Jokowi Perintahkan Pembantunya dan Pemda Dukungan Anggaran Pemilu 2024 Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu)

MerahPutih.com - Setelah secara tegas menolak perpajangan jabatan dan pemundaan Pemilu, serta melantik anggota KPU dan Bawaslu. Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali menegaskan dukunganya pada penyelenggaraan Pemilu 2024.

Ia mengatakan, pemerintah mendukung pelaksanaan Pemilu 2024, termasuk dengan memberikan dukungan anggaran.

Baca Juga:

KPU Anggarkan Rp 8 Triliun untuk Tahapan Awal Pemilu 2024

"Kita harus mempersiapkan pelaksanaan pemilu yang tahapannya akan dimulai Juni 2022, saya minta semua kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota mendukung tugas KPU dan Bawaslu termasuk dukungan anggaran," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Kamis (28/4).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2022 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenas) Suharso Manoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan pejabat terkait lainnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut kebutuhan anggaran pemilu 2024 mencapai Rp 110,4 triliun dengan rincian anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp 76,6 triliun dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) senilai Rp 33,8 triliun.

"Bantuan, baik dari APBN dan APBD agar Pemilu 2024 terselenggara dengan baik, sukses, dan lancar," tambah Presiden.

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Presiden mengakui, pada tahun 2022 dan 2023 Indonesia akan menghadapi situasi yang tidak mudah serta situasi ekonomi dan politik global yang mengalami gejolak dan penuh ketidakpastian.

"Pandemi belum sepenuhnya berakhir, beberapa negara masih bergulat menekan penyebaran COVID-19, bahkan masih melakukan 'lockdown', kemudian terjadi gangguan 'supply chain' yang dampaknya ke mana-mana," ungkap Presiden.

Apalagi, menurut Presiden Jokowi, dunia dihantam perang antara Rusia dan Ukraina yang memunculkan krisis energi dan krisis pangan.

"Akhirnya inflasi global meningkat tajam dan pertumbuhan ekonomi global akan mengalami perlambatan," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Hadir di Sidang MK, La Nyalla: Pasal 222 UU Pemilu Berpeluang Lumpuhkan Negara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Depan Hotel Samala Cengkareng Ada Genangan, Pengendara Diminta Hati-Hati
Indonesia
Depan Hotel Samala Cengkareng Ada Genangan, Pengendara Diminta Hati-Hati

Tetap berhati-hati, waspada jarak pandang terbatas

Menghina Presiden Terancam Penjara 3,5 Tahun
Indonesia
Menghina Presiden Terancam Penjara 3,5 Tahun

Setiap orang yang menyerang diri Presiden atau Wakil Presiden yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun

KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
Indonesia
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

KPK menahan mantan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan RAPBD Perubahan 2014 dan RAPBD 2015.

Serangan Rudal Rusia di Wilayah Odesa: 18 orang Tewas
Dunia
Serangan Rudal Rusia di Wilayah Odesa: 18 orang Tewas

Pihak berwenang Ukraina melaporkan, serangan Rusia tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai puluhan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi di Tengah PPKM, Kemenag Izinkan Pengajian Terbatas
Indonesia
Peringatan Maulid Nabi di Tengah PPKM, Kemenag Izinkan Pengajian Terbatas

Kementerian Agama Solo memperbolehkan warga menggelar pengajian terbatas.

Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan
Indonesia
Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan

Manajemen PT TransJakarta diminta untuk mengambil langkah serius

Anies Pimpin Upacara HUT ke-76 RI di Balai Kota Besok, Tamu Undangan Dibatasi
Indonesia
Anies Pimpin Upacara HUT ke-76 RI di Balai Kota Besok, Tamu Undangan Dibatasi

Mawardi mengungkapkan, bila upacara tersebut bakal digelar secara terbatas dengan 30 tamu undangan. Lantaran HUT Indonesia tahun 2021 ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

Rayakan HUT ke-5, Fortiber Makin Berkontribusi untuk Kesehjateraan Bangsa
Indonesia
Rayakan HUT ke-5, Fortiber Makin Berkontribusi untuk Kesehjateraan Bangsa

Fortiber mampu menumbuhkembangkan dan berjuang untuk kepentingan bangsa

Bank DKI Salurkan Kredit Rp 1,2 Triliun untuk Ancol
Indonesia
Bank DKI Salurkan Kredit Rp 1,2 Triliun untuk Ancol

Bank DKI menjalin kerja sama dengan Pembangunan Jaya Ancol (PJA) terkait pemberian kredit sebesar Rp 1,24 triliun dan promosi secara digital.

PT KAI Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Meningkatnya Curah Hujan
Indonesia
PT KAI Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Meningkatnya Curah Hujan

Jumlah titik rawan ini berkurang 30 persen jika dibanding dengan pada 2020