Jokowi Pastikan Pencairan THR PNS, Gaji Ke-13 dan Tunjangan Kinerja Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Kabar bahagia untuk seluruh ASN, personel TNI/Polri serta pejabat negara jelang Idul Fitri 2022.

Presiden Joko Widodo memastikan akan mengucurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2022 ditambah dengan gaji ke-13.

Baca Juga:

Charta Politika: Warga Jateng Lebih Puas Kinerja Ganjar Ketimbang Jokowi

"Hal lain yang perlu saya sampaikan pada 13 April 2022, saya telah menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian THR dan gaji ke-13 untuk seluruh ASN, TNI, Polri, ASN Daerah, pensiunan, penerima pensiun dan pejabat negara," ungkap Presiden Jokowi dalam tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden yang diunggah pada Kamis.

Selain THR dan gaji ke-13, Presiden Jokowi juga memutuskan untuk memberikan tambahan tunjangan kinerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri aktif yang memiliki tunjangan kinerja.

"Kebijakan ini merupakan wujud penghargaan atas kontribusi aparat pusat dan aparat daerah dalam menangani pandemi COVID-19, serta diharapkan menambah daya beli masyarakat dan membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional," ucap Presiden.

Presiden Jokowi menyebut aturan turunan mengenai teknis pencairan THR akan diatur lebih lanjut.

"Ketentuan lebih lanjut mengenai teknis THR dan gaji ke-13 ini akan diatur dengan peraturan menteri Keuangan untuk yang bersumber dari APBN dan peraturan kepala daerah untuk yang bersumber pada APBD," tambah Presiden.

Baca Juga:

Gibran akan Sampaikan Tuntuan Mahasiswa Soloraya ke Presiden Jokowi

Seperti diketahui pada 2020 lalu tidak semua ASN mendapatkan THR, hanya ASN eselon tiga ke bawah dan pensiunan yang mendapatkan THR, sementara ASN eselon I dan II tidak mendapatkan THR.

Untuk komponen besaran THR tahun 2020 diatur di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.24/2020 yang meliputi di antaranya meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum sedangkan komponen THR pensiunan meliputi pensiunan pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan.

Sedangkan untuk 2021, THR diberikan untuk para PNS, CPNS, TNI, Polri, Pejabat Negara, penerima pensiunan, penerima tunjangan. THR diberikan 10 hari sebelum hari Idul Fitri.

Anggaran THR 2021 awalnya sebesar Rp45,4 triliun kemudian dipangkas menjadi Rp30,8 triliun karena Indonesia masih dalam kondisi pandemi COVID-19 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 42/PMK.05/2021. (*)

Baca Juga:

Jokowi: Pemerintah Sudah Bangun Jalan Tol Sepanjang 1.900 Kilometer Sejak 2014

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamanan Nataru Fokus pada Kelancaran Arus Lalu Lintas
Indonesia
Pengamanan Nataru Fokus pada Kelancaran Arus Lalu Lintas

Mabes tengah mempersiapkan Operasi Lilin 2022 menjelang Nataru atau perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2023.

Relawan Jokowi Lakukan Safari Politik Kenalkan Capres Hasil Musra
Indonesia
Relawan Jokowi Lakukan Safari Politik Kenalkan Capres Hasil Musra

Musra sebagai laboratorium politik merupakan salah satu dari tiga instrumen dalam menentukan pertimbangan calon presiden.

10 Parpol Belum Lengkapi Dokumen Pendaftaran Pemilu 2024
Indonesia
10 Parpol Belum Lengkapi Dokumen Pendaftaran Pemilu 2024

"10 masih dilengkapi oleh parpol tersebut,” ucap Idham di Jakarta, Minggu (14/8).

Vaksin Booster Kedua Disiapkan, Boster Pertama Harus Jadi Prioritas
Indonesia
Vaksin Booster Kedua Disiapkan, Boster Pertama Harus Jadi Prioritas

Legislator PDI Perjuangan (PDIP) ini mengingatkan capaian booster pertama bagi masyarakat juga mendesak untuk ditingkatkan.

Kasus Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Sampaikan 5 Rekomendasi ke Jokowi
Indonesia
Kasus Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Sampaikan 5 Rekomendasi ke Jokowi

Komnas HAM memberikan laporan ke Presiden Joko Widodo yang diwakili Menko Polhukam Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam RI Jakarta pada Senin (12/9).

Mahfud MD Tanggapi Investigasi Tragedi Kanjuruhan oleh Media Asing
Indonesia
Mahfud MD Tanggapi Investigasi Tragedi Kanjuruhan oleh Media Asing

Penggunaan gas air mata dalam penanganan tragedi di Stadion Kanjuruhan menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

[HOAKS atau FAKTA]: Kader Partai NasDem Ramai-ramai Lepaskan Atribut
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kader Partai NasDem Ramai-ramai Lepaskan Atribut

Akun Twitter dengan nama pengguna “Rudyeff89758580” mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa anggota partai tengah melepaskan seragam dan mengumpulkannya di sebuah kotak.

Tak Ada Partai yang Menang Telak di Pemilu Malaysia
Indonesia
Tak Ada Partai yang Menang Telak di Pemilu Malaysia

Tidak ada partai yang berhasil memperoleh lebih dari 50 persen kursi yang diperebutkan di Parlemen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ke-15 Malaysia

KPU Kota Bandung Butuh 52.150 Petugas Buat Pemilu 2024
Indonesia
KPU Kota Bandung Butuh 52.150 Petugas Buat Pemilu 2024

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong adanya langkah antisipasi dini terhadap potensi konflik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Investigasi Kasus Gangguan Ginjal pada Anak Harus Transparan
Indonesia
Investigasi Kasus Gangguan Ginjal pada Anak Harus Transparan

Anggota Komisi IX DPR meminta iinvestigasi kasus gagal ginjal akut dilakukan secara transparan dan adil.