Jokowi Pastikan Seluruh Kekuatan Dikerahkan Cari KRI Nanggala 402 Presiden RI Joko Widodo. ANTARA/tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden/pri.

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo ikut berkomentar soal hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Pulau Bali pada Rabu (21/4).

Jokowi menegaskan, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) telah memimpin langsung upaya pencarian di lapangan.

"Dan mengupayakan seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan," kata Jokowi, Kamis (22/4).

Baca Juga:

Malaysia dan Singapura Ikut Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Jokowi menegaskan, prioritas utama pemerintah saat ini adalah keselamatan 53 awak kapal selam TNI yang hilang kontak tersebut.

"Pemerintah telah dan akan terus mengupayakan yang terbaik dalam pencarian dan penyelamatan seluruh awak yang ada di dalam kapal selam tersebut," tutur dia.

Dokumentasi - Kkapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Dokumentasi - Kapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Presiden juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar seluruh awak kapal KRI Nanggala 402 dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

"Terakhir saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini dilancarkan, diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala 402 dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat," tutup Kepala Negara.

Baca Juga:

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Miliki Cadangan Oksigen hingga Sabtu

Diberitakan sebelumnya, kapal selam milik Indonesia yaitu KRI Nanggala 402 dikabarkan hilang kontak pada Rabu (21/4) pagi. Peristiwa naas ini terjadi ketika kapal sedang melaksanakan latihan tempur penembakan rudal torpedo bawah laut.

KRI Nanggala 402 sendiri merupakan salah satu kapal selam yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia sejak 1981 silam. (Knu)

Baca Juga:

Cari Kapal Selam, KRI RE Martadinata Sempat Deteksi Pergerakan Bawah Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pandemi COVID-19 Tingkatkan Kekerasan pada Perempuan dan Anak
Indonesia
Pandemi COVID-19 Tingkatkan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Angka kekerasan dalam keluarga di Kota Bandung berpotensi mengalami peningkatan.

Mahfud MD: Rizieq Mau Pulang dengan Revolusi Akhlak
Indonesia
Mahfud MD: Rizieq Mau Pulang dengan Revolusi Akhlak

Pemerintah sendiri memastikan sama sekali tidak akan menghalang-halangi Rizieq Shihab

Jokowi Belum Putuskan PPKM Level 4 Diperpanjang atau Tidak, Wagub DKI: Kita Tunggu Aja
Indonesia
Jokowi Belum Putuskan PPKM Level 4 Diperpanjang atau Tidak, Wagub DKI: Kita Tunggu Aja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 diperpanjang atau tidak.

Tahun Ini Pemprov DKI Anggarkan Pembelian Fasilitas Pengentasan Banjir
Indonesia
Tahun Ini Pemprov DKI Anggarkan Pembelian Fasilitas Pengentasan Banjir

Semua program kita lakukan secara proporsional, sesuai dengan anggaran yang ada

Gerebek Lumpur di Waduk Munjul, Puluhan Alat Berat Dikerahkan
Indonesia
Gerebek Lumpur di Waduk Munjul, Puluhan Alat Berat Dikerahkan

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melakukan Gerebek Lumpur di Waduk Munjul, Jakarta Timur dalam menghadapi musim penghujan.

Bantu Tangani COVID-19, MRT Jakarta Distribusikan Tabung Oksigen ke Rumah Sakit
Indonesia
Bantu Tangani COVID-19, MRT Jakarta Distribusikan Tabung Oksigen ke Rumah Sakit

MRT Jakarta bersama WeCare.id membuka program penggalangan dana

Soal Kerumunan 'BTS Meal' Pemprov DKI Siap Sanksi McDonald's
Indonesia
Soal Kerumunan 'BTS Meal' Pemprov DKI Siap Sanksi McDonald's

Apabila itu tidak diperhatikan tentu kami tidak segan-segan memberikan sanksi

Dua Cara Pemerintah Bereskan Gejolak Partai Demokrat
Indonesia
Dua Cara Pemerintah Bereskan Gejolak Partai Demokrat

Pemerintah tidak bisa membubarkan KLB lantaran ada UU yang mengatur

Jenazah Pengawal Rizieq Dibawa Keluar RS Polri
Indonesia
Jenazah Pengawal Rizieq Dibawa Keluar RS Polri

Ambulans pembawa jenazah enam pengawal Rizieq Shihab menuju kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (8/12) malam.

Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara
Indonesia
Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara

Yayasan Harapan Kita merupakan organisasi yang didirikan oleh mendiang istri Presiden ke-2 Soeharto, Tien Soeharto