Kerja Tak Relevan Diterapkan Saat Corona
Indonesia
DPR Sebut Kartu Pra Kerja Tak Relevan Diterapkan Saat Corona

Kartu Prakerja didesain pada situasi masih normal dengan konsep adanya pelatihan karena untuk diterima kerja.

Akibat COVID-19, Pemprov DKI Belum Berencana Gelar Ucapara 17 Agustus
Indonesia
Akibat COVID-19, Pemprov DKI Belum Berencana Gelar Ucapara 17 Agustus

Adapun diketahui setiap tahunnya Pemprov DKI Jakarta selalu menggelar kegiatan Upacara 17 Agustus.

 Sebanyak 81 Pasien Corona di Jawa Timur Dinyatakan Sembuh
Indonesia
Sebanyak 81 Pasien Corona di Jawa Timur Dinyatakan Sembuh

Alhamdulillah. Kembali ada kabar baik hari ini, yaitu total pasien sembuh 81 orang atau bertambah lima orang dibandingkan sehari sebelumnya yang berjumlah 76 orang

Libur Panjang, Penumpang KA Naik 44 Persen
Indonesia
Libur Panjang, Penumpang KA Naik 44 Persen

Pada periode 19-23 Agustus 2020, KAI rata-rata mengoperasikan 260 KA per hari, atau naik 21 persen dari periode yang sama pada pekan sebelumnya yaitu rata-rata 215 KA per hari.

Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19
Indonesia
Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19

Angka 43 tersebut termasuk sebagian wilayah berbatasan dengan DKI Jakarta, seperti Kota Tangerang, Bekasi, Depok, Kabupaten Tangerang dan Bekasi.